Kutuh, baliwakenews.com
Kehadiran Menparekraf, Sandiaga Uno ke Pandawa disambut posotif Tokoh dan Masyarakat Kutuh. Kehadiran Sandi ini dinilai memberi harapan positip bagi masyarakat kutuh. “Beliau bisa berdialog langsung dengan masyarakat terbawah dan sangat terdampak terpuruknya pariwisata. Ini tentu sangat positif,” ujar Tokoh Kutuh yang juga Ketua New Normal Pantai Pandawa, Wayan Duartha.
Dengan paparan program dan strategi yang ditetapkan padat karya, BISA , Stimulus, dan berbagai program terkait yang bisa langsung menyentuh masyarakat, diharapakan semoga akan sangat membantu dan mendorong pulihnya pariwisata. “Skema pembukaan wisatawan mancanegara dan kerjasama khusus terbatas yang tentunya sejalan dengan penanganan Covid 19 bisa mampu membangkitkan pariwisata Bali khususnya. “Komitmen beliau yang memandang Bali sebelumnya sangat besar membantu pusat maka selayaknya dalam kondisi sakit harus mendapatkan pengobatan khusus,” Tegas Duartha.
Apalagi untuk Desa Kutuh Menparekraf berkomitmen untuk memberikan antensi khusus. “Sesuai dengan berapa usulan yang kita ajukan termasuk Kampung Bola dengan konsep sport tourism bisa dijadikan contoh rural sport tourism. Berlibur sambil berolah raga dan bisa menjadi promosi gratis buat kawasan DTW pandawa,” ujarnya.
Pihaknya meyakini apa yang menjadi penyataan Menparekraf, program dan komitmen akan bisa terlaksana asal semua berkomitmen mendukung dan berkomunikasi terus menerus dengan kementerian. “Kegiatan pariwisata tidak boleh berhenti, dilaksanakan dengan prokes CHSE yang ketat, vaksinasi berjalan terus, yakinlah tahun 2021 ini akan ada pergerakan pariwisata yang positip,” pungkasnya.
Harapan senada dilontarkan Bendesa Kutuh, Nyoman Mesir. Sebab akibat pandemi kunjungan ke Pamdawa turun hingga 90 persen sehingga berdampak pada ekonomi warga. Hal ini juga sesuai apa yang diharapkan pelaku jasa kano yang sempat berkeluh kesah secara langsung ke Sandiaga Uno begitu tiba di Pantai Pandawa. Dia berharap dengan kehadiran Menparekraf kondisi pariwisata bisa segera bergairah kembali.
Sementara Menparekraf Sandiaga Uno memaparkan, terkait turnamen Kampung Bola, nantinya akan dipaparkan oleh Wabup Badung tentang apa saja yang ada di sana. Dimana dari Pemkab Badung akan mempresentasikan secara lengkap dalam beberapa minggu ke depan sehingga turnamen yang direncanakan bulan Maret-April nanti diusulkan bisa mundur ke Juni-Juli-Agustus. Sedangkan terkait program travel buble, Sandi mengatakan sudah mendapat masukan dari Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Wabup Badung. Pihaknya akan membahasnya melalui rakor bersama Menteri Luar Negeri, Menteri Kesehatan, Kepala Satgas Covid dan Menkumham.
Dia berharap, hal ini bisa segera dikaji dengan harapan pertengahan Maret ini bisa dilakukan rapat tersebut, sehingga dalam waktu tidak lama bisa dilakukan ujicoba apa yang disebut Free Covid Corridor (FCC) atau travel buble ini. BWN-04
































