Pemasaran Sapi Bali, Peternak Tak Mampu Tentukan Harga

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Pemasaran Sapi Bali selama ini masih kurang menguntungkan bagi para peternak. Pasalnya menurut dosen Peternakan, Universitas Warmadewa, Dr. Ir. Ni Md Ayu Gemuh Rasa Astiti, MP., para peternak tidak mampu menentukan harga sehingga merasa dirugikan.

“Strategi pemasaran menjadi faktor yang menentukan keberhasilan usaha peternakan sapi di Bali. Didalam memenangkan pasar dan persaingan pasar, peternak sering tidak puas dengan harga yang didapatkan, karena penentu harga adalah belantik,” ungkap Ayu Gemuh pada PKM Institusi Universitas Warmadewa 2020.

Baca Juga:  Berharap Covid-19 Segera Usai, Pemkot Denpasar Gelar Upacara Peneduh Jagat, Pamlehpeh dan Mapekelem di Pantai Mertasari Sanur

Peternak tidak mempunyai kekuatan dalam penentuan harga hal ini disebabkan karena peternak menjual ternaknya disaat membutuhkan biaya tinggi untuk keperluan sekolah anak, memperbaiki rumah dan disaat hari raya, serta biaya saat menikahkan anak.

Melihat kondisi tersebut dikatakan, sangat perlu diberi penyuluhan dan demo bagaimana mengolah dan memasarkan ternaknya sehingga mempunyai nilai tawar yang tinggi, dan mengurangi resiko ternak cacat saat pengangkutan kepasar hewan.

“Pendapatan petani dan masyarakat pedesaan masih sangat rendah, sehingga untuk meningkatkan pendapatan, masyarakat harus mampu meningkatkan budidaya peternakan tradisional menjadi usaha peternakan komersial, meningkatkan daya saing atau keunggulan bersaing komoditas sapi Bali dengan meningkatkan mutu, menurunkan biaya, dan menjamin kontinuitas penyediaan dengan tingkat efisiensi dan produktifitasnya yang tinggi,” paparnya didampingi Ir. Ni Ketut Sri Rukmini, MP., dan Ir. AA Sagung Putri Risa Andriani, MSi.

Baca Juga:  Lindungi Perempuan yang Baru Dikenal, Karyawan Ekspedisi Ditombak

Selain itu menumbuhkan kesadaran menabung dan berkoperasi untuk kekuatan melakukan transaksi pengadaan sarana produksi dan penjualan, mengingat ternak sapi modalnya cukup mahal sampai jutaan. Serta perlu dilakukan peningkatkan kemitraan antara swasta dan koperasi.

Baca Juga:  Validasi Data Pemilih Berkelanjutan, KPU Bali Tuntaskan PDPB Semester II Tahun 2025

Dengan memberikan pengetahuan pemasaran kepada peternak diharapkan peternak mengetahui cara pemasaran sapi yang efisien. “Peternakan memiliki kekuatan didalam menentukan harga sapi yang dijual peternak. Terjadinya peningkatan hasil penjualan ternak sapi dan mengurangi resiko ternak dalam pengangkutan ke pasar hewan,” pungkasnya.*BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR