MENJADI seorang ibu yang baru memiliki bayi di masa pandemi tentunya tidaklah mudah. Ibu harus memperhatikan kenyaman bayi agar bayi tetap dalam keadaan sehat dan ceria. Dewasa ini sudah banyak therapis yang menawarkan jasa untuk melakukan pijat bayi, namun alangkah baiknya apabila para ibu mulai untuk mencoba melakukan pijat bayi sendiri di rumah. Pijat bayi adalah sentuhan cinta yang diberikan oleh ibu ke bayinya untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan bayi tersebut. Selain itu, manfaat pijat bayi ini mampu meningkatkan daya tahan tubuh dan ikatan cinta diantara ibu dan bayi. Berdasarkan penelitian, bayi yang dipijat selama 5 hari dapat meningkatkan daya tahan tubuhnya sebesar 40% dibandingkan bayi yang tidak dipijat (Rina, 2010).
Pijat bayi dapat dilakukan pada bayi cukup bulan dan bayi kurang bulan yang telah stabil. Teknik pijat bayi adalah memberikan sentuhan halus, bukan memberi tekanan. Pijta bayi tidak bisa dilakukan pada bayi yang sedang demam dan bayi dalam keadaan kenyang. Adapun persiapan pijat bayi yaitu ruangan yang hangat, alas untuk pijat bayi yang nyaman, minyak untuk pijat (sebaiknya minyak kelapa), kuku ibu tidak boleh panjnag dan ibu tidak boleh menggunakan cincin/jam tangan. Sangat dianjurkan untuk mencuci tangan sebelum memijat dan tetap melakukan keominikasi dengan bayi sehingga bayi tetap merasa nyaman.
Adapun tahapan pijat bayi yaitu:
- Wajah Bayi
Pemijatan pada wajah sebaiknya tidak menggunakan minyak, karena kulit wajah sangat sensitive dan agar bayi merasa nyaman. Gerakan pada wajah adalah usap halus dengan ibu jari bagian kening, alis bayi, dibawah kelopak mata, dibawah hidung dan di rahang bawah. Gerakan dilakukan dengan membentuk setengah lingkaran dari bawah ke atas.
- Dada Bayi
Pemijatan pada dada bertujuan memberi rasa nyaman pada pernafasan bayi. Pemijatan dilakukan dengan kedua telapak tangan ibu secara bergilir, yaitu pertama mengusap silang, dari pertengahan kedua puting bayi ke arah pundak kanan bayi dan pertengahan putting bayi kea rah Pundak kiri. Selanjutnya, dengan kedua tangan membentuk hati, dari pertengahan putting, melewati atas putting dan Kembali kepertengahan puting.
- Perut Bayi
Pemijatan pada perut bertujuan untuk memperlancar sistem pencernaan. Pemijatan dilakukan dengan membuat Gerakan melingkar dari di bawah pusat, menuju ke perut bagian atas dan Kembali ke bawah pusar. Selanjutnya, membentuk I L U, dengan cara, untuk membentuk huruf I, telapak tangan ibu memberi sentuhan dari perut bawah bayi bagian kanan menuju perut bagian atas bayi sebelah kanan. Kemudian membentuk L terbalik dengan cara, telapak tangan ibu memberikan sentuhan dari bagian atasa perut bayi sebelah kanan menuju bagian perut atas sebelah kiri menuju bagian bawah perut bayi sebelah kiri. Untuk membentuk huruf U terbalik, dengan cara, telapak tangan ibu membari sentuhan dari perut bawah kanan bayi, menuju perut bagian atas kanan bayi, ke bagian perut bagian atas sebelah kiri bayi menuju bagian bawah perut bayi sbeelah kiri.
- Tangan dan Kaki Bayi
Pemijatan pada tangan dan kaki berujuan untuk membantu pergerakan ekstremitas bayi. Dilakukan dengan cara menggunakan kedua tangan ibu yaitu seperti memerah susu dan menggiling-giling jari-jari bayi.
- Punggung Bayi
Pemijatan pada punggung ini bertujuan untuk memberikan rasa nyaman pada bayi dan mengurangi kelelahan pada bayi. Adapun gerakan yang dilakukan adalah mengusap halus dari tekuk leher bayi menuju pantat bayi dan membentuk gerakan melingkar kecil-kecil pada punggung. Ibu tidak boleh menekan tulang punggung bayi.
Pijat bayi dapat dilakukan setiap hari sebelum atau setelah mandi, sesuai kondis bayi dan ibu. Disarankan selama melakukan pemijatan ibu memutar musik yang halus yang tidak menganggu komunikasi ibu dan bayi agar ibu dan bayi. Mari bangun bounding dengan bayi mulai dari sekarang!.(*)
*Penulis : Made Dewi Sariyani, SST., M.Kes
*Ketua STIKES Advaita Medika Tabanan sekaligus pengajar Pijat Bayi di STIKES Advaita Medika Tabanan dan SMK Kesehatan Bali Dewata


































