Turah Joko Berpeluang Kembali Pimpin Kodrat Bali

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

I Gusti Ngurah Jaka Pratidnya atau yang karib disapa Turah Joko berpeluang kembali menahkodai Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Bali masa bhakti 2021-2025. Bahkan, jelang Musyawarah Provinsi (Musprov) yang dilangsungkan Jumat (21/1), hanya sosok Turah Joko yang kembali diinginkan menjadi ketua umum.

Sekum Pengprov Kodrat Bali, AA Bagus Tri Candra Arka, Kamis (20/1) mengatakan Musprov itu sendiri dilangsungkan Jumat di Ruang Rapat KONI Bali dengan agenda utama pemilihan ketua umum. “Nanti ada 9 voter atau suara berasal dari jumlah Pengkab dan Pengkot se-Bali. Soal sosok atau figur itu, saat ini masih mengarah ke incumbent atau bapak I Gusti Ngurah Jaka Pratidnya,” ujar Tri Candra Arka yang juga selaku Ketua Musprov nanti.

Baca Juga:  Rapat Paripurna ke-23 Tahun 2024 DPRD Provinsi Bali

Menurut pria yang akrab disapa Gung Cok ini, figur Turah Joko masih sangat dibutuhkan di Kodrat Bali yang tak lepas atas prestasinya selama memimpin Kodrat Bali. Terutama pencapaian pada ajang PON XX/2020 di Papua, dimana tarung derajat Bali menyabet 4 medali emas, 1 medali perak, dan 3 medali perunggu.

Baca Juga:  Usai Nyatakan Mundur, Stefano Cugurra Tetap Profesional Hadapi PSM Makassar

“Saya sudah komunikasi dengan Pengkab dan Pengkot Kodrat se-Bali, arahnya mereka masih menginginkan Turah Joko kembali memimpin Kodrat Bali, sehingga ada arah incumbent akan dipertahankan kembali,” ujar Gung Cok.

Lanjutnya, selama ini internal pengurus Kodrat Bali, Pengkab dan Pengkot Kodrat se-Bali, atlet dan pelatih sangat merasakan dedikasi kepemimpinan Turah Joko. Perhatian dan dedikasi yang bersangkutan sangat militansi untuk olahraga tarung derajat. Sehingga sangat dirasakan kehadiran sosok Turah Joko dalam suksesnya prestasi Bali di pesta multi event empat tahunan antar provinsi di PON Papua lalu.

Baca Juga:  Kapolresta Silahturahmi ke Kejari Denpasar

Mengenai Musprov, kepengurusan Kodrat Bali sebenarnya berakhir sebelum gelaran PON Papua. Namun waktu itu, jajaran pengurus plmemilih fokus menyiapkan atlet untuk bisa berprestasi maksimal di ajang PON Papua. “Setelah SK berakhir, bisa diperpanjang selama enam bulan ke depan,” tandas Gung Cok. BWN-06

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR