Prof. Sri Darma Dorong Gerakan Berwisata Domestik Untuk Bangkitkan Perekonomi Bali

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Tidak bisa dipungkiri, perekonomian Bali sangat tergantung pada sektor pariwisata. Meskipun penerbangan internasional telah dibuka, namun belum mampu menarik wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Pulau Dewata. Melihat kondisi tersebut akademisi Prof. Gede Sri Darma,ST., MM, D.B.A., mendorong gerakan berwisata domestik untuk membangkitkan perekonomian Bali.

Saat ditemui Jumat 14 Januari 2022 di kampus Undiknas Graduate School (UGS) jalan Waturenggong Denpasar, pria yang memiliki hobi travelling ini mengatakan banyak orang ingin berwisata ke Bali. Namun kondisi pandemi Covid-19 yang belum mereda membuat banyak pihak mengurungkan niatnya untuk berwisata.

Baca Juga:  Bali United Menang Dramatis 2-1 Atas PSS Sleman

“Wisatawan ingin ke Bali namun karena aturan negaranya yang melarang dan juga adanya aturan karantina 14 hari membuat mereka enggan berwisata ke Bali. Karena memang aturan karantina dari WHO, karantina minimal 10 hari atau lebih, apalagi omicron sudah ada di puluhan negara. Sehingga mereka lebih memilih untuk staycation atau berwisata dan berlibur di daerahnya sendiri, ” tutur Prof Sri Darma.

Lebih lanjut Praktisi bisnis ini mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih peduli dengan pertumbuhan ekonomi di Indonesia, yaitu dengan gerakan berlibur di dalam negeri. ” Ayo kita berlibur di daerah sendiri, ada banyak daerah tujuan wisata yang luar biasa di Indonesia. Di Bali sendiri juga ada banyak obyek yang mungkin belum semua diketahui masyarakat. Dengan gerakan ini maka pertumbuhan ekonomi setiap daerah di Indonesia bisa meningkat, ” tukasnya.

Baca Juga:  Gubernur Koster Sambut Baik Rencana Conference of Parties Minamata Convention on Mercury di Bali

Selain itu Prof. Sri Darma juga mengingatkan agar penanganan Covid di Bali ditingkatkan. “Jadikan Bali zona hijau terlebih dahulu, selama masyarakat kita menjaga protokol kesehatan. Maka kepercayaan wisatawan internasional dan domestik meningkat kepada Bali. Maka mereka akan datang dan berkunjung ke Bali karena haus hiburan, ” ucapnya.

Baca Juga:  Pemkot Denpasar Kembangkan Teknologi Blockchain dan NFT

Kreatifitas di sektor pariwisata juga sangat dibutuhkan untuk membangun pariwisata berkelanjutan. Jangan hanya mengandalkan pariwisata budaya. Saat ini upaya pengembangan medical tourism perlu mendapat dukungan semua pihak. “Jangan seperti sebelumnya upaya membangun sirkuit mendapat penolakan sejumlah pihak, yang akhirnya dialihkan ke Lombok. Di semua potensi kita harus sadar dan welcome, harus lebih terbuka, perlu mengubah mindset agar memiliki visi kedepan,” pungkasnya.*BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR