Mangupura, baliwakenews.com
Kehilangan helm mungkin terdengar sepele, tapi bagi Ni Kadek Ayu Apriani (37), karyawan Villa Petitenget, momen itu menjadi awal dari rangkaian kejadian yang tak biasa. Setelah helmnya hilang pada Jumat (20/11), ia bersama manajer villa memeriksa CCTV. Rekamannya jelas, seorang remaja mengambil helm lalu kabur. Screenshot pelaku pun disebar ke warga sekitar.
Beberapa hari kemudian, Minggu (23/11), keberuntungan pelaku berakhir di tangan seorang nelayan, Made Buda (46). Tanpa sadar fotonya telah tersebar, remaja berinisial FF (19) itu kembali ke area villa, ironisnya sambil memakai helm curian tersebut. Buda yang tengah berkumpul dengan nelayan lain langsung mengenali ciri-cirinya dari foto.
“Apakah kamu yang di foto ini?” tanyanya. FF tak mampu mengelak dan mengakui perbuatannya. Buda lalu menghubungi petugas Sat Polairud Polres Badung. Polisi datang, memeriksa CCTV, meminta keterangan saksi, dan membawa FF ke Mapolsek Kuta Utara bersama barang bukti helm.
Kasus ini mungkin hanya soal sebuah helm, tetapi cara FF kembali ke tempat pencurian justru menjadi titik balik yang membuatnya harus berhadapan dengan proses hukum. Sebuah pengingat bahwa tindakan kecil pun bisa berujung besar ketika dilakukan dengan cara yang salah. BWN-01

































