Mangupura, baliwakenews.com
Kecamatan Kuta Selatan menggelar pembinaan secara berkelanjutan terhadap puluhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiata yanv menghadirkan narasumber berkompeten di bidangnya ini digelar di Ruang Rapat Lantai III Kantor Camat Kuta Selatan, Senin (28/4/2025).
Camat Kutsel, I Ketut Gede Arta diminta komentarnya akan kegaitan ini, Selasa (29/4/2925) mengungkpkan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat sektor UMKM lokal agar mampu bersaing dan berkembang lebih optimal. “Pembinaan ini sebenarnya telah dimulai sejak tahun 2021 sebagai respons terhadap sektor UMKM di Kuta Selatan,” ucapnya.
Kegiatan ini sambung dia bukan pembinaan semata namun lebih kepada memberikan ruang atau memfasilitasi para UMKM ini bertemu dengan narasumber yang berkompeten di bidangnya. Kali ini pihaknya menghadirkan narasumber dari Rumah BUMN Denpasar, yang membawakan materi tentang pengembangan usaha, strategi pemasaran, pengemasan produk, hingga membangun jejaring usaha berbasis online maupun offline.
Kegiatan ini melibatkan masing-masing 15 UMKM dari 6 desa dan Kekurahan Se-Kuta Selatan yang akan dibina secara berkelanjutan. “Kami membangun jejaring dan membina UMKM yang sudah mulai bertumbuh dan ingin terus berkembang,” imbuhnya.
Puluhan peserta ini berasal dari berbagai sektor seperti makanan-minuman, fashion, dan kerajinan. Dalam momen ini para peserta berkesempatan mendengarkan testimoni dari pelaku UMKM yang telah sukses memperluas usahanya.
Keberhasilan program ini cukup signifikan. Sebab terobksan ini menyasar anak-anak muda yang kreatif dan bersemangat mengembangkan usaha agar terus maju dan berkembang. “Ini bukan kegiatan seremonial. Kami benar-benar ingin melahirkan pelaku usaha baru yang tangguh, makanya narasumber yang kami hadirkan pun benar-benar kompeten di bidangnya,” ungkapnya.
Pihaknya juga menginisiasi event UMKM Festival yang digelar di lokasi-lokasi strategis tempat pariwisata di Kuta Selatan. Langkah ini diyakinkini akan menjadi wadah promosi dan jejaring bagi para pelaku usaha lokal.
“Kerja sama dengan sektor pariwisata seperti hotel dan restoran juga terus kita perluas, sehingga produk-produk UMKM Kuta Selatan bisa lebih mudah terserap pasar dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan pendapatan masyarakat. Oleh karena itu, pentingnya pendampingan yang berkelanjutan,” ujarnya sembari menambahkan, UMKM ini tidak bisa hanya dibina sekali lalu dilepas begitu saja. Namun harus terus didampingi agar benar-benar berhasil.
“Karenanya kegiatan yang kami lakukan ini tidak kegiatan seremonial saja, tetapi harus berdampak langsung kepada Masyarakat. Selain itu juga menambah pendapatan di sektor yang mereka geluti,” pungkasnya. BWN-04

































