Gianyar, baliwakenews.com
Gemar menangkap ular, malah membuat I Putu Sudarma bertemu ajal. Pria berusia 42 tahun itu, dipatuk ular berbisa, pada Minggu 22 Agustus 2021.
Informasi dihimpun, Sudarma asal Banjar Sanding Serongga, Tampak Siring, Gianyar, Bali itu, dipatuk ular saat rerainan (hari suci umat Hindu Bali) Purnama disertai Kajeng Kliwon, sekitar pukul 21.00. “Pria dua anak itu awalnya menangkap ular bersama anak-anak pemulung di sawah. Ularnya tidak besar, Sudarma memegang kepalanya, anak-anak memegang ekornya,” ujar sumber petugas, Kamis 26 Agustus 2021.
Usai dipatuk ular, kondisi Sudarma baik-baik. Dan dia pulang ke rumah. Sekitar dua jam berselang, dia mengalami demam disertai muntah-muntah. “Sudarma dilarikan ke rumah sakit, kemudian dia meninggal dunia,” ujar sumber.
Kapolsek Tampaksiring AKP Ni Luh Suardini, mengatakan jika peristiwa itu tidak dilaporkan ke polisi. BWN-01

































