Denpasar, baliwakenews.com
Perkumpulan Komunitas Hipnotis Indonesia (PKHI) Provinsi Bali berencana memberikan terapi kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bali yang baru datang dari Ukraina. Terapi itu sendiri tak dipungut biaya dan kuantitasnya tanpa batas.
Ketua DPW PKHI Bali, AA Lanang Ananda, Kamis (10/3) mengatakan bahwa mereka yang datang dari daerah konflik sudah dapat dipastikan mengalami trauma, entah itu bersifat minor atau mayor yang sering disebut dengan PTSD (Post Trauma Sindrom Disorder). Menurut Lan Ananda -sapaan akrabnya-, bila hal ini tidak diatasi dengan benar dapat menimbulkan persoalan kepribadian dan perilaku kepada mereka yang mengalaminya. “Karena mereka baru datang dari daerah perang maka sudah dipastikan mereka akan mengalami hal tersebut,” ujar Lan Ananda.
Lanjutnya, dengan memberikan terapi secara gratis itu merupakan salah satu wujud dari PKHI Bali menghormati para pahlawan devisa yang kurang beruntung di negeri orang. Sehingga dana yang dikumpulkan selama bekerja dapat digunakan untuk hal-hal lain untuk menata hidup mereka kedepannya. “Untuk program ini kami secara kelembagaan akan berkordinasi dengan dinas tenaga kerja atau lembaga terkait lainnya untuk segera dapat membantu mereka yang sedang terkena musibah,” tegasnya.
Lan yang merupakan praktisi Hipnotherapy dan Master pengajar Hipnotis disalah satu lembaga kepelatihan hipnotis terbesar di Indonesia ini menjelaskan bahwa bila PTSD tidak tertangani dengan baik, maka trauma itu dapat menimbulkan persoalan baru baik secara Psikosomatis ataupun Psikologis yang juga berdampak pada tubuh seseorang. Mulai dari sulit tidur, gerd, phobia, ketakutan yang berlebihan sampai penyakit-penyakit yang lainnya. Menurutnya 90 persen penyakit berawal dari persoalan pikiran.
Lantas berapa lama proses terapi sampai orang-orang tersebut bebas dari rasa trauma? “Tergantung dari tingkat trauma yang dialami oleh pasien. Hipnoterapi tidak bisa disembuhkan hanya dengan satu kali terapi. Minimal 3-6 kali terapi tergantung dengan keluhan pasien juga,” tandas Lan Ananda. BWN-06

































