Rapat Perkembangan Penanganan Bencana Banjir di Badung

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Status tanggap darurat bencana banjir yang ditetapkan selama 7 hari mulai 10-16 September di badung telah berakhir. Langkah selanjutkan adalah pasca bencana yang penanganannya akan dilakukan oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). “Sesuai arahan Bupati Badung, kita putuskan status tanggap darurat bencana di kabupaten badung kita cabut. Selanjutnya penanganan pasca bencana banjir dilakukan OPD masing-masing, dengan tetap melakukan koordinasi, monitoring sehingga percepatan penanganan pasca bencana banjir dapat dilakukan dengan baik,” jelas Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta saat memimpin rapat koordinasi perkembangan penanganan bencana banjir di Badung, Selasa (16/9) di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung. Rapat diikuti Forkopimda Badung, Pimpinan Perangkat Daerah terkait, Camat, Basarnas, BMKG, PMI serta PDAM Tirta Mangutama.

Baca Juga:  Bandara Ngurah Rai Resmikan Posko Terpadu Idul Fitri

Wabup. Bagus Alit Sucipta juga menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak, bersama-sama melakukan langkah-langkah penanganan bencana. “Kami atas nama Pemkab Badung menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah maksimal ikut menangani bencana, meskipun belum sepenuhnya terselesaikan. Pasca bencana ini kami akan terus bergerak, melakukan pembersihan, membantu masyarakat yang kena musibah termasuk memperbaiki kerusakan akibat banjir tersebut,” terangnya. Mengingat situasi, kondisi dan cuaca yang kurang bersahabat, agar tetap melakukan langkah-langkah kesiapsiagaan dan bagi OPD terkait segera melakukan pengadaan sarana prasarana yang dibutuhkan.

Baca Juga:  Tujuh Dekade PSPS Bakti Negara

Sementara Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Badung I Wayan Darma melaporkan, bahwa update situasi banjir di Badung per 15 September 2025, terdapat 353 titik lokasi. Dengan jumlah terdampak mencapai 860 KK. Bencana banjir mengakibatkan 1 orang meninggal di Kecamatan Kuta Utara dan 3 orang korban hilang di Mengwitani. Fokus utama penanganan banjir yaitu pembersihan material sisa banjir, perbaikan infrastruktur, distribusi bantuan sembako, serta monitoring kesehatan warga. Selain itu difokuskan pencarian korban hilang oleh tim gabungan (TNI, Polisi, SAR, BPBD, Linmas).BWN-HB

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR