Denpasar, baliwakenews.com
Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar kini mulai melakukan penyemprotan dengan bahan ramah lingkungan. Bahkan, penyemprotan dengan Lomol (Larutan Organik Multifungsi) atau eco enzyme itu, kembali dilaksanakan di Pasar Gunung Agung Utara, Denpasar, Kamis (9/4) sore.
Penyemprotan dengan menggunakan bahan ramah lingkungan ini, menurut Kepala Unit Pasar Gunung Agung Utara, I Kadek Hendarto Sukrana, telah dilaksanakan sejak Minggu (5/4). ‘’Penyemprotan dengan bahan ramah lingkungan berupa bio disinfektan ini, sepenuhnya didukung Tim Bali Rare Raduraksa. Bio disinfektan ini sangat aman dan ramah lingkungan, karena kadar etanol atau alkohol yang dihasilkan hanya sekitar 40 persen,’’ kata Kadek Hendarto.
Selain untuk penyemprotan, tambahnya, cairan ini juga bisa dijadikan hand sanitizer, namun dengan penambahan ekstrak lidah buaya serta ekstrak daun sirih. ‘’Kedua bahan itu untuk menambah antiseptik dan anti oksidannya, sehingga efektif membunuh virus tanpa menyebabkan iritasi pada kulit tangan,’’ kata Kadek Hendarto.
Ditanya soal bahan-bahan untuk pembuatan Lomol ini, Kadek Endarto mengatakan, kulit nanas, kulit jeruk atau kulit jeruk bali, kulit pisang, daging buah salak, buah belimbing dan buah apel. Setelah buah-buah itu dipotong-potong, dimasukan ke dalam tonk dicampur air. Selanjutnya dimasukkan 50 ml microbakter dan 50 ml unsur hara, untuk mempercepat proses permentasinya. ‘’Kalau secara alami proses ini bisa selama 1-3 bulan, tapi dengan bantuan microbakteri bisa dipercepat menjadi 1-2 minggu,’’ ujarnya. BB-01

































