Tabanan, baliwakenews.com
Rendahnya serapan hasil pertanian dan lesunya penjualan industri rumahan di tengah wabah corona sangat dirasakan masyarakat. Seperti halnya di Tabanan. Produk usaha kecil dan menengah (UKM) turut kena imbas.
Membantu serapan hasil pertanian dan produk UKM, Badan Usaha Milik Daerah (BUMDA) PD Dharma Santhika Tabanan berinisiatif membuat Program ASN Peduli. “Ide ini dari ibu bupati. Nantinya kami akan membuat paket pangan dari hasil pertanian dan produk UKM lokal untuk seluruh ASN di Tabanan,” kata Dirut BUMDA PD Dharma Santhika I Putu Sugi Darmawan, Jumat (15/5).
Menurut Putu Sugi, rencananya paket pangan itu seharga Rp 100 ribu. Dengan cara memotong 5 persen Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) ASN. “Produknya ya hasil usaha dan pertanian masyarakat lokal. Seperti kripik, beras, kopi, minyak kelapa dan lainnya,” bebernya.

Program ASN Peduli ini akan dievaluasi setiap bulan dengan berbagai produk dan hasil pertanian unggulan yang rendah serapan akibat wabah corona. “Nanti jika wabah berakhir makan program ini akan dievaluasi lagi. Tapi untuk pemasaran hasil produk UKM dan pertanian akan tetap dipasarkan oleh BUMDA PD Dharma Santhika Tabanan, ” tegasnya. BW-03


































