Jaga Keamanan Desa di Tengah Corona, Pecalang Baha dapat Pembinaan

0
Panit 1 Binmas Polsek Mengwi Ipda I Ketut Pineh mengatakan, pihaknya melakukan pembinaan terhadap pecalang Desa Baha, Mengwi Badung.

Badung, baliwakenews.com

Semenjak merebaknya wabah corona, beberapa desa dan banjar di Bali melibatkan pencalang dan linmas dalam menjaga lingkungannya. Agar tak terjadi intimidasi dan main hakim sendiri terutama terhadap warga lain atau penduduk pendatang, sejumlah pecalang dibina polisi.

Panit 1 Binmas Polsek Mengwi Ipda I Ketut Pineh mengatakan, pihaknya melakukan pembinaan terhadap pecalang Desa Baha, Mengwi Badung, Kamis (16/4) sekitar pukul 07.30. “Kami juga menyampaikan tata cara tentang cegah virus Corona ke pada masyarakat,” bebernya.

Dilanjutkan Ipda Pineh, pihaknya berharap masyarakat tetap tenang ditengah wabah corona dan tidak mudah percaya berita hoax. “Kami apresiasi para pecalang di Desa Baha yang menjaga wilayahnya dari gangguang kambtimbas,” ucapnya.

Menurut Ipda Pineh, para pecalang dihimbau peka terhadap lingkungannya di tengah pandemi ini. Dalam kewaspadaan ini, pecalang harus menghargai warga lain atau pendatang hingga bisa menghindari hal-hal yang tak diinginkan. “Jangan mengintimidasi, main hakim sendiri dan lainnya. Apabila terjadi permasalahan segera melapor ke pos polisi terdekat atau menghubungi Bhabinkamtibmas,” tegasnya. BW-03

Cegah Penyebaran Covid-19, Warung Makan di Sangeh Tak Layani Pelanggan Makan Di Tempat

0
SPANDUK-Spanduk imbauan masyarakat yang disebar di warung-warung makan di Desa Adat Sangeh agar masyarakat berbelanja makanan tidak makan di tempat melainkan di bungkung di bawa kerumah.

Sangeh,baliwakenews.com
Mencegah kerumunan masa cukup banyak di sejumlah tempat makan di Desa Adat Sangeh, pihak Desa Adat Sangeh memberlakukan imbauan agara warung-warung makan di Desa Adat Sangeh utamanya dengan dengan objek wisata Sangeh tidak memperbolehkan pelanggan makan ditempat atau pembatasan hanya 10 orang saja. Kebijakan ini berlaku untuk mematuhi imbauan pemerintah dalam memutus matarantai virus corona di Desa Adat Sangeh.
Bendesa Adat Sangeh, Ida Bagus Sunarta , Kamis (16/4) mengatakan, dasar dari pemberlakukan imbauan tersebut adalah untuk mengurangi kerumunan masyarakat saat berbelanja di warung makan . “Kita ketahui bersama di Sangeh cukup terkenal dengan wisata kulinernya, jadi ada warung-warung makan bisa menampung tamu hingga 100 orang lebih, melihat kondisi itu dan untuk pencegahan penyebaran virus corona, kami dari desa adat agak memperketat penerimaan pelanggan yang makan ditempat sehingga aturan pemerintah jalan dan ekonomi masyarakat tetap berputar di Sangeh,”tandas Sunarta yang juga anggota DPRD badung tersebut.
Sunarta juga mengatakan, orang yang datang untuk makan di warung-warung makan di Sangeh ini kan tidak saja ada dari warga Sangeh sendiri, melainkan ada juga dari daerah lain sperti Denpasar, Tabanan bahkan dari Buleleng. “Kita perlu pembatasan masyarakat yang masuk ke Desa Adat Sangeh. Kita tidak tahu itu virus corona siapa yang membawa, jalur keluar masuk orang di Desa Adat Sangeh dengan makan di warung ini cukup tinggi juga. Sehingga kami perlu waspada, tapi tidak mematikan perekonomian masyarakat juga,”ujarnya.
Ia mengatakan, masyarakat boleh belanja, tapi disarkan dibungkus dibawa pulang kerumah. “Pemberlakukan kebijakan ini dimulai para Rabu kemarin. Kami memohon permaklumannya kemada masyarakat dan pedagang untuk kebaikan kita bersama dalam memutus mata rantai virus corona di Badung,”ungkap Dewan dua periode tersebut. BW-05

Srikandi DPRD Badung Kembali Grilia Lakukan Aksi Bagi Paket Sembako di Kuta Utara

0
BANTUAN-Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Badung, Yayuk Agustin Lessy saat memberikan bantuan paket sembako bagi warga terdampak wabah virus coronan, Kamis (16/4).

Mangupura,baliwakenews.com
Setelah melakukan penyem protan disinfektan ke sejumlah rumah-rumah warga di Kuta Utara, srikandi PDI Perjuangan Badung, Yayuk Agustin Lessy , kembali melakukan gerakan sosial gotong royong kemasyarakat. Kali ini yang dilakukan untuk percepatan penaggulangan wabah virus corona ini adalah membagi ratusan paket sembako ke warga yang terdampak baik yang terkena pemutusan hubungan kerja hingga masyakat yang kurang mampu di Kuta Utara.
Yayuk Agustin Lessy yang dihubungi, Kamis (16/4) mengatakan, pembangian 600 paket sembako dan masker ini adalah kelanjutan aksi sosial yang telah perna dilakukan secara mandiri beberap waktu lalu di Kuta Utara. “Pertama kegiatan prepentif yang dilakukan untuk pencegahan virus corona meluas kita lakukan penyemprotan disinfektan ke rumah-rumah warga dan memberikan obat disinfektan kerumah-rumah agar masyarakat bisa melakukan penyemprotan secara mandiri,”ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan, ini yang kedua yakni pembagian paket sembako untuk mereka yang benar-benar terdampak. “Kita bagi dua tahap yakni kemarin hari Rabu kita bagikan ke kawasan Kerobokan Kelod, Kerobokan kaja , Kerobokan, Desa Tibubeneng dan sebagain ke Desa Canggu. Kamis ini kita lanjutkan pembagiannya ke Desa Dalung. Mudah-mudahan dengan bantuan ini bisa meringankan beban warga yang terdampak virus corona,”terang Yayuk.
Anggota DPRD Badung ini juga mengimbau ke masyarakat agar tetap mematuhi apa yang telah di instruksikan. “Tetap pakai masker saat keluar rumah, lakukan pola hidup sehat dan bersih serta jaga jarak saat bertemu serta jauhi kerumunan . Dengan cara seperti itu kita bisa memutus mata rantai penyebaran virus corona ini,”paparnya. BW-05

Kasus Positif Corona Bertambah Enam, Jumlah Pasien Sembuh Capai 23

0
Kasus Positif Corona Bertambah Enam, Jumlah Pasien Sembuh Capai 23

Denpasar, baliwakenews.com
Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bali, Dewa Made Indra, bahwa terdapat enam tambahan kasus positif Corona pada Rabu (15/4/2020). Mereka terdiri dari 3 Warga Negara Indonesia (WNI) sebagai Pekerja Migran Indonesia yang baru datang di Bali. Dua orang dengan kasus transmisi lokal, dan satu dalam investigasi. Ini disampaikan di Kantor Dinas Kominfos Provinsi Bali, Renon, Denpasar pada Rabu sore.
Kabar lainnya, dua orang yang sempat positif dikabarkan sembuh setelah menjalani dua kali tes polymerase chain reaction (PCR). “Dua orang tersebut telah dinyatakan negatif Covid-19 setelah dua kali tes berturut-turut, dan keduanya sudah diperbolehkan pulang. Hasil ini juga berarti secara komulatif ada 23 orang yang telah sembuh,” ujarnya. Secara kumulatif, saat ini kasus positif mencapai 98 yang didominasi WNI.
Kata dia, 98 kasus itu terdiri dari 7 WNA dan 91 orang WNI. Dari 91 WNI yang positif, 63 orang merupakan terjangkit di luar negeri atau imported case, 13 orang terinfeksi di daerah lain. Sedangkan 13 orang transmisi lokal atau terinfeksi di Bali atau melakukan kontak dengan orang yang positif di Bali. Sedangkan ada 2 positif yang masih diinvestigasi, karena yang bersangkutan belum bisa dipastikan dimana tepatnya dirinya terinfeksi.
Ia menambhakan, jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh imported case, sedangkan sampai saat ini terdapat 13 kasus transmisi lokal. “Hal ini berarti masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19. Seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya,” ujarnya. Ia mengajak masyarakat agar disiplin dalam mencegah penyebaran.
Soal PMI, Dewa Indra meminta agar masyarakat tidak membangun stigma negatif bahwa PMI sebagai pembawa penyakit. “Ini tidak baik dan tidak benar. Karena mereka ini tidak pernah tahu dirinya telah terinfeksi atau dimana terinfeksinya,” ujarnya. Dia memastikan, semua PMI ini sudah melaksanakan prosedur di tempat mereka bekerja, dan wajib dilakukan rapid test kembali di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. BW-06

Pecalang Desa Adat Kukub, Bagi Masker “Door to door” Ke 1200 Masyarakat

0
MASKER-Pecalang Desa Adat Kukub, Desa Perean Tengah, Tabanan saat melakukan pembagian masker door to door ke masyarakat, Rabu (15/4) petang.

Tabanan, Baliwakenews.com

Kepedulian masyarakat untuk gotong royong dalam pencegahan wabah covid-19 terus digalakan. Bahkan ditingkat Desa Adat, sejumlah pecalah melakukan aksi sosial dengan membagi masker secara door to door ke masyarakat Desa Adat Kukub, Perean Tengah, Tabanan, Rabu (15/4).

Ketua Pecalang Abimayu XXI Desa Adat Kukub, Desa Perean Tengah, I Wayan Nonok Ariadi mengatakan, aksi sosial bagi-bagi masker ini adalah bagian dari kepedulian desa adat dalam melakukan pencegahan wabah covid-19.” Kegiatan ini adalah untuk mengimbau masyarakat akan instruksi pemerintah Kabupaten Tabanan yang meminta masyarakat saat keluar rumah wajib menggunakan masker. Ini juga bagian dari sosialisasi pihak desa adat dalam kegiatan gotong royong mencegah atau memutus mata ratai wabah covid-19,”ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pembagian masker ini totalnya sebanyak 1200 masker dan baru dibagikan sebanyak 500 masker. “Sisanya yang 700 masker kita bagikan kembali pada Jumat 17 April 2020 mendatang,”ungkapnya.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar mematuhi imbauan pemerintah dan tetap menerapkan pola hiduyp bersih dan sehat. “Raji cuci tangan, jaga jarak, jauhi kerumunan dan kalau tidak ada kebutuhan mendesak lebih baik tinggal dirumah saja,”saranya. BW-05

Badung Gratiskan 59.975 Pelanggan PDAM Berlaku Mulai Mei Hingga Juli 2020

0
Wabup Suiasa didampingi Dirut I Ketut Golak saat memberikan keterangan kepada awak media pada Jumpa Media di RJ Wakil Bupati Puspem Badung, Rabu (15/4).

Mangupura,baliwakenews.com
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta telah memutuskan enam kebijakan stategis dalam penanggulangan penyebaran Covid-19 dan dampak sosial yang ditimbulkan. Salah satunya adalah kebijakan menggratiskan penggunaan jasa air minum yang dikelola oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Mangutama Kabupaten Badung kepada pelanggan.
Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa bersama Diretur Utama (Dirut) Perumda Air Minum Tirta Mangutama I Ketut Golak didampingi Kabag Humas Made Suardita memberikan keterangan resmi terkait dengan penggratisan yang dilakukan untuk pelanggan PDAM saat Jumpa Media di Rumah Jabatan Wakil Bupati Puspem Badung, Rabu (15/4).
Wabup Suiasa mengatakan kebijakan ini mengacu pada Permendagri Nomor 71 tahun 2016 tentang Perhitungan dan Penetapan Tarif Air Minum, sehingga dilakukan secara terarah, terukur dan teratur. “Ini perlu kami sampaikan untuk menghindari adanya pemikiran-pemikiran serta pemahaman yang bias di masyarakat terkait kebijakan penggratisan biaya penggunaan air minum,” tegas Wabup.
Dijelaskan, penggratisan pembayaran air minum ini berlaku untuk klaster atau golongan sosial A, B, dan G yang diberikan secara penuh. “Untuk klaster ini dibebaskan secara penuh,” ucapnya.
Selanjutnya, pembebasan untuk klaster atau rumah tangga D1,D2, dan D3. “Untuk kategori rumah tangga ini dibebaskan untuk pemakaian 10 M3 perbulan.  Kenapa tidak lebih, ini mengacu kepada Permendagri Nomor 71 tahun 2016 tentang Perhitungan dan Penetapan Tarif Air Minum dimana dalam pasal 1 angka 10 disebutkan Standar Kebutuhan Pokok Air Minum adalah kebutuhan air sebanyak 10 meter kubik/kepala keluarga/bulan atau 60 liter/orang/hari, atau sebesar satuan volume lainnya. Disamping itu, mengapa tidak semua digratiskan, karena PDAM juga perlu menjaga stabilitas dan kesehatan perusahaan,” kata pejabat asal Pecatu ini seraya mengatakan untuk penggunaan lebih dari 10 M3 perbulan maka pelanggan dikenakan tarif normal.
Walau digratiskan Suiasa menghimbau agar masyarakat tidak semena-mena dalam menggunakan air tapi digunakan se-efektif dan se-efisien mungkin, prioritaskan untuk kepentingan minum, memasak, mandi dan keperluan ibadah. “Ini penggunaannya 10M3 perbulan. Karena itu saya himbau, agar masyarakat menggunakan air se-efisien dan se-efektif mungkin sesuai dengan kebutuhan,” kata Suiasa seraya menambahkan kebijakan itu mulai berlaku untuk pembayaran bulan Mei, Juni dan Juli 2020.
Dijelaskan kebijakan yang diputuskan oleh Bupati Badung I Noman Giri Prasta itu berlaku terhadap 59.975 sambungan langsung atau pelanggan atau setara dengan 359.850 orang. Bilamana kebijakan itu dirupiahkan, maka kebijakan tersebut senilai Rp7,9 Miliar lebih selama tiga bulan.
Rincian pembebasan beban untuk Sosial A sebanyak 35 SL (Saluran langsung), sosial B sebanyak 1.151 SL. Selanjutnya untuk saluran rumah tangga D1 sebanyak 3.244 SL, D2 sebanyak 41.068 SL, dan D3 sebanyak 14.477 SL. Untuk diketahui, Sosial A dan G merupakan saluran untuk kamar mandi dan WC umum, terminal air, keran umum. Sosial B merupakan yayasan sosial, sekolah negeri/swasta, panti asuhan, dan rumah ibadah. Sementara untuk golongan rumah tangga D1, D2 dan D3 mengacu pada lebar jalan dimana D1 dengan ketentuan perumahan yang di muka rumah terdapat jalan yang lebarnya termasuk got 0-3,99 meter, rumah tangga D2 ketentuan perumahan yang di muka rumah terdapat jalan yang lebarnya termasuk got 4-6,99 meter dan rumah tangga D3 dengan ketentuan perumahan yang dimuka rumah terdapat jalan yang lebarnya termasuk got 7 meter keatas.
Sementara itu Dirut Perumda Air Minum Tirta Mangutama I Ketut Golak mendukung penuh kebijakan pemerintah Kabupaten Badung di bawah kepemimpinan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa. Untuk mendukung kebijakan pemerintah, pihaknya selaku direksi tidak menghitung untuk rugi. Yang terpenting baginya memberikan kemudahan bagi masyarakat ditengah wabah Covid-19 serta dampak yang ditimbulkannya.
Untuk menyukseskan kebijakan Bupati Badung selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kebupaten Badung, pihaknya berupaya memaksimalkan pelayanan air terhadap seluruh pelanggan yang digratiskan yaitu sebanyak 59.975 sambungan langsung dari total keseluruhan pelanggan sebanyak 73 ribu lebih sambungan langsung. “Walaupun digratiskan, tidak akan mengurangi pelayanan kami kepada masyarakat,” tegasnya.BW-05

Kakorlantas dan BRI Bantu 6.249 Ribu Supir di Bali

0
Direktur Lalulintas Polda Bali Kombes Wisnu Putra

Denpasar, baliwakenews.com

Realisasi program pemerintah pusat yaitu Jaring Pengaman Sosial (JPS) di tengah situasi sulit karena virus Corona dimulai, pada Rabu (15/4/2020). Melalui vidio conference, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Istiono bersama Direktur Utama BRI di Jakarta dan disaksikan seluruh Dirlantas se-Indonesia, akan membagikan bantuan terhadap puluhan ribu supir.

Di Bali, 6.249 sopir akan mendapat bantuan Rp 600 ribu tiap bulan. Seperti diungkapkan, Dirlantas Polda Bali Kombes Pol. Wisnu Putra, kegiatan ini merupakan program pemerintah pusat kepada warga yang berprofesi jadi sopir di Indonesia. “Seperti statmen Kakorlantas manyadur pernyataan Bapak Presiden RI bahwa dengan situasi saat ini pemerintah pusat sangat arif dan bijaksana, membuat program yaitu Jaring Pengaman Sosial atau JPS,” ujarnya.

Tahap awal, disasar masyarakat berprofesi bidang transportasi. Dengan demikian pihaknya akan melatih para pengemudi. Diharapkan bukan hanya datang menerima bantuan dari BRI, tapi mendapat pelatihan dari kepolisian sehingga jadi bekal dan lebih tertib lagi dalam melaksanakan profesi sebagai pengemudi.

“Pelatihan dilaksanakan selama tiga bukan di masing-masing polres. Di Bali kan ada sembilan kabupaten/kota. Kami di Ditlantas juga melaksanakan pelatihan tersebut. Ada 6.249 orang seluruh Bali mendapat bantuan ini. Mereka adalah sopir taksi, bus, truk dan travel,” kata Kombes Wisnu.

Pelatihan tersebut dibagi tiga sesi. Sesi pertama terkait upaya pencegahan COVID-19. Selanjutnya sesi kedua diberi pelatihan safey riding dan terakhir dilatih beri pelayanan berbahasa Inggris. “(Pelatihan) ini cocok untuk driver di Bali karena tujuan wisatawan dunia. Mendekati bulan depan atau Juni, apabila situasi pulih, tamu asing  mulai datang ke Pulau Dewata, mereka bisa melayani pakai Bahasa Inggris,” ucap mantan Wakasatlantas Poltabes (sekarang Polresta) Denpasar ini. BW-03

Galang Donasi, Pramusti Bali Ngamen Dalam Jaringan

0
Galang Donasi, Pramusti Bali Ngamen Dalam Jaringan

Denpasar, baliwakenews.com
Aksi sosial dalam jaringan (daring) kian ramai dijadikan solusi lantaran keterbatasan aktifitas di luar rumah. Ini juga dimanfaatkan oleh kelompok seniman, Pramusti Bali. Bersama belasan musisi Bali ternama, kelompok ini melangsungkan ngamen dalam jaringan untuk menggalang donasi, yang akan disalurkan kepada warga yang terdampak. Ini dikatakan Ketua Pramusti Bali, IGN. Nuryana pada Rabu (15/4) di Renon, Denpasar.

Murthana yang juga Wakil Ketua KPID Bali ini mengatakan, langkah ini dilakukan dalam rangka mematuhi imbauan Pemerintah Provinsi Bali tentang protokol percepatan penanganan Virus Corona. “Ini sekaligus menggugah rasa kepedulian artis penyanyi dan musisi Bali. Donasi yang terkumpul dalam acara ngamen online ini, akan disalurkan untuk mendukung Pemerintah dalam menangulangi penyebaran Virus Corona,” ungkapnya.

“Untuk pencegahan marilah kita mematuhi kebijakan pemerintah dan selalu menjaga kesehatan dengan cuci tangan dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah,” imbuh pria yang akrab disapa Rahman. Kata dia, bagi para donatur yang ingin berpartisipasi dalam acara amal ini dapat menyalurkan dananya melalui rekening BRI No. 098501025053535 atas nama Komunitas Budaya Pramusti Bali. BW-06

Sinergi Pemkab Singaraja Bersama Dealer Honda, Siapkan Wastafel Portabel di 7 Titik Strategis

0
TEMPAT CUCI TANGAN - Astra Motor Bali bersama dengan 7 dealer resmi Honda di wilayah Singaraja, bersinergi dengan Pemkab Singaraja menyiapkan bantuan berupa tempat mencuci tangan di 7 titik strategis di Kota Singaraja, Rabu (15/4/2020).

Denpasar, baliwakenews.com

Bentuk kegiatan sosial yang dilakukan Astra Motor Bali, melalui program CSR Honda Untuk Bali secara berkesinambungan terus bergerak cepat hingga ke kabupaten di seluruh Bali. Sesuai dengan imbauan dari pemerintah untuk melakukan physical distancing (jaga jarak fisik), serta menjalani pola hidup sehat dan bersih, Astra Motor Bali bersama dengan 7 dealer resmi Honda di wilayah Singaraja, bersinergi dengan Pemkab Singaraja menyiapkan bantuan berupa tempat mencuci tangan di 7 titik strategis di Kota Singaraja, Rabu (15/4/2020).

Penyediaan wastafel portabel ini diawali dengan penyerahan secara langsung oleh gabungan dealer Honda Singaraja kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Singaraja, di Taman Kota Singaraja.

Dalam acara serah terima tersebut, Sekda Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd., mengucapkan terima kasih atas kepedulian pihak swasta dalam hal ini Dealer Honda yang telah memberikan bantuan CSR berupa tempat cuci tangan. Bantuan ini nantinya akan di pasang di 7 lokasi keramaian, di antaranya Taman Kota, Pasar Buleleng, Pasar Banyuasri sementara, Pasar Banyuasri mobil, Pasar Anyar, Pasar Bungkulan dan Pasar Tamblang yang akan dimonitor penangannya oleh PD Pasar Buleleng. “Bentuk bantuan ini sangat bermanfaat, khususnya untuk masyarakat Singaraja yang sekaligus mengedukasi mereka untuk selalu mencuci tangan di air mengalir, sehingga secara mandiri mereka bisa melakukan pencegahan dimulai dari tindakan dasar mencuci tangan dengan baik yang membuat kita terhindar dari kuman,“ kata Gede Suyasa.

Usai acara serah terima, secara serentak wastafel tersebut langsung dipasang di titik yang sudah disasar melibatkan 7 dealer Honda (Astra Motor Singaraja, Astra Motor Sangsit, Astra Motor Seririt, Garuda Agung Motor, Mertha Buana Motor, Dealer 63 Sehatera A Yani dan 63 Ngurah Rai). Terlihat antusias masyarakat yang langsung memanfaatkan wastafel tersebut untuk mencuci tangan.

Owner Dealer Honda 63 Sejahtera, Budi Sanjaya, mengatakan sejalan dengan program Satu Hati bersama Indonesia Sehat, pihaknya ingin berpartisipasi dalam membantu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu sehat, yang secara otomatis juga turut membantu perekonomian masyarakat ditengah kondisi seperti ini. “Bantuan wastafel ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian kami dari Honda, sekaligus kami ingin mengedukasi masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Kami berharap gerakan cepat pemasangan wastafel di lokasi pasar ini, bisa bermanfaat dan masyarakat diharapkan turut juga menjaga kebersihan wastafel tersebut,” ujarnya.

Kegiatan CSR yang sudah dijalankan Astra Motor Bali bersama dealer resmi, di antaranya penyediaan wastafel portabel di area Denpasar, Klungkung, Gianyar dan kini Singaraja, serta akan menyusul kabupaten lainnya. Sementara untuk membantu meringankan beban masyarakat, Honda juga sudah melakukan pemberian sembako bagi petugas kebersihan, supir angkot, driver ojek online, para medis di rumah sakit Sanglah, para pedagang, serta perajin di wilayah Tampak Siring dan karyawan jasa penyeberangan di Dermaga Sanur yang turut terdampak wabah ini. BW-02

Tiba di Bandara Ngurah Rai, 40 PMI Asal Denpasar Dikarantina di Hotel

0
PMI KARANTINA - Pemkot Denpasar, saat memberikan arahan kepada PMI asal Denpasar yang baru pulang untuk dikarantina selama 14 hari di salah satu hotel di Denpasar, Selasa (14/4/2020).

Denpasar, baliwakenews.com

Pemerintah Kota Denpasar, melakukan karantina 40 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Denpasar, yang baru tiba di Bandara Ngurah Rai, Selasa (14/4/2020) sekira pukul 22.00 Wita.

Begitu mendarat di Bandara Ngurah Rai dan mengikuti test di bandara, PMI inipun dibawa untuk dikarantina di salah satu hotel di Denpasar. “Kami jemput langsung dengan bus dan kami bawa ke tempat karantina di salah satu hotel berbintang di Denpasar,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Rabu (15/4/2020).

Dikatakan Dewa Rai, ke-40 PMI ini akan menjalani karantina selama 14 hari. Dari hasil tes di bandara, semua PMI asal Denpasar negatif covid-19. “Meski hasilnya negatif, ke-40 PMI tetap menjalani karantina selama 14 hari di salah satu hotel sebagai langkah antisipasi. Jika nantinya selama karantina ada yang positif akan langsung dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.

