PPKM Darurat, Badung Kembali Gelontor BLT Untuk Masyarakat

Iklan Home Page

Mangupura,baliwakenews.com

Pemerintah Kabupaten Badung melanjutkan program bantuan langsung tunai kepada masyarakat di Kabupaten Badung untuk membantu masyarakat selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta menyampaikan hal tersebut saat rapat paripurna di DPRD Badung pembahasan dua ranperda yang akan disetujui oleh DPRD Badung, Kamis 15 Juli 2021.

Giri Prasta yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung tersebut  menjelaskan, melihat konisi masyarakat saat ini program Bantuan Tunai langsung (BLT) akan dilanjutkan. “Kami tidak mau memberikan sembako. Jika memberikan sembako akan menjadi kerumunan. Saya akan perintahkan nanti kepada kelian banjar dinas, kepala lingkungan, beserta dengan lurah dan camat untuk memastikan uang ini nanti dibawakan ke rumah-rumah agar tidak terjadi kerumunan, “ujarnya.

Baca Juga:  Pramuka Kwarda Bali Programkan Cuci Tangan Hadiah

Terkait anggaran utuk BLT tersebut  Giri Prasta menjelaskan, pihaknya akan  melakukan refocusing anggaran di dalam situasi pandemi covid-19 ini. “Upah Pungt  saya dipotong tidak masalah untuk masyarakat dengan kondisi seprti ini , termasuk operasional kami  juga dipangkas juga tidak masalah dan itu sudah dilakukan loh!, dalam refocusing anggaran ini, saya juga membuat dana untuk bantuan tidak terduga yang nantinya dialokasikan untuk rumah sakit dan untuk bantuan langsung tunai dengan nominal , bisa 600 ribu, bisa 500 ribu, bisa 300 ribu. Mudah mudahan kita bisa lakukan dengan baik. Untuk yang mendapatkannya nanti mereka yang belum mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat,”ungkapnya.

Baca Juga:  Tiga Restauran Terbakar di Petitenget

Selain itu bupati dari Desa Pelaga, Kecamtan Petang  tersebut juga mengatakan, kaitannya dengan kebijakan politik anggaran pihaknya telah memutuskan melakukan penyempurnaan salah satu unit gedung D di RSD Mangusada di Kabupaten Badung.  “Saya ingin melakukan sebuah antisipasi saat covid-19 sehingga bila mana nanti ada sesuatu yang kita tidak inginkan kita sudah siap baik itu tempat tidur pasien, ruangan ICU maupun oksigen untuk pasien,”ujarnya.

Baca Juga:  Gara-gara Kantor Perbekel, Warga Mengwi Bunyikan Kul-kul Bulus

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya juga mengaktifkan puskesmas rawat inap 24 jam. “Kita juga koordinasi dengan pabrik oksigen yang nantinya bila masyarakat kami membutuhkan oksigen tidak ada kendala. Astungkara saat ini belum ada masalah dan semuanya sudah siapkan,”papar mantan Ketua DPRD Badung tersebut. BWN-05

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR