Kuta, baliwakenews.com
Sejak beberapa hari ini tumpukan sampah terlihat menghiasi beberapa titik wilayah Tuban dan Kuta.Tumpukan sampah tersebut muncul di beberapa ruas jalan Pantai Kuta serta di Jalan Kediri Tuban. Seperti yang terjadi Selasa 21 Nopember 2023. Padahal ada spanduk larangan membuang sampah terpasang di sebelahnya. Kondisi ini dipungkiri mantan Bendesa Adat Kuta, Wayan Wasista.
Wasista berharap agar TPS3R di wilayah Kuta dapat terealisasi. Masyarakat Kuta, sambung dia sangat mengharapkan dan mendorong agar TPS3R ini dapat segera terealisasi. Sebab keberadaannya sangat penting bagi Kuta dalam mewujudkan destinasi wisata yang bersih dan nyaman. “Kalau itu bisa terealisasi sangat bagus sekali dalam menjaga kebersihan,” ujarnya sembari mengaku kalau pohaknya sudah melirik lahan pemerintah yang berada di belakang pekuburan Padang Seni. Lokasi lahan dinilai cukup representatif dan cukup strategis serta tersembunyi. “Lahan itu merupakan satu-satunya tempat yang sangat memungkinkan dibuat TPS3R, ditengah keterbatasan lahan yang ada,” ujarnya.
Salah seorang tokoh masyarakat Tuban, Gede Agus Sujasa juga tidak menampik kalau sejak beberapa hari belakangan kondisi sampah memang menumpuk di beberapa titik wilayah Tuban.
Pihak DLHK sendiri diketahui telah melakukan pengangkutan, namun hal itu dirasa belum tuntas menangani sampah tersebut. Spanduk larangan pembuangan sampah juga sudah terpasang di lokasi, namun sampah masih saja didapati di lapangan. “Belakangan ini sampah memang terlihat menumpuk di beberapa titik. Biasanya sampah itu diangkut oleh DLHK,”ujarnya.
Agus juga tidak menampik kalau masalah sampah masih menjadi momok di wilayah Tuban. Selama ini masyarakat mengandalkan jasa sampah swakelola dan DLHK Badung untuk menangani persoalan tersebut. Namun hal itu dirasa belum cukup mengatasi, mengingat sampah yang dihasilkan perhari di wilayah tuban berjumlah 8 ton. Terlebih pasca terbakaranya TPA Suwung, pembuangan sampah memang menjadi kendala selama ini.
Karenanya dia berharap wacana yang dilontarkan Bupati Badung terkait pengadaan TPS3R di masing-masing kelurahan dan desa dapat benar-benar direalisasikan. Khususnya untuk di Tuban.
“Keberadaan TPS3R di wilayah Tuban sangat mendesak, mengingat persoalan sampah sangat pelik untuk diurai. Dengan keberadaan TPS3R, permasalahan sampah akan sedikit terurai. Apalagi masyarakat sangat mendukung dan berharap realisasi TPS3R ini,” paparnya.
Bahkan sudah ada lahan yang diusulkan menjadi lokasi TPS3R itu berada di belakangan kuburan Padang Seni. “Usulan ini sudah kami ajukan sejak dulu. Seperti apa prosesnya kami juga tidak tahu. Tapi kami harap komitmen pak bupati dalam merealisasikan TPS3R benar-benar dapat terwujud di Tuban. Sebab keberadaanya sangat dibutuhkan, kan tidak elok ketika wisatawan baru landing disuguhkan pemandangan tumpukan sampah di beberapa titik,” pungkasnya. BWN-04

































