PDAM Tirta Mangutama Lakukan Efisiensi dan Perbaikan Layanannya Jelang G-20

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Pandemi Covid-19, PDAM Tirta Mangutama berupaya melakukan efisiensi untuk menekan kerugian. Selain efisiensi Dirut Perumda Air Minum Torta Mangutama Badung, Wayan Suyasa didampingi Dirtek Made Suarsa dan Dirum Made Sugita saat gathering bersama awak media, Senin 8 November 2021, mengatakan pihaknya terus melakukan perbaikan pelayanan apalagi menjelang pelaksanaan G20.

Suyasa mengatakan pandemi Covid-19, berdampak pada penurunan dalam pendapatan, bahkan sempat mengalami kerugian hingga miliaran rupiah. Hal ini dikarenakan banyak akomodasi wisata seperti hotel, villa, restoran dan lainnya mengurangi penggunaan air karena tidak ada wisawatan yang datang.

Dikatakan sebelum pandemi, pendapatan berkisar Rp20 – 22 miliar setiap bulannya. Namun, saat ini berada di angka Rp11-12 Miliar. Padahal biaya operasional dan lainnya mencapai Rp14,5 miliar.

Baca Juga:  Dirumorkan Hengkang di Akhir Musim, Akhirnya Stefano Cugurra Buka Suara

“Untuk menutupi kekurangan, kami berupaya melakukan berbagai efesiensi mulai dari biaya operasional hingga hak yang harusnya diterima karyawan. Tapi, tidak mengurangi produksi dan distribusi ke masyarakat,” tandas Suyasa sembari mengatakan pihaknya bahkan mengerjakan sendiri pekerjaan yang biasanya disubkan, mengingat pendapatan Perumda turun drastis mencapai Rp 8-9 miliar per bulan, hampir 2 tahun ini.

Sementara terkait produksi air baku, pihaknya sama sekali tak bisa melakukan efisiensi. Misalnya, berapa bahan-bahan kimia yang diperlukan untuk menjadikan air baku, itu tetap harus dilakukan. “Karena terkait kualitas air, kami tak berani main-main. Jadi biaya ini tidak bisa di pangkas,” tegasnya.

Baca Juga:  Angkat Berat Piala WaliKota Denpasar, PABERSI Badung Rebut Juara II Kategori Putri

Dengan berbagai upaya efisiensi, lanjut Suyasa saat ini, Perumda break event poin. Jadi tidak mengalami kerugian tetapi juga belum bisa mendatangkan keuntungan. Namun, sejak dibukanya pariwisata internasional per 14 Oktober yang lalu, tingkat hunian hotel sudah mulai membaik. Karenanya, penggunaan air Perumda pun mulai meningkat.

Untuk itu pelayanan terus ditingkatkan, apalagi menjelang perhelatan dunia G-20 mendatang. Suyasa menyatakan sangat siap untuk menyukseskannya. Pihaknya pun sudah mulai memastikan air ke objek-objek wisata tak mengalami gangguan.

Baca Juga:  Mantapkan Komitmen Bersama Tangani Sampah, Gubernur Koster Gandeng Kepala Desa, Lurah, dan Bendesa Adat

Dalam memastikan pasokan air bersih aman saat perhelatan G20 tahun 2022 mendatang, berbagai persiapan mulai dilakukan oleh PDAM Tirta Mangutama. Seperti mengoptimalkan produksi, distribusi hingga mencegah kebocoran pipa yang dimiliki. Karena selama ini, banyak pipa yang bocor dan berdampak terganggunya pasokan air bersih untuk warga yang ada di wilayah Nusa Dua dan sekitarnya. “Kami sudah menyiapkan langkah-langkah mulai saat ini, melakukan penataan terhadap kesinambungan air yang ada,” pungkasnya.*BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR