Percepat Akses dan Literasi Keuangan, OJK Gelar Bulan Inklusi Keuangan

Iklan Home Page

Singaraja, baliwakenews.com

Mempercepat akses keuangan dan literasi keuangan di daerah khususnya di Kabupaten Buleleng, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 8 Bali Nusra melakukan orkestrasi bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Buleleng. Ini sesuai target Presiden agar masyarakat Indonesia menggunakan jasa produk keuangan atau inklusi keuangan sebanyak 90%.

Demikian disampaikan Ketua OJK Regional 8 Bali Nusra, Kristrianti Puji Rahayu usai menggelar Bulan Inklusi Keuangan di Desa Bengkala, Kecamatan Kubutambahan, Minggu 8 Oktober 2023.

Lebih lanjut Puji Rahayu mengatakan, bahwasannya orkestrasi ini merupakan bentuk kolaborasi memajukan perekonomian daerah bersama TPAKD, Pemda, Bank Indonesia, pelaku usaha, jasa keuangan, Bank Pembangunan Rakyat (BPR), BPD Bali, Jasindo, pasar modal dan kementerian terkait. ”TPAKD di Buleleng sudah aktif begitu pula kabupaten lainnya dengan program-programnya. Bersama jasa keuangan memajukan literasi dan inklusi di Buleleng,” jelasnya.

Baca Juga:  Semarakkan Hari Tani, Pasar Tani Buleleng Jaga Stabilitas Harga Jelang Galungan

Disinggung dengan lokus di Desa Bengkala, Kecamatan Kubutambahan, Puji Rahayu mengungkapkan komunitas difabel dengan produk-produk masyarakat Desa Bengkala sangat special dengan ciri khas yang dimiliki.

”Inklusi keuangan yang inklusif, artinya tanpa terkecuali seluruh masyarakat berhak mendapat akses dan literasi keuangan, tidak pilih kasih. Bengkala memiliki potensi yang luar biasa dari UMKM nya,” ujarnya.

Adapun potensinya jelas Puji Rahayu yaitu produk tenun ikat, produk ingke, sakuntala, pure, jahe merah yang semua bisa dikembangkan secara kolaborasi dalam memajukan produk UMKM dan pengrajinnya. Sehingga masyarakat Bengkala khususnya komunitas difabel ini memiliki harga diri, bisa berdikari secara financial tentu dengan bantuan permodalan, CSR dan pembinaan dengan sentuhan lebih oleh OJK secara bersama-sama sehingga UMKMnya bisa naik kelas.

Baca Juga:  Pandemi Covid-19 Limbah Medis Menumpuk, Ancam Kehidupan

Senada dengan Puji Rahayu, mewakili Pj.Bupati Buleleng Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik, Ketut Suwarmawan sangat mengapresiasi kegiatan bulan inklusi keuangan yang diselenggarakan di Desa Bengkala, ini sangat luar biasa yang tentunya akan meningkatkan taraf ekonomi Desa Bengkala dengan ciri khas produknya. ”Sisi ekonomi dan sumber daya manusianya akan berdampak dengan kegiatan inklusi keuangan ini,” harapnya.

Program-program yang telah dilakukan OJK jelas Kadis Suwarmawan salah satunya pelatihan tenun ikat selama 7 hari bagi pengrajin-pengrajin difabel Desa Bengkala di Kabupaten Klungkung yang bertujuan agar produk tenun tersebut lebih variatif memiliki kualitas bagus tanpa mengurangi ciri khas produk desa ini.

Baca Juga:  Perkuat Layanan Kesehatan dan Penunjang Pariwisata, Bupati Badung Resmikan RS Hermina Badung

Untuk diketahui dalam bulan inklusi keuangan ini selain ada pameran produk UMKM lokal, juga ada hiburan Bali Banjar Quis dan penyerahan CSR. Adapun CSR tersebut berupa sarana prasarana kantor, CSR sapi betina kepada Kawasan Ekonomi MIkro (KEM) Kolok Bengkala, KUR Mesari Poktan Mekar Sari Rahayu Bengkala, pembukaan rekening asuransi ternak sapi, tabungan pelajar, tabungan emas, produk reksadana.

Turut hadir Perbekel Desa Bengkala, Dir Kredit dan Kepatuhan BPD Bali, Dirut BPR Nusamba Kubutambahan, Deputy Pegadaian, representatife BRI Danareksa Sekuritas, RO Manager Asuransi Jasa Indonesia, pemilik Tenun Ikat Werdhi Budaya Klungkung. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR