Tiga Desa di Tejakula Jadi “Desa Cantik” 2026, Buleleng Bidik Data Presisi untuk Tekan Kemiskinan

Iklan Home Page

Singaraja, Baliwakenews.com

Pemerintah Kabupaten Buleleng mulai serius membangun tata kelola desa berbasis data. Tiga desa di Kecamatan Tejakula yakni Desa Tembok, Desa Les, dan Desa Pacung resmi dicanangkan sebagai Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026, Rabu (6/5/2026), di Wantilan Desa Tembok.

Program yang digagas bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Buleleng itu diarahkan untuk memperkuat kualitas data desa agar pembangunan lebih tepat sasaran, terutama dalam menangani persoalan kemiskinan, pengangguran, hingga pendidikan.

Baca Juga:  Warga Desa Sudaji Gelar Tradisi Ngusabha Pekakak dengan Semarak

Bupati Buleleng melalui Kepala Dinas PMDPPKB Buleleng, Made Supartawan, menegaskan keberhasilan program Desa Cantik tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan lintas sektor.

“Kolaborasi lintas sektor ini penting agar pelaksanaan program bisa lebih terukur dan efektif,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mempercepat penyelesaian berbagai persoalan strategis di tingkat desa.

Ia menilai, data yang valid dan terintegrasi akan membantu pemerintah menyusun kebijakan yang lebih akurat dan berdampak langsung kepada masyarakat.

Baca Juga:  The Nusa Dua Jadi Tuan Rumah Asia Pacific Tourism

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Buleleng, Gede Iwan Santika, menjelaskan program Desa Cantik bertujuan meningkatkan literasi statistik sekaligus memperkuat kapasitas aparatur desa dalam mengelola data sektoral.

Melalui program ini, desa didorong mampu menghasilkan data yang valid, akurat, dan relevan sebagai dasar pengambilan keputusan pembangunan.

“Data yang baik akan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran,” ungkapnya.

Pencanangan Desa Cantik 2026 ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya program secara resmi. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan piagam agen statistik kepada tiga desa perwakilan.

Baca Juga:  Adi Arnawa Ikuti FGD Tentang Kebijakan PEN lewat Vidcon

Langkah ini menjadi awal transformasi pengelolaan data desa berbasis statistik di Buleleng. Pemerintah daerah berharap program Desa Cantik mampu memperkuat perencanaan pembangunan desa yang lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR