Universitas Warmadewa Dipilih sebagai Wadah Edukasi APBN Untuk Generasi Muda Bali

Denpasar, baliwakenews.com

Dalam rangka perwujudan edukasi publik serta peningkatan partisipasi publik khususnya terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Direktorat Jenderal Anggaran, Kementerian Keuangan Republik Indonesia menggandeng Universitas Warmadewa (Unwar) menggelar Budget Goes to Campus (BGTC).

Kegiatan yang mengusung tema “Wadah Edukasi APBN untuk Generasi Muda” ini dilaksanakan di Ruang Auditorium Widya Sabha Utama Unwar pada Kamis, 16 November 2023, dibuka secara langsung oleh Direktur Penyusunan APBN, Rofyanto Kurniawan, ST., MBA., Ph.D.

Tampil sebagai Keynote Speaker Direktur Penyusunan APBN Direktorat Jenderal Anggaran, Rofyanto Kurniawan, ST., MBA., Ph.D., dan juga pembicara Wakil Rektor Bidang SDM, Keuangan, dan Operasional, Dr. Putu Ngurah Suyatna Yasa, S.E., M.Si., dan Agung Hidayat Purwanto selaku Kepala Subdirektorat Penyusunan Anggaran Belanja Negara I.

Rektor Unwar yang diwakili Wakil Rektor Bidang SDM, Keuangan, dan Operasional, Dr. Putu Ngurah Suyatna Yasa, S.E., M.Si., mengatakan program dari Kementerian Keuangan ini sangat baik untuk dilaksanakan dalam rangka mengedukasi publik khususnya generasi muda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Unwar dikatakan menjadi perguruan tinggi keempat yang ditunjuk sebagai tuan rumah untuk program BGTC ini dari berbagai universitas yang ada di Indonesia.

Baca Juga:  Vagos Esports Optimis Tatap Free Fire World Series Indonesia 2024

“Kita sangat berbangga dan berterima kasih kepada Kementerian Keuangan dalam program Budget Goes to Campus ini, karena mahasiswa Unwar dan civitas akademika dapat belajar mengenai budgeting secara mendalam. Apa yang dimaksud dengan APBN itu sendiri, selama ini banyak yang sudah mendengar dan membaca tentang APBN namun belum mengerti isinya seperti apa, sehingga diharapkan nanti ada pemahaman yang baik tentang APBN itu,” ucap Dr. Suyatna. Ia juga mengatakan melalui kegiayan ini dapat memberikan pembelajaran dan pemahaman yang baik kepada publik khususnya generasi muda sehingga adanya transparansi tentang APBN karena ini disosialisasikan kepada seluruh rakyat Indonesia.

Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali, Prof. Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si., mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Keuangan yang sudah hadir dalam program Budget Goes to Campus 2023 untuk sosialisasi. “Saya pikir langkah yang sangat baik dalam rangka transparansi anggaran dari Kementerian dan mahasiswa, utamanya generasi-generasi muda agar paham bahwa anggaran yang disiapkan untuk banyak hal termasuk juga kegiatan-kegiatan pendidikan dan kemanusiaan termasuk bantuan sosial itu memang harus disosialisasikan dengan baik kepada masyarakat khususnya mahasiswa,” ucap Prof Wisnumurti.

Baca Juga:  Penyandang Disabilitas Pertanyakan Realisasikan UU Penyandang Disabilitas Mohon Atensi Negara

Melalui sosialisasi ini Prof. Wisnumurti mengharapkan agar mahasiswa dapat memberikan respon apakah implementasi anggaran yang sudah disiapkan oleh Kementerian itu tepat sasaran dan berjalan dengan baik. “Saya harapkan mahasiswa juga kritis mengevaluasi kemudian mengawasi termasuk juga memberikan solusi terhadap program anggaran yang sesungguhnya. Forum ini adalah forum yang sangat baik dan ke depan upaya-upaya untuk melakukan sosialisasi dapat ditingkatkan, karena bagaimanapun mahasiswa itu adalah kelompok anak muda terdidik yang memiliki kemampuan kritis dalam mengevaluasi dan bahkan mengawasi setiap proses apapun itu khususnya program-program,” tandasnya.

Kepala Subdirektorat Penyusunan Anggaran Belanja Negara I, Agung Hidayat pada kesempatan menyampaikan bahwa kegiatan hari ini dalam rangka mensosialisasikan APBN 2024, sehingga nantinya mahasiswa dapat mengetahui kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan APBN. BGTC ini dikatakan menjadi salah satu bentuk transparansi publik terkait fiskal dan APBN yang rutin dilaksanakan rutin setiap tahun lnya dari tahun 2014 yang menyasar akademisi.

“Jadi sosialisasi hari ini akan membahas tentang kebijakan APBN yang akan kita terapkan tahun 2024 dan juga asumsi-asumsi apa saja yang diperlukan untuk menyusun APBN 2024. Hal ini sangat baik untuk dilakukan sehingga mahasiswa tahu kebijakan-kebijakan APBN kedepannya dan publik juga bisa ikut mengawasi,” tandasnya.

Baca Juga:  PPKM Level 4, Pelanggar Prokes Diganjar Sembako

Sementara Direktur Penyusunan APBN Direktorat Jenderal Anggaran, Rofyanto Kurniawan, ST., MBA., Ph.D., dalam sambutannya mengatakan BGTC di Universitas Warmadewa ini semakin spesial tentunya terkait materi yang dibawakan oleh masing-masing narasumber yaitu materi terkait RAPBN 2024.

“Seperti telah kita ketahui bersama bahwa RUU APBN 2024 yang Pemerintah ajukan pada tanggal 16 Agustus lalu, telah disahkan oleh DPR pada akhir bulan September kemarin. Dengan mengusung tema RAPBN 2024 beserta kebijakannya, para narasumber pada hari ini akan mengulas Kebijakan dari sisi pendapatan negara, belanja negara, asumsi makro, dan anggaran-anggaran prioritas lainnya, dimana tentunya topik tersebut sangat relevan dan kontekstual dengan kondisi saat ini. BGTC kali ini tentunya merupakan kesempatan yang sangat berharga bagi kita semua, khususnya adik-adik mahasiswa, untuk dapat mengenal APBN secara lebih dekat lagi,” ucapnya.

BGTC kali ini, diharapan untuk mendapatkan saran dan masukan terkait kebijakan pemerintah dari sudut pandang akademis sekaligus membangun sinergi antara pemerintah dengan kalangan akademisi dalam membangun negara. BWN-03

RELATED ARTICLES
- Advertisment -Iklan Idul Fitri DPRD BadungIklan Idul Fitri DPRD BadungIklan Idul Fitri PDAM BadungIklan SMSIIklan Lapor Pajak Poling Badung Poling Badung