Satgas GR Covid 19 Desa Adat Kerobokan Serahkan Sembako ke Warga Miskin

0
Bantu Warga Miskin: Penyerahan bantuan sembako kepada warga kurang mampu oleh Satgas GR Covid 19 Desa Adat Kerobokan bersama Prajuru dan unsur terkait lainnya.

Kuta, baliwakenews.com
Satgas Gotong Royong (GR) Desa Adat Kerobokan, Sabtu (11/4) menyalurkan sembako kepada warga miskin di Desa Adat Kerobokan.
Penyaluran bantuan tahap pertama ini diperuntukkan kepada 100 KK warga kurang mampu yang ada di Desa Adat Kerobokan.
Kasatgas GR Covid 19 Desa Adat Kerobokan, AA, Bagus Bayu Joni memaparkan sembako tersebut disalurkan kepada yang kurang mampu dii 50 banjar yang ada.
“Masing-masing banjar mendapat 2 paket atau untuk 2 KK. Data warga kurang mampu ini kami dapat dari kelian banjar adat masing-masing,” ungkap Gung Bayu sembari menambahkan anggaran untuk pembelian sembako tersebut berasal dari bantuan masyarakat dan juga dari dana desa adat.
Dimana pengumpulan dana dilakukan dengan membuka rekening sumbangan di LPD setempat. Dalam
Panyalurannya dilakukan secara bersama melibatkan semua komponen. Baik itu Camat kuta utara, babinsa, kamtibnas, bendesa,prajuru banjar,yowana dan unsur lembaga lainnya.
Dimana semua bergerak gotong royong membantu warga yang kurang mampu dan terdampak Covid 19 ini.
Program penyaluran semboka ini akan terus berlanjut, dinana tahap kedua, juga sudah disiapkan 100 paket sembako lagi.
Pemilik Bayus Cargo ini juga memaparkan, selain membantu warga kurang mampu, Satgas GR Covid 19 Desa Adat Kerobokan juga terus gencar melakukan sosialisasi pencegahan covid ke pasar-pasar yang ada di Kerobokan.
Seperti melakukan sosialisasi Pola Hidup Sehat dan Bersih (PHSB), membagikan masker dan hand Sanitizer. Selain itu juga memasang pamflet dan spanduk 14 jurus ampuh menangkal penyebaran Covid 19 di beberapa titik strategis di wilayah Kerobokan. (BW-04)

Cegah Penyebaran, Babinsa dan Satgas Covid-19 Kecamatan Manggis Sentuh Pasar

0

Karangasem, baliwakenews.com
Ni Luh Komang, spontan saja mengatakan bahwa dia akan mengikuti arahan Pemerintah, soal protokol pencegahan Covid-19. Selain melakukan, protokol tersebut juga akan ia tularkan terhadap keluarga dan lingkungan sekitar. Tentunya bukan tanpa sebab, sikap Luh Komang ini merupakan luapan terimakasih kepada Babinsa Koramil 1623-05/Manggis dan Satgas Gotong Royong Kecamatan Manggis, yang melakukan disinfeksi di Pasar Manggis.

Ya, Luh Komang merupakan salah satu pedagang yang kesehariannya berjualan di Pasar Manggis. “Saya juga akan mendukung segala kegiatan untuk mencegah penyebaran Covid-19, termasuk mengikuti arahan pemerintah,” sebutnya dihadapan petugas disinfeksi. Ia mengungkapkan, protokol pencegahan Covid-19 dari Pemerintah itu meliputi mengenakan masker, rajin mencuci tangan dan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Mendengar ungkapan itu, Babinsa Koramil 1623-05/Manggis, Sertu I Ketut Galung Astika dan Satgas Gotong Royong Kecamatan Manggis turut bangga. Ia mengatakan, pencegahan Covid-19 merupakan tanggungjawab bersama semua pihak. Melalui sinergi bersama Satgas Gotong Royong setempat, ia menginginkan agar disinfeksi ini dapat memberi manfaat bagi masyarakat. Utamanya untuk mencegah kecemasan yang berlebihan.

“Kita sebagai Babinsa harus berperan aktif dan memberi pengertian kepada masyarakat agar tidak panik tetap tenang dalam menghadapi situasi ini dan senantiasa melaksanakan menerapkan pola hidup sehat serta lingkungan di sekitar kita,” ungkapnya. Aksi disinfeksi ini berlangsyng pada Sabtu (11/04/2020) dengan sasaran sejumlah fasilitas umum dan tempat-tempat umum yang masih banyak dikunjungi warga, seperti lapak-lapak pedagang.

Kesadaran masyarakat saat ini menjadi penentu dari upaya pemerintah dalam mengendalikan pertumbuhan kasus Covid-19 di Bali. Ini penting diperhatikan masyarakat, mengingat kasus positif di Bali menunjukkan tren yang relatif meningkat. Hingga Sabtu (11/4), secara akumulatif, kasus positif di Bali mencapai 79. BW-06

Ditengah Wabah Corona, Penjualan Buku Lesu

0
Salah satu toko buku di Denpasar yang sepi pengunjung
Denpasar, baliwakenews.com
Sudah diketahui bersama, bahwa minat baca generasi muda saat ini sangat minim. Bahkan menyebut mereka alergi terhadap buku, seperti tidak berlebihan. Derasnya informasi melalui media sosial, semakin memperburuk kondisi tersebut karena generasi muda menjadi pasif terhadap informasi.
Selain perusahaan media masa, kondisi ini membangun kecemasan pengelola toko buku. “Gudang ilmu” ini mengalami kegalauan di tengah kemunculan Corona Virus Disease 2019. Dilema antara tetap buka, mengikuti jadwal yang ditetapkan Pemerintah Kota Denpasar atau ikut di rumah saja.
Toga Mas. Toko buku yang terletak di Jl. Hayam Wuruk, Tanjung Bungkak, Sumerta, Denpasar ini memilih tetap buka dengan mengikuti jadwal yang ditetapkan Pemkot Denpasar. Buka mulai pukul 10.00 wita hingga pukul 18.00 wita. Pengelola sangat konsisten mengikuti aturan ini, meski beberapa pelanggan mulai berdatangan pada lima menit sebelumnya, pintu toko tetap tertutup rapat. Sembari menunggu jam buka, nampak dari sela pintu toko, para pegawai sedang mempersiapkan toko dan diri untuk melayani pelanggan. Mulai dari bersih-bersih hingga menyalakan penerangan.
Dari pintu samping, seorang pegawai keluar membawa serok dan sapu berisikan sampah. “Tunggu sebentar pak, lagi lima menit saja,” ujar pegawai itu sembari tersenyum ramah, lalu kemudian tertunduk cemas. Ketika jam menunjukkan pukul 10.05, mereka pun membuka pintu dan mulai menyapa pelanggan. Di dalam, semua pegawai menerapkan protokol Covid-19. Mengenakan masker, menyediakan sanitasi tangan, dan tentunya menjaga jarak. Pegawai yang membuang sampah tadi juga ada di dalam, di bagian depan, tempat alat tulis. Dari gesture tubuhnya, dia punya jabatan di toko buku tersebut.
Disapa dengan pertanyaan dampak Covid-19 terhadap kunjungan pelannggan, ia menjawab dengan nada stabil dan mengiyakan pertanyaan tersebut. “Sepi, buka mulai jam 10.00, sampai jam 18.00,” ujarnya dengan gesture tubuh melayani pelanggan. Disambung dengan pernyataan bahwa selama di rumah, membaca buku salah satu pilihan orang untuk mengatasi kejenuhan. Ia tak sepakat, sebab tak banyak orang memilih membaca buku untuk mengisi waktu. Menurut dia, menurunnya kunjungan ke toko buku tempatnya bekerja, karena perkuliahan libur karena dialihkan dalam jaringan (daring).
Memang, pada satu jam awal buka, pengunjung yang masuk untuk melihat-lihat buku hanya lima orang. Beberapa pelanggan yang balik sebelum toko buka, sekitar tiga orang, sepertinya akan berkunjung pada sore hari. Tentu saja kondisi ini membuat pengelola dilema, dengan ribuan jumlah buku dan alat tulis, kunjungan dengan jumlah delapan orang, meskipun stabil, tentu sangat mengancam. Namun, para pengelola harus diberi apresiasi. Mereka tetap berupaya menyediakan ruang penyaluran ekspresi bagi mereka yang haus akan ilmu pengetahuan melalui membaca buku. BW-06

Dukung Kuliah Daring, Unud Bagikan Kuota Gratis

0
Dukung Kuliah Daring, Unud Bagikan Kuota Gratis

Denpasar, baliwakenews.com

Rektor Universitas Udayana,Prof. AA Raka Sudewi, mengeluarkan kebijakan terkait bantuan sarana pembelajaran daring kepada mahasiswa selama masa penanggulangan penyebaran Covid-19. Bantuan tersebut berupa kuota internet kepada mahasiswa aktif semester genap tahun ajaran 2019/2020 melalui provider Telkomsel hingga 25 GB/bulan. Bantuan ini juga menindaklanjuti arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan terkait kebijakan belajar dari rumah.

“Bantuan sarana pembelajaran daring ini kami berikan kepada mahasiswa aktif Universitas Udayana di semua jenjang pendidikan agar dapat fokus menjalani perkuliahan dari rumah. Ujian skripsi, tesis, dan disertasi juga dapat dilakukan dengan media online,” tuturnya. Untuk pelaksanaan ujian skripsi, tesis, dan disertasi, mahasiswa dan dosen dapat melalui WEBEX Unud. Bantuan sarana pembelajaran daring diberikan selama tiga bulan, yaitu bulan April, Mei, dan Juni.

Kuota internet yang disalurkan melalui provider Telkomsel ini dapat digunakan mahasiswa untuk mengikuti pembelajaran daring, baik melalui platform OASE (Online Academic Service for E-learning) Unud, WEBEX Unud, maupun media pembelajaran daring lainnya yang digunakan oleh dosen. Mahasiswa hanya perlu mendaftarkan nomor prabayar Telkomselnya di http://simak-ng.unud.ac.id/ setiap tanggal 10 pada bulan berjalan, sampai Juni 2020.

Kemudian, provider Telkomsel akan memberikan akses kuota internet kepada nomor yang telah terdaftar di halaman Universitas Udayana. Selanjutnya mahasiswa akan mendapatkan notifikasi pemberitahuan bantuan kuota internet yang sudah bisa dipergunakan. Ketua Unit Sumber Daya Informasi (USDI) Universitas Udayana Nyoman Putra Sastra mengatakan, Unud mengupayakan kerjasama sejenis dengan penyedia provider lainnya.

“Kerjasama sedang kami usahakan dengan provider atau operator lain, tentu ada mekanismenya, sesuai aturan,” jelasnya. Prof. Raka Sudewi menambahkan, ia berharap mahasiswa maupun dosen dapat memanfaatkan sarana tersebut. Serta menghimbau agar selalu mendukung segala upaya pencegahan perkembangan dan penyebaran Covid-19, seperti rajin mencuci tangan, melengkapi diri dengan hand sanitizer, menjaga jarak fisik, dan menggunakan masker. BW-06

Pertamina Optimalkan Layanan Pesan Antar BBM dan Elpiji Ditengah Wabah Corona

0
Petugas Pertamina saat melayani pesanan konsumen.

Denpasar, baliwakenews.com

Ditengah wabah Covid-19, PT. Pertamina (Persero) Marketing Operation Region V wilayah Provinsi Bali meningkatkan layanan kepada konsumen. Salah satunya dengan mengoptimalkan program Pertamina Delivery Service (PDS), seperti menambah titik layanan yang tersebar di wilayah Denpasar, Badung, Singaraja dan sekitarnya.

Menurut Unit Manager Communication & CSR MOR V PT. Pertamina (Persero) Rustam Aji, layanan ini bertujuan untuk memudahkan konsumen mendapatkan BBM berkualitas tinggi seperti Pertamax Turbo, Pertamax, Dexlite dan Pertamina Dex serta produk LPG yaitu Bright Gas ukuran 5,5 Kg. “Pelangan hanya perlu menghubungi kontak Pertamina 135 baik via telepon call 135 atau via aplikasi messenger Whatsapp PDS 135 di Nomor 08111350135, dalam mendapatkan pelayanan ini,” bebernya, Jumat (10/4/2020).

Menurut Rustam Aji, pesanan pelanggan akan diantar menggunakan kendaraan bermotor yang telah diuji kelayakan dan keamanannya. Di samping itu, seluruh elemen PDS seperti kendaraan dan produk telah melalui proses sterilisasi penyemprotan dengan cairan disinfektan. Sementara petugas dilengkapi dengan masker dan sarung tangan selama beraktivitas.

Dilanjutkannya, sebagai apresiasi bagi pelanggan PDS, pertamina sales area bali memberikan program spesial yaitu berupa potongan harga hingga Rp 96.000 disertai gratis ongkos kirim. Nantinya, konsumen cukup membayar seharga Rp 300,000 untuk paket bundling produk Pertamax Series (Pertamax Turbo/Pertamina Dex/Pertamax dan Dexlite) kemasan10 Liter & Bright Gas 5.5 kg. “Program ini berlaku selama periode 10 April sd 10 Mei 2020.” Beber Rustam Aji.

Rustam Aji mengungkapkan, konsumen yang belum terjangkau layanan PDS, bisa mencari SPBU terdekat melalui aplikasi “MyPertamina” atau dapat langsung menghubungi 135. Aplikasi “MyPertamina” sendiri merupakan aplikasi mobile yang bisa didapatkan melalui google playstore maupun applestore untuk memudahkan konsumen dalam mendapatkan informasi seputar Pertamina seperti info SPBU, produk dan lainnya.

Dengan kemudahan tersebut, diharapkan para pelanggan mengetahui layanan apa saja yang disediakan oleh Pertamina untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar baik itu BBM maupun LPG.

Sebagai Badan Usaha Milik Negara, PT Pertamina (Persero) akan terus memenuhi kebutuhan BBM dan LPG di masyarakat dengan lebih mudah. Jika ada konsumen yang membutuhkan informasi atau memberikan masukan dan saran dapat menghubungi kontak Pertamina 135 atau melalui website www.pertamina.com. BW-03

Demi APD, Navicula Kumpulkan Donasi Melalui Konser Streaming

0

Denpasar, baliwakenews.com

Bagi kalian pecinta musik rock yang ingin menikmati musik sekaligus berdonasi, konser streaming Band Navicula bisa jadi solusinya. Band asal Bali ini menggelar live streaming kedua pada Sabtu (11/4/2020) sekitar pukul 20.00.

Dana yang terkumpul dari donasi akan digunakan membeli Alat Pelindung Diri (APD) untuk para medis yang merawat pasien Covid-19. Donasi tersebut akan disalurkan melalui Gugus Tugas Covid-19, BNPB, dan Dinas Kesehatan Provinsi Bali.

Robi, salah satu pentolan Band Navicula mengatakan, Jumat (10/4/2020), konser yang dikonsep akustik ini akan tayang di kanal Youtube milik Navicula. Mereka akan tampil dengan formasi komplit dan bakal menghibur selama satu jam. “Ini adalah lanjutan dari Corona Concert pertama. Tujuannya untuk menghibur orang yang melakukan aktivitas di rumah saja. Juga sebagai update kegiatan sosial kita,” ujarnya, seraya menambahkan jika konser tersebut sebagai bentuk eksistensi Navicula.

Langkah ini juga sekaligus membuktikan bahwa Navicula tetap kreatif dan bisnis, serta social-entrepreneurship, menggalang dana, memproduksi dan membagikan pelindung wajah siap pakai untuk tim medis di Bali. “Kali ini baru 1500 pcs yang kami akan rilis via konser ini,” kata Robi. BW-06

Jaga Kebugaran Tubuh Selama di Rumah Ala Pebalap Astra Honda

0
KONDISI BUGAR - Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) yang berbagi pengalaman menjaga kondisi supaya tetap bugar.

DenPasar, baliwakenews.com

Berkurangnya ritme pergerakan dan lebih banyak di rumah bukan berarti tidak menjaga kondisi. Tubuh tetap membutuhkan latihan ringan supaya tetap bugar, serta siap kapan saja ditempa jika keadaan kembali normal. Hal itulah yang dilakukan para pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) yang coba berbagi pengalaman menjaga kondisi supaya tetap bugar.

Supaya kebugaran tubuh tetap terjaga, para pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) ini, sudah menerapkan pola latihan secara rutin. Beberapa gerakan olahraga ringan mereka lakukan setiap hari, dengan tetap memberikan waktu untuk tubuh beristirahat melalui penerapan ”hari libur latihan” saat akhir pekan.

Menurut Irfan Ardiansyah, pebalap asal Ungaran, Jawa Tengah yang tahun ini berlaga di Asia Road Racing Championship (ARRC) kelas Supersport (SS) 600, semua latihan diberikan untuk menjaga kekuatan tubuh bagian atas, bawah, dan core body (tubuh bagian tengah). ”Misalnya setiap hari saya melakukan push up dan sit up 20 reps (gerakan naik turun) sebanyak 4 set. Lalu, dikombinasikan dengan plank ataupun hanging masing-masing 1 menit, selama 3 set. Terakhir, triceps dips 20 reps (menggantungkan badan dengan kekuatan lengan) sebanyak 3 set,” jelas Irfan.

Selain latihan-latihan tersebut, Irfan juga melakukan olahraga cardio, seperti lari sejauh minimal 4 km per hari, dengan mengutamakan keamanan tentunya. Atau, bisa diganti dengan sepeda statis selama 45 menit untuk ketahanan tubuh. ”Ini semua latihan normal dan semua orang bisa melakukannya. Tentunya dilakukan sesuai porsi dan kekuatan tubuh masing-masing. Misalnya kami para pebalap melakukan push up 20 reps sebanyak 4 set, sementara untuk yang belum terbiasa bisa dilakukan hanya 2 set. Begitu juga latihan yang lainnya,” kata Irfan.

Kendati latihan dilakukan setiap hari, para pebalap AHRT juga menerapkan latihan-latihan lain untuk menjaga kondisi tubuh tetap baik atau menumbuhkan semangat berlatih. Misalnya, Rheza Danica Ahrens, pebalap yang berlaga di ajang dan kelas yang sama dengan Irfan, melakukan hand step dan step step. Sementara Irfan sendiri melakukan battling rope sebagai latihan kombinasi.

Lucky Hendriansya, pebalap ARRC kelas Asia Production (AP) 250 asal Sidrap, Sulawesi Selatan, lebih suka melakukan latihan tambahan double step. Sementara Herjun Atna Firdaus dan M. Adenanta Putra, yang berlaga di ajang dan kelas yang sama dengan Lucky, masing-masing melakukan latihan tambahan berupa skipping dan wall climbing. Sedangkan Mario Suryo Aji (CEV Moto3 Junior World Championship) dan Delvintor Alfarizi (Kejurnas Motocross) menambah menu push up with claps dan yoga. BW-02

Kesiman, Sumerta Kaja dan Pemecutan Kaja Masuk Zona Merah

0
DATA COVID - Data penyebaran covid-19 di Kota Denpasar

Denpasar,baliwakenews.com

Pemerintah Kota Denpasar kembali memperbarui data pasien positif covid-19. Berdasarkan data dari https://safecity.denpasarkota.go.id/id/covid19, per tanggal 9 April 2020, pukul 22.00 Wita, kasus positif covid-19 telah mencapai 20 kasus. Jumlah ini, mengalami peningkatan hingga 100 persen dibandingkan data hari sebelumnya, yakni hanya 10 kasus positif covid-19.

Dengan adanya tambahan kasus positif ini, jumlah wilayah yang masuk kategori zona merah juga bertambah. Berdasarkan data yang disajikan di situs tersebut secara akumulatif, Denpasar kini memiliki 15 zona merah dari 43 desa/kelurahan yang ada. Desa/kelurahan itu, yakni Panjer (1), Sanur (1 sudah sembuh), Padangsambian Kaja (2 dengan 2 sembuh), Pemogan (2 dengan 1 sembuh), Sanur Kauh (1), Dauh Puri Kelod (1), Tegal Kertha (1), Tonja (2), Kesiman (1), Penatih (1), Ubung Kaja (1), Peguyangan Kangin (1 sembuh), Ubung (1 sembuh), Sumerta Kaja (1), dan Pemecutan Kaja (1). Terdapat 2 pasien luar Denpasar, yang menggunakan alamat di Denpasar juga dicatat dalam data itu, dan sudah sembuh.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, yang dikonfirmasi, Jumat (10/4), mengatakan positif covid-19 baru terkorfirmasi datanya. Karena itu, Pemkot Denpasar mengimbau warga Kota Denpasar lebih disiplin lagi dan terus menerapkan jaga jarak fisik, cuci tangan dengan sabun dengan air mengalir, serta ke luar rumah. ”Masa inkubasi sekarang, masyarakat tetap harus menjaga jarak dan pemerintah terus berupaya menekan laju penyebaran virus ini,” kata Dewa Rai.

Ditambahkan Dewa Rai, kebanyakan kasus yang positif covid-19 ini tertular dari daerah terjangkit, baik itu baru pulang dari negara maupun daerah yang terkena covid-19. ”Karena itu, pihak keluarga terdekat melakukan isolasi mandiri karena kontak dengan yang positif menjadi orang dengan pemantauan (ODP). Jadi ikuti protokol kesehatan,” harapnya. BW-02

Aplikasi Chatbot, Mudahkan Pelayanan Administrasi Kependudukan Di Tengah Pandemi Covid-19

0
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Badung A.A Ngurah Arimbawa

Mangupura,baliwakenews.com

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Badung, meluncurkan aplikasi chatbot (layanan obrolan virtual). Tujuannya untuk memudahkan dalam melayani masyarakat, di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Untuk menggunakan aplikasi ini, masyarakat bisa “berinteraksi” dengan chatbot melalui nomor hotline 08970531571.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Badung A.A Ngurah Arimbawa, Jumat (10/4) mengatakan, berdasarkan uji coba selama 2 minggu ini Ada 15 permohonan yang bisa dilayani melalui aplikasi chatbot ini. Meliputi pencetakan KTP elektonik dengan rata rata pelayanan perhari 80 permohonan dan langsung cetak, penerbitan Suket (surat keterangan) dengan rata rata pelayanan per hari 5 permohonan dan langsung cetak, penerbitan identitas penduduk non permanen dengan rata rata pelayanan per hari 1 permohonan dan langsung cetak, penerbitan SKTT (Surat Keterangan Tempat Tinggal) WNA dengan rata rata pelayanan per hari 3 permohonan dan langsung cetak, penerbitan KK dengan rata rata pelayanan per hari 35 permohonan dan langsung cetak 6, penerbitan KIA dengan rata rata pelayanan per hari 15 permohonan dan langsung cetak, konsolidasi data dengan rata rata pelayanan per hari 5 permohonan dan langsung cetak, penerbitan surat pindah keluar dengan rata rata pelayanan per hari 2 permohonan dan langsung cetak, penerbitan Akte Kelahiran dengan rata rata pelayanan per hari 5 permohonan dan langsung cetak, penerbitan 3 in 1 Akte Perkawinan dengan rata rata pelayanan pe rhari 80 permohonan dan langsung cetak, penerbitan 3 in 1 Akte Kelahiran dengan rata rata pelayanan per hari 60 permohonan dan langsung cetak, penerbitan 3 in 1 Akte Kematian dengan rata rata pelayanan per hari 7 permohonan dan langsung cetak, penerbitan Akte Perceraian dengan rata rata pelayanan per hari 1 permohonan dan langsung cetak, penerbitan KK WNA baru/pindah datang dengan rata rata pelayanan per hari 2 permohonan dan langsung cetak, penerbitan Akte Kematian dengan rata rata pelayanan per hari 1 permohonan dan langsung cetak.

Lebih lanjut mantan Camat Kuta Utara ini mengatakan, diluncurkannya aplikasi chatbot ini untuk memudahkan memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Pemerintah sudah mengimbau agar menerapkan social distancing dalam mencegah covid-19. Jadi, kami membuat yang namanya aplikasi chatbot, sehingga masyarakat tidak perlu ke luar rumah, cukup mengurus administrasi dari rumah,” katanya.

Arimbawa menyatakan, penerapan aplikasi chatbot mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 2019 tentang Pelayanan Administrasi Kependudukan Secara Daring, Surat Edaran Dirjen Dukcapil, Surat Edaran Gubernur Bali No 7194 Tahun 2020 tentang Panduan Tindaklanjut Terkait Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid 2019) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, Surat Edaran Bupati Badung No 183 Tahun 2020 tentang Panduan Tindaklanjut Terkait Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid 2019) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung, Surat Pemberitahuan Sekda Kabupaten Badung No 184 Tahun 2020, dan Surat Himbauan Sekda No 470/836/Dukcapil/2020. “Aplikasi ini akan terus kami sempurnakan kedepannya, sehingga benar-benar memberikan kepuasan terhadap masyarakat baik dari segi waktu maupun teknis pelaksanaannya,” imbuhnya.

Sementara itu salah satu Kepala Lingkungan yang memanfaatkan aplikasi chatbot mengatakan bahwa pelayanan aplikasi ini sebagai bagian dari pelayanan daring sangat bagus dalam mendukung kebijakan pemerintah terutama penerapan social distancing maupun physical distancing guna mencegah penyebaran Covid-19. Disamping itu dari segi waktu sangat efektif karena selaku kaling, pihaknya tidak perlu lagi ke puspem untuk mengurus administrasi warganya tapi cukup dari rumah sehingga dapat mengerjakan tugas-tugas lainnya. BW-05

Pantai Sanur Dibatasi untuk Warga

0
PANTAI SANUR DIBATASI - Akses Pantai Sanur, Denpasar Selatan yang dibatasi Desa Adat Sanur bersama Kelurahan Sanur guna memutus mata rantai covid-19.   

Denpasar, baliwakenews.com

Dsa Adat Sanur bersama Kelurahan Sanur, mengambil sikap dengan melakukan pembatasan bagi pengunjung maupun warganya yang akan berekreasi di Panta Sanur. Pembatasan akses pantai yang ada di wilayah Sanur ini, guna memutus mata rantai penyebaran wabah covid-19.

Bendesa Adat Sanur, Ida Bagus Paramarta, Jumat (10/4), mengatakan untuk sementara pihaknya membatasi akses ke pantai yang ada di wilayah Sanur. Pembatasan ini, berlaku bagi mereka yang hendak melakukan rekreasi di pantai, seperti untuk mandi atau rekreasi lainnya.

Dikatakan Paramarta, kegiatan lainnya berupa angkutan sembako ke Nusa Penida masih tetap bisa dilakukan. Bila warga Nusa Peninda pulang kampung masih bisa. Demikian pula kegiatan adat dan keagamaan , seperti nganyut masih diperbolehkan. “Ini merupakan keputusan rapat beberapa waktu lalu,” ujar Paramarta.

Hal senada juga dikatan Lurah Sanur, IB Raka Jisnu. Pihaknya mengatakan akibat merebaknya wabah covid-19 berdampak pada penutupan Pantai Kuta dari aktivitas wisatawan. Karena itu, Sanur akhirnya menjadi pilihan bagi wisatawan untuk berkunjung ke pantai. Karena dalam kondisi covid-19, maka dilakukan langkah antisipasi. Langkah ini, dilakukan dengan membatasi aktivitas warga yang ingin rekreasi ke pantai di wilayah Sanur. ”Untuk aktivitas warga yang mencari mata pencaharian di Pantai Sanur masih tetap diperbolehkan, seperti nelayan tidak ada larangan. Sifatnya hanya membatasi aktivitas yang bersifat rekreasi,” ucap Raka Jisnu.

Ditanya waktu pembatasan ini, Raka Jisnu, menyatakan menuruti imbauan dari pemerintah. Bila sudah diputuskan covid-19 tidak lagi menyebar, maka akan dibuka kembali. Langkah ini semata untuk memutus penyebaran covid-19 yang kini meresahkan warga. BW-02

Ini Lima Usaha yang Tumbuh di Tengah Corona

0
Masyarakat Denpasar saat berkerumun membeli masker dan handsanitizer.

Denpasar, baliwakenews.com
Memandang dampak kemunculan Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 secara utuh, kita akan melihat ada dampak positif terhadap bidang bisnis. Ini ditandai dengan kemunculan berbagai jenis usaha yang memberi solusi ditengah tragedi yang mengerikan ini. Dari fenomena tersebut, Baliwakenews.com merangkum sebanyak lima usaha yang tumbuh di tengah kemunculan Covid-19 di Bali. Usaha ini tidak jauh-jauh dari kepentingan pencegahan penyebaran Covid-19.

Pertama, jual masker kain. Penjual masker kain dadakan saat ini tidak sulit ditemukan, apalagi di Denpasar. Mereka berada hampir di seluruh tempat keramaian, seperti pasar, parkiran, hingga lapangan. Bahkan, ada warga yang berjualan di pinggir jalan dengan menjajakan masker di mobil muatan. Seperti dijumpai Baliwakenews.com di Jl. Hayam Wuruk, di depan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) yang tak beroperasi. Lapak dadakan ini pun diserbu warga, salah satunya ojek online.

Selain karena masker mulut menjadi kebutuhan, lapak ini diserbu karena di spanduk lapak itu bertuliskan “Obral Masker Harga Grosir Murah Meriah Rp.5000/pcs”. Kedua, jual sanitasi tangan. Keberadaan cairan sanitasi ini seakan sepaket dengan masker, sehingga banyak pedagang yang menjual masker dan juga cairan sanitasi dengan botol siap pakai, seperti yang dilakukan Gek Atu. Bahkan ia kerap kewalahan persediaan, sehingga calon pembeli memesan terlebih dahulu.

“Sanitaser yang 60 ml, harga jual Rp.35.000 hingga Rp.40.000,” ujarnya saat ditemui di Denpasar. Ia mengatakan, tertarik untuk berjualan sanitaser dan masker awalnya untuk memudahkan keluarga dan sahabatnya yang juga membutuhkan. Kemudian berkembang, setelah dirinya mengunggah foto sanitaser dan masker di sosial media, sehingga banyak yang berminat untuk memesan. Ketiga, jasa semport disinfektan. Di Bali, peluang usaha ini mulai muncul ke permukaan.

Para penyedia jasa ini umumnya menyediakan layanan untuk berbagai kebutuhan. Mulai dari skala rumah tangga hingga tempat usaha dan perkantoran. Harganya relatif murah, masih di angka ratusan ribu, bergantung luasan lokasi yang disemprotkan. Informasi tentang jasa ini mudah di dapatkan, mulai dari website ataupun sosial media, marketplace. Keempat, yakni jualan kuliner. Usaha ini memang terkesan lumrah. Namun saat ini muncul berbagai kuliner kreatif,.

Ini dilakukan agar usaha kuliner memiliki ciri khas. Seperti iklan bandeng presto yang dijual oleh seorang warga Denpasar, Iwan. Ikan bandeng yang akan dijual pun kualitas super, mulai dari kegurihannya hingga ukuran ikan. Alhasil, usaha tersebut banjir pesanan yang berasal dari keluarga, tetangga, kerabat atau pelanggan baru. “Ya harga murah saja, ada yang kecil mulai dari Rp.25 ribu, berikutnya ada Rp.35 ribu juga. Kami juga siap antar untuk jumlah pesanan terentu,” kata Iwan.

Kelima, jasa kurir. Di tengah keterbatasan aktifitas ke luar rumah, masyarakat cenderung akan memanfaatkan jasa kurir untuk mengirim barang. Jasa kurir ini mulai banyak disediakan berbagai usaha, contohnya depo pengisian air minum isi ulang. Di Denpasar, peluang usaha ini tiada putusnya, bahkan relatif meningkat. Putu, Seorang pengelola depo air minum di Kota Denpasar, mengakui bahwa sejak masyarakat lebih sering di rumah, omsetnya meroket, bahkan kerap kewalahan.

“Ya lumayan meningkat, sejak ada Corona,” ujar Putu. Lantaran mengirim dengan motor, ia mengaku dapat mengambil langganan di lingkup perumahan termasuk pemukiman di jalan gang. Untuk efesiensi pengiriman, ia juga menyediakan produk lain berupa gas melon. “Harga ngambil sendiri sama saja dengan harga kalau gas dikirim, Rp.20 ribu. Untuk air isi ulang, Rp.5000,” ungkapnya. Untuk memaksimalkan pengiriman, pengisian air dibantu oleh istrinya. (BW-06)

Ajak Warga Terapkan PHSB Satgas GR Covid 19 Desa Adat Kerobokan Sambangi Belasan Pasar

0
Satgas GR Covid 19 Desa Adat Kerobokan saat menyasar belasan pasar di Kerobokan.

Kerobokan, baliwakenews.com
Gerakan memerangi penyebaran Covid 19 kini bergelora di Kerobokan.
Tim Satuan Tugas (Satgas) Gotong Royong (GR) Gotong Royong (GR) Covid-19 Desa Adat Kerobokan bahkan terus turun menyambangi belasan pasar yang ada di sana.
Uniknya tim Satgas yang turun lengkap dengan APD, sehingga mengundang perhatian pedagang dan pembeli.
Selain menyerahkan bantuan masker dan hand sanitizer, Satgas ini juga memasang pamflet dan spanduk untuk mengedukasi masyarakat agar menerakan Pola Hidup Sehat dan Bersih (PHSB) di lingkungan mereka.
“Kami sudah menyasar 12 Pasar dari 14 pasar yang ada,” ujar Kasatgas GR Covid 19 Desa Adat Kerobokan, AA Bagus Bayu Joni Saputra dihubungi, Jumat (10/4).
Gung Bayu memaparkan gerakan yang dilakukan ersebut untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona yang lagi mewabah. Selain itu juga untuk mengingatkan kesadaran pedagang dan pembeli yang beresiko tinggi tertular virus ini. Termasuk juga berpotensi membawa virus ke keluarga mereka.
“Pasar merupakan potensi penyebaran virus Covid-19 yang paling besar, dimana banyak terjadi kerumunan orang diantaranya ibu-ibu dan pedagang,” imbuhnya sembari menambahkan dalam kegiatan ini pihaknya menyerahkan bantuan hand sanitaiser 50 liter dan 1000 masker.
Bukan itu saja, pihaknya juga membuka rekening yang saat ini sudah terkumpul Rp 128 jt dari partisipasi gotong royong masyarakat.
Selain itu pihaknya juga akan melakukan pembagian sembako tahap 1 ke rumah tangga tidak mampu sebanyak 100 paket. Nantinya dilanjutkan penyerahan tahap 2 juga 100 paket, sehingga total nantinya ada 200 paket atau 200 KK.
“Desa adat kerobokan terdiri dari 50 banjar yang terletak di kab badung dan kota denpasar dengan 2 desa dan 4 kelurahan. Total ada 14 pasar dan kami sudah turun di 12 pasar. Inilah yang menjadi sasaran kami,” ungkapnya.
Dalam pergerakannya ini, Satgas GR ini bersinergi dengan TNI, Polri, kelurahan, desa, kaling ,STT dan semua stake holder yang ada di Kerobokan.
Dia berharap masyarakat sadar pentingnya mematuhi imbauan pemerintah untuk memutus mata rantai penularan supaya virus segera berlalu dan ekonomi segera pulih.
“Kami juga menyebarkan surat dan edaran ke semua warga banjar,termasuk pemasangan spanduk,baliho dan bilboard yang berisi 14 poin penting mencegah penyebaran Covid 19. Mengimbau pengelola pasar, pedagang dan pembeli harus memakai masker, keluar masuk pasar cuci tangan dengan hand sanitizer yang disediakan wajib oleh pengelola pasar,” Pungkasnya. (WB-04)

Bantu Tanggulangi Covid-19, Fraksi Golkar di Badung Potong Gaji 75 Persen

0
FRAKSI- Ketua Fraksi Golkar Badung, IGN Saskara bersama sejumlah anggota Fraksi Golkar DPRD Badung menyerahkan bantuan dari fraksi ke ketua DPD Golkar Badung, Wayan Suyasa, Jumat (9/4).

Mangupura,baliwakenews.com

Untuk penaggulangan wabah Covid-19, Fraksi Golkar di DPRD Badung, Jumat (10/4) secara resmi melakukan pemotongan gajihnya untuk membantu kegiatan tersebut. Tak Tanggung-tanggu sebesar 75 persen gaji pokok mereka disumbangkan untuk pembelian alat pelindung diri bagi para medis yang terdepan dalam melakukan pencegahan Covid-19.  Anggota fraksi yang menyerahkan gajinya tersebut yakni Ketua Fraksi Golkar Badung, IGN Saskara,  serta sejumlah rekannya seperti Nyoman Suka, Luh Gede Mediastuti,  Nyoman Karyana, AAN Ketut Agus Nadi Putra, Wayan Suyasa dan Ketut Suweni.

IGN Saskara mengatakan, ini merupakan kepedulian bersama dalam menghadapi wabah covid-19. Dana yang dikumpulkan dari anggota fraksi ini nantinya digunakan pembelian alat pelindung diri (APD) bagi para medis yang terdepan dalam menangani wabah covid-19 di kabupaten Badung. “Saat ini baru terkumpul APD sebanyak 10 dus dan 2500 masker untuk dibagikian ke masyarakat serta para medis baik itu nanti di puskesma maupun untuk satgas penaggulangan Covid-19. Ini murni dana ini dari gaji pokok anggota fraksi untuk kemanusian,’’ujarnya.

Sementara Plt. Ketua DPD Golkar Badung, I Wayan Suyasa mengatakan , kegiatan ini bukan lah untuk mencari panggung dalam membantu masyarakat. Tapi, ini adalah bagian dari amanah Partai Golkar untuk bersama masyarakatnya bergotong-royong saling membantu saat kesusahan.”Saya sebagai Plt. Ketua Golkar Badung mengapresiasi atas inisiatif dari farksi Golkar di DPRD Badung ikut berperan dalam kegiatan kemanusiaan ini. Ini bukan saja tugas pemerintah saja, tapi juga kita bersama. Kami tetap mengimbau agar masyarakat  tetap mengikuti imbauan pemerintah mengingat jumlah kasus postif Covid-19 di kabupaten badung semakin meningkat,”terangnya. (BW-05)

Estepers Bagikan Masker ke Warga Kampial

0
Pembagian masker gratis ke warga di Seputaran Puja Mandala, Kampial, Nusa Dua oleh Estepers

Nusa Dua, Baliwakenews.com

Alumni Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) bergerak melawan penyebaran Covid 19. Caranya dengan membagikan masker secara gratis kepada masyarakat. Seperti yang dilakukan di kawasan Puja Mandala, Nusa Dua.

Aksi social alumni  Sekolah Tinggi Pariwisata Bali yang sudah menjadi Politeknik Pariwisata Bali ini dipimpin langsung Ketuanya I Nyoman Sukadana, didampingi Sekjen Estepers I Made Ramia Adnyana, Indra Asmara sebagai Ketua Harian dan Direktur Poltekpar, Ida Bagus Putu serta beberapa perwakilan dari kampus Poltekpar.

Sukadana memaparkan gerakan ini sebagai wujud bhakti sosial Estepers dalam rangka menindak lanjuti program pemerintah untuk selalu menggunakan masker pada saat keluar rumah. Tujuan dari pembagian masker secera gratis ini adalah sebagai tindakan nyata untuk mensosialisasikan kepada masyarakat betapa pentingnya menggunakan masker pada saat bepergian untuk bisa bersama-sama melindungi diri dan melindungi orang lain agar tidak terpapar Covid-19.

Estepers sambung Sukadana menyadari beberapa wilayah masih memerlukan masker. Karenanya pihaknya berinisiatif untuk menggalang dana untuk membeli masker dan kemudian membagikan secara gratis kepada masyarakat. “Pembagian masker wajah ini juga kami lakukan di area seputar kampus Poltekpar dan berpusat di Puja Mandala Kampial , Nusa Dua,” ujarnya sembari mengaku kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari bendesa adat setempat. “Semoga sumbangsih Estepers ini mampu menjadi contoh untuk anggota Alumni yang berjumlah lebih dari 18,500 orang anggota yang tersebar diseluruh Indonesia,” harapnya. WB-04

PDIP Panjer Bagikan 4.000 Liter Disinfektan

0

Panjer, baliwakenews.com

Setelah melakukan penyemprotan  beberapa kali,  kini persediaan cairan disinfektan menjadi perhatian jajaran pengurus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ranting Panjer. Berkenaan dengan hal itu, jajaran pengurus PDIP Ranting Panjer menyerahkan bantuan 4000 liter disinfektan, Jumat (10/4/2020), di wantilan Desa Adat Panjer. Selain menyerahkan bantuan cairan disinfektan kepada kepala lingkungan,  pada saat yang sama diserahkan hand sanitizer dan jamu.

Selain pengurus partai dan masyarakat Panjer, juga  hadir dalam acara itu, anggota Fraksi PDIP DPRD Bali, AA Budiarta, Ni Wayan Sari Galung,  dan seluruh   anggota Fraksi PDIP DPRD Kota Denpasar, seperti Kadek Agus Arya Wibawa, I Wayan Suadi Putra, Made Setiadi, AAK Sujana.

Pemuka masyarakat Panjer yang juga anggota Fraksi PDIP DPRD Kota Denpasar, I Nyoman Darsa, mengatakan bakti sosial ini menganggandeng Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan Bali, Fraksi PDIP DPRD Provinsi Bali, Fraksi PDIP DPRD Kota Denpasar  dan pengurus  Ranting dan Anak Ranting  PDIP se- Kelurahan Panjer.

Selain menyerahkan bantuan cairan disinfektan, juga dilaksanakan penyemprotan menyasar Pasar Desa Panjer, Pura Dalem, balai banjar dan rumah-rumah warga.  Cairan disinfektan itu, nantinya akan dibagikan kepada  9 kepala lingkungan di Kelurahan Panjer.  ‘’Mudah-mudahan dengan pembagian disinfektan ini upaya  memutus rantai penyebaran covid-19 bisa terwujud lebih cepat.  Kami berharap kepada masayarakat di Kelurahan Panjer  untuk tetap selalu waspada, serta selalu menerapkan pola hidup sehat dan bersih (PHSB) dan selalu  menjaga menjaga diri masing-masing. Intinya apa yang menjadi imbauan pemerintah dilaksanakan dengan baik, sehingga tak terpapar virus corona,’’ kata Darsa.

Menurut Darsa, sebelumnya juga sudah dilakukan pembagian masker dan penyemprotan disinfektan. Namun untuk memutus pandemic covid-19 ini, maka penyemprotan akan dilaksanakan secara berkesinambungan.  ‘’Kami juga tengah menyiapkan masker untuk dibagikan kepada masyarakat,’’ katanya. BW-01