PKM Unwar Transfer Teknologi Pengawetan dan Pengolahan Sumber Daya Lokal untuk Pakan Sapi Bali di Kelompok Tunas Jati Desa Getasan Petang

Iklan Home Page

Petang, baliwakenews.com

Program Kemitraan Masyarakat Universitas Warmadewa (PKM Unwar) kembali menggalakkan upaya peningkatan ketahanan pakan ternak lokal melalui kegiatan bertema “Pengawetan dan Pengolahan Sumber Daya Lokal untuk Pakan Sapi Bali” yang diselenggarakan di Kelompok Ternak Tunas Jati, Desa Getasan, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, pada Sabtu, 5 Juli 2025.

Tim PKM yang diketuai Ir. Ni Ketut Etty Suwitari, M.Si., juga mengungkapkan bahwa kelompok Tani Tunas Jati, adalah kelompok ternak yang memelihara Sapi Bali. Mata pencaharian utama dari anggota kelompok adalah petani.

“Seperti pada peternak pada umumnya kelompok tani tunas jati ini hanya mengandalkan rumput yang tumbuh dipematang sawah, rumput yang tumbuh liar di lahan kosong dan limbah pertanian sebagai pakan ternaknya. Ketersediaan hijauan pakan ini sangat bergantung pada musim dan juga kualitasnya rendah, sehingga secara otomatis akan berpengaruh terhadap pertumbuhan dari ternak sapinya,” ungkap Etty Suwitari, didampingi anggota Tim PKM Ir. Luh Suariani, M.Si dan Ir. Ni Made Yudiastari, M.Si.

Baca Juga:  Sukseskan WWF ke-10, Indonesia Gandeng 43 Duta Besar 

Lebih lanjut disampaikan dari kunjungan awal dan diskusi bersama kelompok Tani Tunas Jati Desa Getasan Kecamatan Petang Kabupaten Badung, dengan ketua kelompok I Putu Wartana, diperoleh permasalahan yang dijumpai adalah ketersediaan pakan yang cukup berlimpah baik pada musim kemarau maupun musim penghujan. Permasalahan lain adalah rendahnya pengetahuan petani dalam teknologi penyimpanan dan pengawetan bahan pakan, untuk memanfaatkan hijauan/ limbah pertaniannya.

“Pada musim penghujan, pakan yang tersedia sangat berlimpah. Oleh karena itu perlu diberikan pelatihan mengenai teknologi penyimpanan dan pewatenan pakan ternak. Salah satu metode yang banyak dan mudah dilakukan adalah pembuatan pakan Fermentasi,” ucap Etty Suwitari.

Fermentasi adalah proses pengubahan bahan organik menjadi bahan lain yang lebih berguna dengan bantuan mikroorganisme secara terkontrol. Tujuan dilakukan fermentasi, untuk mengurangi zat anti nutrisi, meningkatkan kecernaan, menaikkan waktu simpan dan meningkatkan nilai jual. Secara umum semua produk akhir fermentasi biasanya mengandung senyawa yang lebih sederhana dan mudah dicerna dibanding dengan bahan asalnya.

Baca Juga:  Unud Tuan Rumah Anugerah Abdidaya Ormawa 2024

Kegiatan ini dihadiri oleh 12 orang peserta yang merupakan anggota kelompok ternak. Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pelatihan teknis kepada peternak mengenai cara memanfaatkan potensi sumber daya lokal, seperti hijauan, limbah pertanian, dan hasil samping agroindustri, sebagai bahan baku pakan alternatif yang terjangkau, berkualitas, dan tahan lama.

Etty Suwitari menyampaikan sumber pakan selain berasal dari hijauan pakan segar dapat juga berasal dari limbah hasil pertanian seperti Jerami kacang tanah, Jerami jagung, brangkasan ketela rambat, limbah hasil panen padi , sesuai dengan potensi Desa Getasan.

Dalam pelatihan ini, para peserta diberikan materi mengenai teknik fermentasi pakan, pembuatan silase, serta pengenalan bahan-bahan lokal yang dapat diolah menjadi pakan bergizi tinggi untuk sapi Bali. Selain materi teoritis, peserta juga mengikuti praktik langsung di lapangan, termasuk proses pencacahan bahan hijauan, pencampuran bahan aditif, hingga penyimpanan dalam kondisi anaerob.

Baca Juga:  Excom Meeting CityNet Asia Pacific Ke-45, Wali Kota Jaya Negara Harapkan dari Denpasar Lahir Gagasan untuk Pembangunan Kota Berkelanjutan

Kegiatan ini disambut antusias oleh peserta yang mengharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung produktivitas dan efisiensi dalam beternak. “Dengan adanya pelatihan ini, kami harapkan peternak mampu mengurangi ketergantungan terhadap pakan komersial dan meningkatkan pemanfaatan potensi lokal yang melimpah di sekitar mereka,” harapnya.

Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya pelestarian Sapi Bali sebagai salah satu kekayaan genetik ternak lokal Indonesia, dengan menjamin ketersediaan pakan yang berkualitas sepanjang tahun.

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR