SMAS Albana Denpasar Raih Juara OESN 2026, Aplikasi Syarify Bawa Bali ke Level Nasional

Iklan Home Page

Jakarta, Baliwakenews.com

SMAS Albana Kota Denpasar mengharumkan nama Provinsi Bali dengan meraih Juara Harapan I dalam Olimpiade Ekonomi Syariah Nasional (OESN) 2026. Prestasi ini sekaligus menunjukkan bahwa inovasi literasi dan inklusi keuangan syariah dapat berkembang di Bali, meskipun daerah ini memiliki karakteristik masyarakat yang majemuk dengan populasi Muslim sebagai minoritas.

Bukan sekadar bersaing dalam kompetisi akademik, tim SMAS Albana menghadirkan gagasan konkret berupa Syarify: Syariah For You, sebuah aplikasi berbasis web yang dirancang sebagai platform pembelajaran keuangan syariah.

Tim yang mewakili Bali tersebut beranggotakan Dwi Kurnia Satria Syah Rahardjo, Muhammad Johan Syahputra, dan Nashwan Daffa I. Rhanza. Mereka berhasil menembus persaingan nasional setelah sebelumnya menjadi finalis II Lomba OESN tingkat regional Kawasan Timur Indonesia (KTI) melalui Festival Ekonomi Syariah (FESyar), bagian dari rangkaian Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026.

Pada kompetisi nasional, perwakilan Bali meraih Juara Harapan I, berada di bawah capaian peserta dari regional Jawa dan mengungguli sejumlah perwakilan dari wilayah lain, termasuk Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

Capaian tersebut menjadi sorotan tersendiri bagi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Bali. Inovasi yang lahir dari lingkungan sekolah menunjukkan bahwa edukasi keuangan syariah memiliki ruang untuk tumbuh lintas wilayah dan latar belakang masyarakat.

Baca Juga:  Wagub Cok Ace Dukung Bali Kembangkan Pariwisata Kesehatan

Didampingi BI Bali, Siswa Kembangkan Inovasi Digital

Keberhasilan SMAS Albana tidak terlepas dari dukungan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bali. Melalui pendampingan, BI Bali memfasilitasi persiapan tim, mulai dari penyusunan makalah hingga persiapan presentasi dengan tema peningkatan literasi dan inklusi ekonomi serta keuangan syariah.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Achris Sarwani, memimpin kantor perwakilan yang turut mendukung pengembangan literasi ekonomi dan keuangan syariah di daerah.

“Pendampingan ini menjadi bagian penting dalam membantu siswa menyusun gagasan yang tidak berhenti pada konsep, tetapi juga diwujudkan melalui karya berbasis teknologi, ” ujar Achris.

Hasilnya adalah Syarify: Syariah For You, platform pembelajaran digital yang diharapkan dapat membantu generasi muda mengenal dan memahami prinsip keuangan syariah dengan pendekatan yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Kehadiran aplikasi tersebut memperlihatkan bahwa pelajar mampu mengambil peran dalam memperluas edukasi keuangan melalui pemanfaatan teknologi digital. Inovasi ini juga membuka peluang pengembangan metode pembelajaran yang lebih menarik dan mudah diakses.

Prestasi Bali di Tengah Penguatan Ekonomi Syariah Nasional

Baca Juga:  Wabup. Bagus Alit Sucipta Serahkan Penghargaan Tertib Administrasi Pengurusan Akte Kematian

Prestasi SMAS Albana berlangsung di tengah penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah nasional melalui penyelenggaraan ISEF 2026 pada 14–18 Oktober 2026 di Jakarta.

Salah satu agenda yang disorot dalam rangkaian kegiatan tersebut adalah penguatan dukungan riset untuk pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Dalam konferensi internasional yang menjadi bagian dari ISEF, Bank Indonesia menekankan pentingnya riset berkualitas untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis bukti dan solusi praktis.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Solikin M. Juhro menyampaikan bahwa pengembangan ekonomi dan keuangan syariah membutuhkan ekosistem terintegrasi serta sinergi berbagai otoritas.

“Riset berperan dalam meningkatkan produktivitas, memperkuat industri, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong pemerataan kesejahteraan, ” ujarnya.

Bank Indonesia juga mencatat aset keuangan syariah Indonesia mencapai sekitar Rp3.264 triliun per Juni 2026, dengan pertumbuhan hampir 10 persen.

Dalam konteks tersebut, penguatan literasi sejak usia sekolah menjadi salah satu aspek penting agar masyarakat, khususnya generasi muda, semakin memahami potensi dan instrumen ekonomi serta keuangan syariah.

Ekonomi Syariah Bukan Hanya untuk Wilayah Mayoritas Muslim

Bagi Bali, keberhasilan SMAS Albana membawa pesan lebih luas daripada sekadar pencapaian dalam perlombaan. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran ekonomi syariah dapat menjadi bagian dari pengembangan pengetahuan ekonomi yang inklusif di tengah keberagaman masyarakat.

Baca Juga:  Bupati Giri Prasta Rancang Insentif Bagi Petani

Penguatan literasi keuangan syariah tidak harus dibatasi oleh komposisi demografis suatu daerah. Dengan pendekatan edukasi yang tepat, inovasi digital, serta kolaborasi antara sekolah dan lembaga terkait, pemahaman ekonomi syariah dapat berkembang secara terbuka.

Di sisi lain, kehadiran Syarify memperlihatkan pentingnya mendorong pelajar menjadi pencipta solusi, bukan hanya penerima materi pembelajaran. Pendekatan ini dapat memperkuat keterampilan digital, kreativitas, dan pemahaman keuangan generasi muda.

Prestasi SMAS Albana Denpasar di OESN 2026 pun menjadi modal positif bagi pengembangan literasi ekonomi dan keuangan syariah di Bali. Tantangan berikutnya adalah memastikan gagasan yang lahir dari kompetisi dapat terus dikembangkan dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Dengan dukungan berkelanjutan dari dunia pendidikan dan pemangku kepentingan, inovasi seperti Syarify berpotensi menjadi bagian dari upaya memperluas edukasi keuangan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Bali yang inklusif dan berkelanjutan. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR