Penerbangan Perdana Internasional Tiba di Ngurah Rai, Segini Penumpang yang Dibawa  

Iklan Home Page

Kuta, baliwakenews.com
Penerbangan perdana internasional akhirnya tiba di Bandara Ngurah Rai Bali, Kamis (3/2/2022). Maskapai yang membuat penerbangan internasional pecah telor adalah Maskapai Garuda Indonesia dari Narita, Jepang. Adapun penumpang yang dibawa sebanyak 12 orang. Kehadiran penerbangan perdana ini seakan membawa angin segar untuk kebangkitan pariwisata Pulau Bali. Maskapai tipe Airbus A330-343 dengan nomor penerbangan GA-881 tiba di Bandara Ngurah Rai pada pukul 16. 33 Wita. 12 penumpang ini terdiri dari 6 orang wisatawan asal Jepang dan 6 orang WNI.

Sesampainya di bandara Ngurah Rai seluruh penumpang harus menjalani rangkaian pemeriksaan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) saat pandemi Covid-19 yang telah ditetapkan. Dari pemeriksaan keimigrasian maupun dokumen yang berkaitan dengan kesehatan. Selain itu seluruh penumpang juga diarahkan melakukan Swab PCR. Selanjutnya mereka menuju ke Bus untuk ke hotel karantina yang berlokasi di kawasan Nusa Dua, Kutsel.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemnparekraf) Nia Niscaya menungkapkan pihaknya terus berkolaborasi dengan sejumlah pihak, termasuk Garuda Indonesia untuk kebangkitan pariwisata yang berdampak pada pertumbuhan perekonomian masyarakat. Kehadiran Garuda Indonesia yang terbang langsung dari Narita, Tokyo membawa sejumlah wisatawan diharapkannya akan memberikan angin segar bagi pariwisata Pulau Dewata. “Sinergi ini yang terus kami jalin ke depannya, utamanya untuk membangkitkan kembali pariwisata Bali,” paparnya.

Baca Juga:  Sekda Adi Arnawa Hadiri Bola Volly Karang Taruna Kecamatan Abiansemal Cup

Para penumpang yang tiba di Bandara Ngurah Rai, harus mengikutite sejumlah prosedur yang ada. Diantaranya para penumpang itu akan menjalani karantina Buble di 5 hotel yang telah terverifikasi. “Prosedur ini sesuatu wajib dilakukan oleh wisatawan yang ke Bali sebelum melakukan aktivitas atau paket yang dibuat oleh wisatawan itu sendiri. Konsep karantina Buble ini, wisatawan tetap berada dengan kelompoknya dari ke datangan sampai beraktivitas di hotel yang sama dalam kurun waktu 5 hari 4 malam dan tidak selalu harus berada dalam kamar,” bebernya.

Sementara itu Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali,Tjokorda Bagus Pemayun sangat berterimakasih ke pihak Garuda Indonesia dan Kementerian Pariwisata yang sudah membuka rute penerbangan internasional dari dan menuju Bandara Ngurah Rai, Bali. Dibukanya penerbangan internasional ini kata dia sangat membantu perekonomian masyarakat Bali yang bertumpu pada sektor pariwisata. Sebab dampak Covid-19 sangat dirasakan oleh masyarakat
“Dengan pembukaan rute ini, kami harapkan bisa menjadi awal yang baik kebangkitan pariwisata Bali,” ujar Koster.

Baca Juga:  Curi Uang Penumpang, Porter Nakal di Bandara Diciduk

Pihaknya di Provinsi Bali telah berkomitmen untuk selalu berusaha mencari solusi terbaik agar Bali bangkit kembali dari pandemi. ‘Saat ini pemerintah terus membangun dan mendorong kesiapan sarana dan prasarana. Salah satunya dengan pemberian sertifikat CHSE dengan total 2212 sertifikat. Selain itu juga menggunakan secara aktif penggunaan aplikasi PeduliLindungi di setiap fasilitas sarana publik. Bahkan, pihaknya juga telah menyiapkan paket hotel karantina di Bubble Hotel dengan berbagai aktivitas. Seperti Yoga, Spa dan lainnya,” ungkapnya.

Diharapkan hal ini tentunya membuat wisatawan tidak bosan saat tinggal di hotel karantina selama 5 hari.
Termasuk juga melaksanakan berbagai event yang menarik minat wisatawan, mulai dari event budaya, tematik dan event olahraga khususnya spot trourism. Direktur Layanan dan Niaga Garuda Indonesia, Ade R Susardi menambahkan, dibukanya penerbangan rute internasional ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Bali. Dengan dilayaninya penerbangan ini, merupakan bagian dari upaya memaksimalkan potensi pasar secara berkesinambungan, baik angkutan kargo maupun penumpang. “Tahap awal ini, melayani penumpang yang memiliki visa bisnis dan memiliki kriteria aturan sesuai yang ada di Indonesia. Dengan mulai dibuka Penerbangan ini, nantinya akan secara reguler yakni satu kali dalam seminggu yaitu setiap hari Kamis pada pukul 09.15 Wita dan tiba pukul 16.00 Wita. Ini merupakan momen istimewa. Ini adalah upaya akselerasi dengan sejumlah pihak, termasuk Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah,” bebernya. BWN-04

Baca Juga:  Diduga Alami Gangguan Jiwa, Wanita Cantik Asal Rusia Dideportasi

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR