Warga Kurang Mampu Terima Bantuan Nasbung Luh De Sri Mediastuti, Saatnya Kita Gotong Royong Saling Bantu

Iklan Home Page

Badung, baliwakenews.com

Kepedulian salah seorang anggota DPRD Badung Dapil Kuta, Luh Gede Sri Mediastuti terhadap warga yang memntuhkan bantuan tidak perlu diragukan lagi. Sejak pandemi covid 19 menyentuh Bali, srikandi Dewan Badung ini sudah sibuk melakukan berbagai upaya pencegan. Dari membantu pengadaan desinfektan bagi warga hingga penyemprotan lingkungan banjarnya secara berkelanjutan.

Tidak berhenti di sana, dia juga aktif membantu warga yang terdampak secara ekonomi. Dari penyerahan bantuan sembako hingga bagi-bagi nasi bungkus yang masih berlangsung hingga saat ini. Sebab salah satu daerah yang paling merasakan dampak dari pandemi covid 19 adalah masyarakat Kuta. Karena hampir 99 persen warganya mengandalkan dari sektor pariwisata. Kondisi inilah yang mengundang keprihatinanjya sehingga terpanggil untuk berperan meringankan beban warga. “Saya prihatin dan terpanggil untuk membantu warga yang sangat terdampak oleh wabah ini,” ujar Srikandi asal Banjar Segara Kuta ini, Senin (9/11).

Dia berupaya untuk membantu meringankan warga yang terdampak covid 19, utamanya warga yang kurang mampu. Salah satunya dengan rutin menyalurkan bantuan nasi bungkus kepada warga yang ada di Kelurahan Kuta dan sekitarnya. Sebagai seorang ibu yang setiap hari mengerjakan pekerjaan rumah, dia mengaku memahami betul kesulitan yang dihadapi warga menghadapi pandemi yang sudah berlangsung berbulan bulan. Oleh karenanya dia terketuk dan terpanggil untuk membantu masyarakat yang kekurangan dan tidak punya. Sebab dalam situasi pandemi seperti sekarang, bantuan sekecil apapun tentu membantu meringankan beban warga.

Baca Juga:  Ajak Warga Terapkan PHSB Satgas GR Covid 19 Desa Adat Kerobokan Sambangi Belasan Pasar

“Awalnya pembagian nasi bungkus ini kami lakukan di depan rumah. Namun selanjutnya kami ubah polanya dengan mendatangi warga yang kurang mampu. Sebab kalau hanya di depan rumah, yang terbantu hanya yang lewat saja,” bebernya sembari menambahkan apa yang dilakukannya ini adalah merupakan bentuk kepeduliannya atas kondisi yang ada saat ini.
“Walaupun kita punya sedikit, mari usahakan untuk berbagi. Kami juga dibantu oleh pihak lain yang memiliki kepedulian yang sama. Sekarang inilah saatnya kita saling membantu dan bergotong royong seperti apa yang diajarkan para leluhur kita,” ajaknya.

Baca Juga:  Ini Alasan Gubernur Koster Tetapkan Hari Arak Bali

Karena langkah saling membantu ini, sudah menjadi bagin dari kebiasaan yang ditanamkan orang tuanya. “Saya juga belajar memperdalam jilai kegotongroyongan dari banjar. Kalau seandainya kita tidak bisa mebantu, paling tidak bisa memfasilitasi yang memberi bantuan,” paparnya sembari menegaskan ketika dia turun membantu warga tidak pernah membedakan apa pendukungnya atau tidak. Sebab baginya kalau berpolitik, partai adalah sebuah kendaraan dan ketika sudah menjadi wakil masyarakat seharusnya tidak membeda-bedakan. “Ketika kita dipercaya dan duduk di DPR yang dipilih masyatakat sudah sewajarnya membantu masyarakat. Kalau tidak bisa membantu paling tidak ya memfasilitasi,” imbuhnya.

Dicontohkannya ketika kita kalau punya 100 paling tidak 25 nya dibagi untuk masyarakat. “Saya tidak berpikir apa itu golongqn saya. Kalau mikir golongan tidak akan bisa maju. Kalau saya dikritik ya saya terima, mari bersama sama saling membantu,” ajaknya.

Baca Juga:  Ketua WHDI Ny. Antari Jaya Negara Tanamkan Nilai Filosofis Banten, Melalui Pelatihan Kecakapan Hidup

Sejak covid 19 melanda Indonesia, dia sudah bergerak mulai dari di Banjar. Seperti membantu pengadaan disinfektan untuk penyemprotan lingkungan. “Selanjutnya ya membantu sembako dan sekarang nasi bungkus. Kami datangi ke rumah-rumah, ada yabg dulu jadi tukang bangunan sekarang tidak kerja kami bantu,” paparnya.

Bantuan yang diserahkannya ada juga yang bersumber dari luar. Selain itu partainya juga sudah membuat program dengan mengalokasikan 75 persen gaji dipotong untuk disalurkan membantu warga. “Sekarang kan banyak saudara kita yang kesulitan untuk bisa makan, nah mari kita bantu. Karena yang paling terdampak adalah warga Kuta yang hampir seluruhnya mengandalkan dari pariwisata,” ujarnya. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR