Pecatu, baliwakenews.com
Pasca terbakar karena disambar petir pada November 2022 lalu, pemugaran meru tumpang tiga di Pura Luhur Uluwatu, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Badung, saat ini sudah rampung dikerjakan.
Hal Itu diungkapkan, Bendesa Adat Pecatu, Made Sumerta dikonfirmasi, Jumat 7 Juli 2023.
Menurut Sumerta, bangunan fisik sudah 100 persen rampung. “Saat ini pihak desa adat tinggal menunggu penyerahan dari pihak undagi dan menunggu prosesi pamelaspasan yang akan digelar dalam waktu dekat ini,” ujar Anggota DPRD Badung Dapil Kutsel tersebut.
Rencananya pamelaspasan akan digelar pada tanggal 28 Juli 2023, bertepatan dengan hari Sugihan Bali. Selanjutnya menunggu prosesi nyanggra pujawali pada Anggara Kasih Medangsia pada 22 Agustus 2023 mendatang. Lanjutnya, untuk rangkaian upacara pemelaspasan, ada tiga tingkatan upakara yang dihaturkan diantaranya di Utama Mandala, Madya Mandala dan area luar.
Untuk tingkatan upacara tersebut nantinya diserahkan kepada bhagawanta puri dan serati banten berdasarkan suratan sastra. “Semua sudah diserahkan kepada bhagawanta puri dan serati banten, terutama upakara berkaitan kedurmanggala atau terkena musibah,” akunya.
Di bagian lain, dia juga menjelaskan walaupun meru tumpang tiga sudah rampung, kepada umat yang akan melakukan persembahyangan, tetap dipusatkan di Madya Mandala. Nantinya jika pemelaspasan telah dilakukan, baru bisa di Utama Mandala atau di Madya Mandala. BWN-04

































