Nyetir Masuk Bandara, Harus Berbekal “Unik”

Iklan Home Page

Kuta, baliwakenews.com

Pengemudi roda empat dan enam harus tahu ada aturan baru yang diterapkan manajemen Angkasa Pura (AP) 1 jika ingin masuk ke Bandara. Apa itu? Yakni uang eletronik atau Unik. Pasalnya sejak 9 April lalu pihak bandara memberlakukan ketentuan ini sebagai pengganti uang cash. Dimana transaksi pembayaran parkir kendaraan roda 4 dan roda 6 mulai menerapkan sistem pembayaran non tunai (cashless).

Pembayaran non tunai tersebut bisa dilakukan dengan menggunakan uang elektronik (unik) yang disupport oleh BRI, Mandiri, BCA dan BNI seperti layaknya yang berlaku di jalan toll Bali Mandara. Dikonfirmasi akan hal ini, Plt Stakeholder Relation Manager Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Andanina Dyah Permata Megasari membenarkannya.

Baca Juga:  Petani Subak Lepud Mesadu Irigasi Rusak,Parwata Siap Perjuangkan Dana Hingga Ke Pusat

Namun begitu, kata dia penerapan pembayaran non tunai tersebut ternyata belum sepenuhnya cashless. Artinya dari 4 toll gate yang dioperasikan, baru 3 yang menerapkan cashless dan 1 masih melayani transaksi tunai. Alasan pemberlakuan transaksi non tunai itu sebutnya dalam rangka peningkatan pelayanan. Sekaligus mengurangi adanya interaksi langsung antara petugas dengan pengendara di masa pandemi ini.

Baca Juga:  Bupati Keluarkan Surat Edaran Taati Aturan Prokes Saat Pilkel Serentak di Badung

Selain itu, dia bilang hal ini juga untuk mendukung Gerakan Nasional Non Tunai yang bertujuan untuk menciptakan sistem pembayaran yang aman, efisien dan lancar. “Dengan metode pembayaran non tunai tersebut kami mencoba untuk mempercepat proses pembayaran parkir di toll gate agar tidak terjadi antrian. Seperti transaksi di jalan toll kan lebih cepat menggunakan unik, jadi hal itu yang kami terapkan juga di toll gate bandara,” jelasnya. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR