Tabanan, baliwakenews.com
Memastikan debit air masih normal untuk Subak Aseman, Rabu 25 Agustus 2021, Wakil Bupati Tabanan, I Made Edi Wirawan, SE turun langsung meninjau Bendungan Lambuk di Banjar Megati Kaja, Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur.
Pada kesempatan tersebut, Wabup Edi didampingi Camat Selemadeg Timur dan kehadirannya disambut langsung oleh Perbekel Desa Megati. Dalam hal ini Wabup Edi selaku perwakilan Pemerintah Kabupaten Tabanan menyebut dalam Pemerintahannya bersama Bupati Sanjaya sangat berpihak kepada pertanian, karena sebagian besar wilayah Kabupaten Tabanan dan masyarakatnya bergerak di bidang pertanian dan bisa dikatakan menjadi tulang punggung Kabupaten Tabanan. “Dengan menjaga eksistansi pertanian kami sangat optimis akan membawa masyarakat Tabanan ini sejahtera, ” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan, bermodalkan sistem subak yang bekerja dengan memakai metode irigasi secara berkesinambungan dan bergilir pastinya mampu mempertahankan sawah yang subur dan hidup dalam simbiosis dengan alam. “Tinggal kita saja sekarang serius tidaknya, Subak ini merupakan kearifan lokal yang diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia (WBA) yang harus kita jaga dan lestarikan. Kami siap bersama-sama dengan masyarakat mencari solusi yang terpenting adalah koordinasi dengan pekaseh dan perbekel,”ungkapnya.
Sambil berbincang-bincang dengan Perbekel Desa Megati Wabup Edi berharap agar masyarakat Tabanan khusunya Megati agar ikut merawat Bendungan Lambuk, “Ini harus di jaga kelestariannya dan dirawat dengan baik, nanti saya akan berkoordinasi juga dengan OPD terkait untuk pengendalian daya rusak air, selain dilakukan pemeliharaan rutin petugas di lapangan agar dilakukan mitigasi, seperti buka tutup pintu bendungan misalnya. Ini harus selalu berfungsi dengan baik,”harapnya. BWN-HT


































