Mangupura, baliwakenews.com
Penanganan abrasi Pantai Kuta yang direncanakan dengan pembangunan breakwater akan segera dimulai. Hal ini seiring dengan terbitnya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) pada 4 November 2024.
Sebagai tindaklanjut terbitnya surat ini, Rabu (20/11/2014), tim dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida akan menggelar sosialisasi kembali kepada pemangku kepentingan terkait bertempqt di Kantor Camat Kuta.
Hal itu diungkapkan, PPK Sungai Pantai II BWS Bali-Penida, Danang Raditya. Kata dia, sosialisasi ini merupakan tahap awal sebelum dilanjutkan dengan upacara adat ngeruwak.
Pemilihan hari baik untuk upacara adat akan dikoordinasikan dengan bendesa adat Kuta dan para pemangku.
“Kita akan melaksanakan sosialisasi dahulu, lalu baru dilakukan upacara ngeruwak, kemudian proses konstruksi dimulai,” bebernya.
Sebelumnya harapan agar abrasi pantai Kuta ini segera ditangani disampaikan sejumlah tokoh setempat. Mereka khawatir jika ini tidal segera dicegah abrasi akan semakin parah dan pantai Kuta semakin habis tergerus. Padahal keberadaan pantai ini sangat dicari wisatawan yang datang ke Pantai Kuta untuk berjemur sembari menungu matahari tenggelam. BWN-04


