Selama 14 hari masa karantina ini, pihaknya tak memperkenankan pihak keluarga PMI menjenguk dan hanya bisa berkomunikasi via telepon atau media sosial. Selain itu, selama masa karantina akan diawasi selama 24 jam oleh 3 tenaga medis dari RSUD Wangaya maupun puskesmas termasuk juga dijaga Satpol PP Kota Denpasar. “Setelah dilakukan tes dua kali dan hasilnya negatif, baru kami kembalikan ke rumah masing-masing,” ucapnya.

PMI yang baru tiba ini, lanjut dia, kebanyakan bekerja di kapal pesiar dan juga hotel di luar negeri. “Ke-40 PMI yang baru pulang ini didominasi laki-laki. Selama masa karantina di hotel ini, PMI akan mendapatkan layanan berupa makan dan perawatan. Sedangkan untuk tempat isolasi hingga kini sudah ada 5 hotel yang siap di Denpasar dengan 400 kamar,” tandasnya. BW-02

Undwi Bagikan 580 Masker Gratis di Penatih

0
Undwi Bagikan 580 Masker Gratis di Penatih

Denpasar, baliwakenews.com
Menyediakan masker sebagai sarana dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), turut dilakukan oleh Universitas Dwijendra. Gerakan ini dilakukan dengan menyumbangkan 580 masker kain kepada Lurah Penatih, I Wayan Astawa, pada Rabu (15/4) di Kantor Lurah Penatih, Jl. Trengguli, Denpasar timur. Ini diserahkan oleh Rektor Universitas Dwijendra, Dr. Ir. Gede Sedana, M.Sc.MMA; Ketua Yayasan Dwijendra, Ketut Wirawan SH, Mhum didampingi para staf.

Selain ratusan masker, pihaknya juga menyumbang media edukasi berupa pamflet, yang berisikan informasi tentang penerapan PHBS, serta protokol lainnya berkenaan pencegahan penularan Covid-19. “Ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat, yang bertujuan meringankan beban masyarakat sekaligus membantu program pemerintah untuk mencegah meluasnya penularan Covid-19,” ungkap Sedana, di sela penyerahan bantauan.

Ditujunya Kelurahan Penatih, bukan tanpa alasan. Kata Sedana, ini juga merupakan upaya untuk merawat sinergitas Undwi dan Kelurahan Penatih, yang selama ini terjalin dalam berbagai bidang. Sehingga, momentum ini diharapkan semakin mempererat hubungan tersebut, pada saat ini dan di masa depan. “Paling tidak, kami dari Universitas Dwijendra bisa memberikan edukasi kepada masyrakat, apa saja yang harus dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19,” terangnya.

Selain melakukan edukasi jemput bola, Sedana mengatakan bahwa pihaknya juga secara rutin melakukan edukasi kepada masyarakat luas melalui imbauan di media sosial, yang dikemas dalam bentuk video edukasi. “Berbagai gambar, berbagai video tentang pencegahan Covid-19 kami edarkan kepada masyarakat. Tidak hanya universitas, tapi juga maasing-masing fakultas, masing-masing prodi, aktif menyerukan edukasi melawan virus Covid-19,” ungkapnya.

Sementara, Lurah Penatih, I Wayan Astawa mengucapkan terimakasih atas kepedulian Undwi terhadap masyarakatnya. Kata dia, bantuan masker dan pamplet ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini, karena manfaatnya bisa langsung dinikmati masyarakat. “Tentu bantuan ini sangat bermanfaat sekali. Memang ada beberapa warga kami yang dirumahkan, dengan adanya sumbangsih ini, tentu bisa mengurangi beban masyarakat kami,” terangnya. BW-06

TNI/Polri Bagikan 1000 Nasi Bungkus

0
TNI/Polri Bagikan 1000 Nasi Bungkus

Denpasar, baliwakenews.com

Polda Bali bekerja sama dengan Kodam IX Udayana bersatu melawan Covid 19 melalui kegiatan peduli kasih yaitu bagi-bagi nasi bungkus kepada tukang parkir, orang tua, sopir angkot,tukang ojek, tukang suun di seputaran kota Denpasar. Selasa, 14/4/2020.

Polda Bali dalam hal ini Sat Brimodda Bali mendirikan dapur lapangan di Lapangan Puputan Badung. Pendirian dapur lapangan tersebut guna pendistribusian 1000 nasi bungkus kepada masyarakat yang kurang mampu dan terdampak Covid 19.

Dalam kegiatan peduli kasih ini, turut hadiri oleh Waka Polda Bali Brigjen Pol. Drs. I Wayan Sunartha, Dandim 1611 Badung Kolonel Inf. Puguh Binawanto, Dansat Bimob Polda Bali Kombes Pol. Ardiansyah Daulay, dan Kapolresta Denpasar AKBP. Jansen Avitus Panjaitan.

Seijin Waka Polda Bali Brigjen Pol. Drs. I Wayan Sunartha, Dansatbrimob Polda Bali Kombes Pol Ardiansyah Daulay, S.I.K., M.H. selaku ketua panitia menjelaskan bahwa kegiatan peduli kasih ini merupakan wujud nyata tindakan dari Kepolisian Daerah Bali dan Kodam IX Udayana dalam rangka membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 sekaligus mengharapkan doa dari masyarakat, agar covid 19 segera berakhir.

“Dengan 80 personel gabungan TNI / Polda Bali menggunakan truk, kami membagikan langsung satu per satu nasi jinggo kepada masyarakat yang kurang mampu. Sasaran pembagian nasi bungkus untuk makan siang kepada masyarakat yang tetap bekerja seperti berprofesi sebagai tukang ojek, sopir angkot, penjual pinggir jalan, para tukang sapu jalan, tukang suun dan tuna wisma,” ujar Kombes Pol Daulay

Ditambahkan lagi, kegiatan sosial ini akan dilaksanakan untuk membantu masyrakat yang terdampak Covid 19 dan akan dilaksanakan terus menerus bersama instansi terkait lainnya, sehingga beban masyarakat bisa teratasi dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Selain membagikan nasi bungkus, para personel gabungan TNI / Polda Bali juga memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tidak keluar dari rumah jika tidak penting, selalu memakai masker jika keluar dari rumah dan selalu mencuci tangan untuk membersihkan virus virus yang menempel di tangan,” pungkas Kombes Pol. Daulay. BW-03

Diduga Akibat Arus Pendek, Pos Tiket Terbakar

0
Terbakar: Salah satu Pos tiket yang terbakar di Objek Wisata Kawasan Luar Pura Uluwatu.

Pecatu, Baliwakenes.com
Diduga akibat terjadi hubungan arus pendek, sebuah pos tiket di Objek Wisata Uluwatu, Selasa (14/4) terbakar.
Menurut Kelian Desa Adat Pecatu, Made Sumertha kejadian yang mengagetkan tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 Wita. Saat kejadian relatif sepi karena Objek wisata tersebut sedang tutup.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh penjaga piket di objek tersebut. Dimana api tiba-tiba muncul dan membakar Pos I yang berada di sisis utara pintu masuk ke objek ini.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Sementara kerugian ditaksir mencapai Rp 200 juta. Karena bangunan dan isi di dalamnya hangus terbakar.
“Penyebabnya sedang ditelusuri, memang ada yang menduga kalau kebakaran terjadi karena ulah monyet, namun diperkirakan karena adanya hubungan arus pendek,” ujarnya Anggota Dewan Badung ini.
Mengingat banyaknyan colokan yang ada dan mencegah kejadian seperti ini, pihaknya berharap kepada pihak PLN untuk melakukan pengecekan kondisi kabel yang ada di sana.
Karena pihaknya saat ini sedang ada piodalan di Pura dalem dan Kahyangan, nantinya akan sekaligus dilakukan upacara Ngulapin di lokasi. BW-04

Pramuka Kwarda Bali Programkan Cuci Tangan Hadiah

0
Pramuka Kwarda Bali Programkan Cuci Tangan Hadiah

Denpasar, baliwakenews.com
Cuci tangan, dapat hadiah. Kalimat tadi nampak unik di tengah derasnya ajakan pemerintah untuk membiasakan masyarakat mencuci tangan, dan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) lainnya. Gerakan ini dilakukan oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bali, melalui Satgas Pramuka Peduli Covid-19 Kwarda Bali, yang ditandai dengan pemasangan wastafel perdana pada Selasa (14/4/2020).
Wastafel ini pertama ditempatkan di Gedung Pramuka Kwarda Bali, Jl. Tantular No.11, Dangin Puri Klod, Kec. Denpasar Timur. “Saya mengajak masyarakat untuk kerja sama agar dapat menaati yang menjadi aturan, karena itu semuanya untuk kebaikan dari pada kita sendiri. Mari kita biasakan mencuci tangan dengan sabun dengan air yang mengalir,” ujar Ketua Gerakan Pramuka Kwarda Bali, I Made Rentin usai meresmikan fasiltas.
Kata dia, selanjutnya pemasangan wastafel akan diperluas ke tempat-tempat strategis lainnya. Melalui program ini, bagi warga yang mencuci tangan dengan benar, maka akan mendapatkan apresiasi berupa cinderamata. Para peserta harus memenuhi syarat, seperti wajib menggunakan masker dan menjaga jarak dengan orang lain. Ini juga dikatakan Ketua Satgas Pramuka Peduli Covid-19, Mayor Laut (KH) Bagus Partha Wijaya.
Dia mengatakan, hadiah dari program cuci tangan ini cukup menarik dan terbuka untuk masyarakat umum. “Setiap peserta yang mencuci tangan, berhak mendapat kesempatan undian hadiah menarik berupa t-shirt, handsanitizer, masker, sabun cuci tangan, pin, buff, gelang sport, tumbler dan masih banyak lagi, hanya dengan mencuci tangan saja,” ujarnya menarik minat masyarakat.
Program ini merupakan wujud nyata peran Kwarda Bali dalam mendukung pengendalian penyebaran Covid-19 di Bali. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat. Seorang warga, I Made Oka (24), mengapresiasi kepedulian Pramuka Kwarda Bali dalam melakukan kegiatan kemanusiaan. “Fasilitas ini sangat baik sekali disediakan tempat cuci tangan begini, masyarakat semakin mudah cuci tangan” pungkasnya. BW-06

Badung Sulap Hotel Jadi Tempat Karantina Covid-19

0
Wabup Suiasa didampingi Kadiskes I Nyoman Gunarta disaat meninjau hotel untuk karantina Covid-19, Selasa (14/4)

Mangupura, baliwakenews.com

Menindaklanjuti langkah strategis Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dalam menangani Covid-19, dimana salah satunya berupa menyiapkan rumah singgah untuk karantina bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan mahasiswa Badung yang pulang dari luar negeri, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa langsung gerak cepat dengan mengunjungi beberapa hotel bintang 4 di Kuta untuk dijadikan sebagai tempat karantina dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

Didampingi dan diawasi oleh petugas medis, Pemkab juga telah menetapkan persyaratan khusus yang harus dipenuhi pihak hotel sebagai lokasi karantina. Pemkab saat ini mengamankan beberapa fasilitas akomodasi untuk memastikan bahwa hotel tersebut siap ketika dibutuhkan. “Sejauh ini yang telah siap 1 hotel di wilayah Kuta dengan 64 kamar sebagai tempat karantina PMI asal Badung dan 25 kamar untuk petugas medis. Nantinya dengan skema saat sampai bandara, PMI langsung diarahkan untuk diperiksa petugas medis secara komprehensif. Apabila dari hasil tes medis tersebut ada PMI yang terindikasi positif Covid-19 maka akan langsung dibawa kerumah sakit rujukan untuk mendapatkan perawatan medis, sedangkan PMI yang hasil testnya negatif kita langsung arahkan ke hotel tempat karantina,” ujar Wabup Suiasa, Selasa (14/4/2020).

Wabup Suiasa juga mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada para pengusaha hotel karena sudah ikut bersinergi untuk turut serta dalam memberikan perawatan yang diperlukan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Pihaknya juga memastikan kesehatan dan keselamatan warga dan penduduk Badung yang kembali dari luar negeri dengan menampung mereka di hotel dengan fasilitas yang baik dengan didampingi petugas medis selama menjalani masa karantina. “Kami menghargai inisiatif pemilik hotel dan fasilitas akomodasi wisata yang ingin menyumbangkan unit hotel mereka untuk menerima kasus karantina. Kami berkomunikasi dan berkoordinasi dengan mereka untuk memastikan bahwa semua persyaratan dan standar yang diperlukan dipenuhi,” kata Suiasa.

Pihaknya juga memuji integrasi dan upaya bersama antar semua lembaga untuk mengatasi krisis Covid-19 saat ini, baik mereka yang berada di lingkungan Pemkab maupun tim yang bekerja di lapangan. “Upaya Pemkab bersama semua unsur dalam mengingatkan kewaspadaan serta mengedukasi masyarakat mengenai pencegahan penyebaran pandemi Covid-19 sangat penting untuk dilakukan,” terangnya.

Sebelum meninjau tempat karantina untuk PMI, Wabup Suiasa menyempatkan diri mengunjungi tempat karantina tim medis RSUD Badung di Kelurahan Kapal. Serta mengecek kesiapan dan kelengkapan APD tenaga medis yang bertugas di beberapa puskesmas di Kabupaten Badung yang meliputi wilayah Abiansemal, Mengwi, Kuta Utara dan Kuta sebagai garda terdepan dalam menanggulangi penyebaran Covid-19.

Dalam kunjungannya ke beberapa puskesmas, Wabup Suiasa didampingi oleh anggota DPR RI Komisi VIII IGN Alit Kesuma Kelakan yang sekaligus memfasilitasi pendistribusian APD bantuan pemerintah pusat. “Kami selaku wakil rakyat berusaha membantu Pemkab dan masyarakat dengan mendistribusikan APD kepada semua tenaga medis yang ada di masing-masing puskesmas wilayah Kabupaten Badung. Karena selama ini bantuan APD pemerintah pusat diutamakan untuk rumah sakit rujukan di setiap daerah.” ujar Alit Kelakan seraya menjelaskan pihaknya selaku anggota DPR RI selalu berkomunikasi dengan pemerintah daerah Kabupaten Badung dalam upaya menanggulangi penyebaran Covid-19 di masyarakat.

Menangggapi hal tersebut Wabup Suiasa menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada mantan Wakil Gubernur ini. “Kami mewakili pimpinan pemerintahan daerah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada anggota DPR RI Perwakilan Bali Bapak IGN Alit Kelakan karena secara proaktif sudah ikut mendukung pemerintah Kabupaten Badung dalam memfasilitasi pemenuhan APD bagi tenaga medis kita di semua puskesmas Kabupaten Badung. Pemerintah daerah juga memberikan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada petugas medis yang mempertaruhkan jiwa dan raganya berada di garda terdepan dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Badung. Harapan kita semua semoga kondisi ini lekas berlalu sehingga kehidupan masyarakat kembali berjalan normal,” jelasnya.

Pada kegiatan peninjauan beberapa hotel, Wabup Suiasa turut didampingi oleh anggota DPRD Kabupaten Badung AA Anom Gumanti dan Luh Gede Sri Mediastuti, Kadis Kesehatan Nyoman Gunarta, Kadis Kominfo IGN Jaya Saputra, Kabag Humas I Made Suardita. BW-05