Kuta, baliwakenews.com
Sebanyak 120 unit peralatan GeNose C-19 aka ditempatkan di bandara-bandara yang dikelola oleh Angkasa Pura I. Sedangkan untuk Bandara IGNR Bali direncanakan mendapatkan 8-14 mesin GeNose C-19. “Untuk kantung tiup yang disediakan, direncanakan sebanyak 500-600 kantung setiap harinya, saat uji coba akan disiapkan 150 kantung,” papar Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara I Gusti Ngurah Rai, Taufan Yudhistira terkait hasil rapat penerapan GeNose19 di Bandara IGNR, Kamis (1/4).
Saat ini kata Taufan bandara I Gusti Ngurah Rai (IGNR) Bali sedang melakukan persiapan-persiapan seperti pengadaan mesin GeNose C-19, ketersediaan plastik tiup, dan lokasi pelayanan GeNose C-19. Pada minggu kedua bulan April 2021 ini akan dilaksanakan uji coba GeNose C-19 dan sekaligus dimulainya pelayanan GeNose C-19 secara resmi, berkisar pada tanggal 7-8 April 2021. “Jadi Bandara IGNR Bali ke depannya akan memiliki 3 pelayanan deteksi Covid-19 yaitu 2 pelayanan Rapid Test Antigen dan 1 pelayanan GeNose C-19,” jelasnya sembari mengungkapkan pelayanan GeNose C-19 ini diberikan kepada Calon Penumpang pesawat udara yang akan meninggalkan Pulau Bali melalui Bandara IGNR Bali yang telah memiliki tiket. Hal ini menjadi persyaratan pendaftaran pelayanan GeNose C-19.
Dipaparkan Taufan, pelayanan GeNose C-19 di Bandara IGNR Bali, Angkasa Pura I bekerja sama dengan anak perusahaan Angkasa Pura I dan Farmalab. Sedangkan untuk harga pelayanan GeNose C-19 di Bandara IGNR Bali, saat ini masih dalam pembahasan oleh Angkasa Pura I dan Mitra Kerja. “Untuk harganya masih dibahas. Kisaran harganya antara 40 sampai 60 ribu rupiah,” imbuhnya.
Penerapana GeNose ini sambung dia sesuai dengan SE SatGas Nasional Penanganan Covid-19 nomor 12 Tahun 2021 dan SE Kementerian Perhubungan nomor 26 Tahun 2021 terkait dengan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri dan khususnya pelayanan GeNose C-19.
Dimana bagi PPDN yang akan melakukan perjalanan ke Pulau Bali menggunakan moda transportasi udara melalui Bandara IGNR Bali wajib menunjukkan hasil negatif atas pemeriksaan Tes PCR atau hasil negatif Rapid Test Antigen dengan masa berlaku 2X24 jam sebelum keberangkatan atau hasil negatif GeNose C-19 sebelum keberangkatan.
Fasilitas pelayanan GeNose C-19 di Angkasa Pura I ini lanjut Taufan akan disediakan secara bertahap terhadap bandara-bandara yang dikelola oleh Angkasa Pura I. Dimana dimulai per 1 April 2021 di Bandara Juanda Surabaya dan Bandara Internasional Yogyakarta Kulonprogo.
Di bagian lain Taufan juga mengungkapkan per 1 April mulai ada peningkatan kedatangan penumpang di terminal domestik. Dimana sebanyak 8875, penumpang berdatangan ke Bali. Jumlah ini meningkat dari sebelumnya yakni 31 Mearet yang hanya 5.151 penumpang. BWN-04

































