Mangupura, baliwakenews.com
Malam belum lama melewati pukul 23.00 ketika suara benturan keras memecah Jalan Labuan Sait, Kuta Selatan, Badung, Selasa (27/1). Di depan proyek Hotel TATA, kilometer 35, jalur menurun yang kerap dilalui kendaraan berat itu menjadi saksi tabrakan beruntun yang melibatkan dua truk dan satu sepeda motor. Dua orang meninggal dunia, sementara sejumlah korban lain harus dilarikan ke rumah sakit.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 23.10 Wita dan baru dilaporkan ke polisi sekitar 20 menit kemudian.
Lokasi kejadian berada di kawasan pertokoan dan jalur wisata yang dikenal memiliki kontur menurun. “Seluruh kendaraan berada di ruas jalan yang sama, namun datang dari arah berlawanan,” ujar Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Denpasar Komisaris Polisi Yusuf Dwi Atmodjo, Rabu (28/1).
Peristiwa bermula ketika truk molen bernomor polisi B 9742 XFY melaju dari arah barat ke timur, diikuti sepeda motor Honda Beat DK 6373 AEK tepat di belakangnya. Dari arah berlawanan, truk box Mitsubishi N 8846 EY datang memasuki jalan menurun. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, truk box diduga mengalami rem blong sehingga melaju tak terkendali.
Benturan tak terhindarkan. Truk box menghantam truk molen dari depan. Dorongan keras membuat truk molen terpental ke belakang dan menabrak sepeda motor yang berada tepat di belakangnya. Rangkaian tabrakan itu terjadi dalam hitungan detik, namun dampaknya merenggut dua nyawa.
Pengemudi truk box, DSY (33), asal Mojokerto, mengalami cedera organ dalam dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Dua penumpangnya, KW (28) dan DWS (23), hanya mengalami luka ringan berupa lecet dan benjolan, dan tidak menjalani perawatan medis.
Sementara itu, pengemudi truk molen, EH (44), asal Jember, mengalami patah kaki kanan dan kini dirawat di RSUP Prof. Ngoerah Denpasar. Nasib lebih buruk menimpa pengendara sepeda motor Honda Beat, AAM (28), asal Manggarai. Ia mengalami luka kepala terbuka serta lecet pada kedua kaki. Korban sempat dilarikan ke RS Bali Jimbaran, namun nyawanya tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia dalam perawatan.
Akibat kecelakaan tersebut, dua orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka ringan. Dua kendaraan mengalami kerusakan berat dengan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 60 juta. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, termasuk kondisi teknis kendaraan sebelum insiden terjadi. “Penyelidikan masih kami lakukan untuk memastikan faktor penyebab kecelakaan,” kata Yusuf. BWN-01

































