Sidak Gabungan di Kuta, Tertibkan Parkir Sembarangan dan Disfungsi Trotoar

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Sidak gabunhan berbagai pihak di Kuta digelar, Selasa (1/7/2025) petang. Hasilnya tim terpadu ini menemukan, sejumlah pelanggaran. Seperti parkir sembarangan, pemanfaatan trotoar tidak sesuai fungsi, hingga pemakuan pohon perindang sebagai gantungan sapu. Hal itu diungkapkan, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Kuta, I Putu Adnyana, Rabu (2/7/2025).

Menurut Adnyana, sidak ini dilakukan merespon perkembangan di lapangan akhir-akhir ini.
Berbagai unsur yang digandeng dalam sidak kali ini meliputi, Kecamatan Kuta, Kelurahan Kuta, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, Linmas, Kepolisian, TNI, dan desa adat Kuta.

Baca Juga:  Bandara Ngurah Rai Tambahkan Dua Penerbangan Baru

Tim bergerak menyasar sejumlah ruas di Kuta, yakni, Jalan Buni Sari, Jalan Pantai Kuta, Jalan Popies II, dan Jalan Legian. “Kami menemukan sejumlah pelanggaran, salah satunya berupa parkir sembarangan,” imbuhnya.

Seperti ada yang parkir di atas trotoar dan badan jalan. Sebagai sanksi tegas, kendaraan yang melanggar ini ada yang terpaksa diderek menuju Kantor Lurah Kuta selain juga ada yang diberikan teguran.

Kendaraan yang diderek adalah roda empat yang ditemukan parkir di badan Jalan Raya Pantai Kuta. “Tapi kemarin malam pemiliknya yang merupakan wisatawan domestik, sudah datang dan berjanji tidak akan mengulangi. Pengakuannya, pelanggaran yang ia lakukan itu karena ikut-ikutan kendaraan lainnya,” bebernya sembari menambahkan ada juga temuan disfungsi atau penyalahgunaan trotoar yang harusnya menjadi fasilitas bagi pejalan kaki, malah dipergunakan sebagai hal-hal lain.

Baca Juga:  Bupati Giri Prasta Menerima Audiensi APKASI

Diantaranya ada yang menaruh kursi dan meja, pemasaran produk, serta duduk-duduk menawarkan jasa pijat dan lainnya. “Begitu kami temukan kami langsung tegur dan bergeser,” ucapnya.

Termasuk ada juga ditemukan pohon perindang yang dipaku dan dipakai sebagai gantungan alat-alat kebersihan seperti sapu dan pel.

Baca Juga:  Plt. Bupati Suiasa Hadiri Raker Dengar Pendapat Bersama Komisi II DPR RI

“Ini kan kurang pas, apalagi terjadi di obyek tujuan wisata. Pohon perindang bukan untuk gantungan sapu,” paparnya sembari menambahkan dengan melihat respon positif dari masyarakat kemungkinan kegiatan serupa akan dilakukan secara berkelanjutan ke depannya dengan menyasar ruas-ruas jalan lainnya. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR