Kutsel, baliwakenews.com
Jajaran Linmas Pecatu berkoordinasi dengan Trantib dan Pol.PP Kecamatan Kutsel, Rabu (29/9) mengamankan seorang pria tanpa busana di salah satu rumah warga Pecatu. Menurut Kasi Trantib Kecamatan Kutsel, Kadek Agus Alit Juwita temuan warga bugil tersebut berawal dari laporan yang diterimanya dari linmas pecatu pada pagi hari. Dipaparkannya, Linmas Pecatu melaporkan kalau pada dini hari ada Pria telanjang bula Jongkok Tanpa Alasan di Sekitar Penunggun Karang salah seorang Warga Pecatu. Melihat hal ini pemilik rumah langsung melaporkan kejadian tersebut ke linmas Desa Pecatu.
Selanjutnya pria tanpa identitas tersebut dinaikkan ke armada patroli Linmas dengan maksud dipulangkan agar tidak telanjang bulat di jalanan. Namun sebelum naik ke mobil pria tersebut dipakaikan celana pemberian dari warga pemilik rumah. Sayangnya dalam perjalanan, yang bersangkutan tidak menunjukkan arah pasti dimana tempat tinggalnya sehingga diputuskan menyerahkannya ke Kantor Camat Kutsel. Temuan tersebut juga dilaporkan ke camat Kutsel Ketut Gede Arta.
Selanjutbta bersinergi dengan Satpol PP BKO Kecamatan Kuta Selatan pihaknya menjndaklanjuti menangani pria linglung tersebut. “Rencana awalnya pria itu kami serahkan ke Dinas Sosial. Bahkan petugas polpp sudah sempat mengajak yang bersangkutan ke puskesmas untuk mendapatkan hasil uji rapid tes sebagai syarat administrasi serah terima. Namun sayang, layanan ketika itu sudah tutup, sehingga urung diserahkan ke Dinas Sosial,” bebernya.
Selanjunya solusi alternatif, rencananha dengan memberikan bekal ongkos, pria tersebut rencana dipulangkan ke kampung halamannya melalui terminal. Namun itu juga batal, karena pria tersebut b mengaku ingat bahwa dirinya tinggal di wilayah Mumbul, Kuta Selatan. “Menurut pengakuan orang tersebut namanya Rudiyanto, asal pemekasan jawa timur kira kira umurnya 21th,” ujar Karsi Trantib yang akrab disapa alit ini. Terpisah Danru Pol.PP Kutsel Wayan Suharyana membenarkan kejadian tersebut.
Pihaknya mengaku memang sempat bingung mencari solusi karena yang bersangkutan seperti Linglung tidak ingat tempat tinggalnya. Malah sempat mengaku tinggal di Singaraja sehingga hampir dipulangkan lewat terminal. Namun saat hendak dilakukan rapid test sebagai syarat penyerahan ke Dinas Sosial, tiba-tiba pria teraebut mengaku ingat kalau tinggal di Mumbul. “Selanjutnya Wadanru II Wayan Sudra bersama anggota lainnya langsung menyerahkan yang bersangkutan ke oanggota ke keluarganya. Kami menyampaikan terimakasih atas koordinasi semua pihak baik dari Linmas maupun trantib dan Wadanru yang bertugas akhirnya permasalahan bisa diselesaikan dengan baik,” pungkasnya. BWN-04
































