Mutasi Jabatan: Sarles Brabar Jabat Kaper BKKBN Papua Digantikan Luh De Sukardiasih

Iklan Home Page

Renon, baliwakenews.com

Mutasi jabatan dilaksanakan di Kantor Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bali. Kepala kantor BKKBN Bali, Sarles Brabar mengkahiri masa tugasnya di Bali, Senin 9 September 2024, dan akan bertugas ke tanah kelahirannya, Provinsi Papua.

Sarles resmi menjabat Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Bali sejak 1 Juli 2023 menggantikan dr. Ni Luh De Sukardiasih, M.For., MARS. Sarles mengaku mendapatkan pengalaman hidup yang tak terlupakan dari segala aspek. Mulai dari dukungan seluruh staf, keramahan masyarakat Bali, sinergi dengan pemerintah daerah, Komisi IX DPR RI, kalangan remaja, perguruan tinggi, TNI, PKK, dan seluruh stakeholder yang tidak bisa dia sebutkan satu persatu.

Terkait capaian kinerja, Sarles mengakui bahwa pihaknya belum sepenuhnya mencapai target. Namun ia berhasil membawa Bali menduduki posisi terendah prevalensi stunting dalam beberapa tahun terakhir.

Capaian lain tentunya cukup membanggakan. Hal ini bisa dibuktikan dari berbagai indikator survei. Kini, Sarles siap mengemban tugas di Papua setelah dilantik secara resmi oleh Kepala BKKBN RI Dr. (H.C.) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K) di Jakarta Jumat 6 September 2024 lalu.

Sebagai Kepala Perwakilan BKKBN Papua yang membawahi 4 provinsi yakni Papua, Papua Tengah, Papua Selatan dan Papua Pegunungan, sesudah tiba di Jayapura, Sarles ingin bertemu dan berdialog dengan masing-masing penjabat gubernur untuk membahas program kerja.

Baca Juga:  Merebak "Black Campign" di Luar Negeri Terkait Covid di Bali, Ini Langkah SMSI Provinsi Bali

Selain itu, di tengah kontestasi politik pencalonan kepala daerah, Sarles juga berpesan dan menaruh harapan penuh kepada para calon gubernur, calon bupati dan calon walikota harus memiliki visi dan program bagi penguatan keluarga dan generasi penerus pada era digital ini. Apalagi, Papua dengan keungggulan UU Otonomi Khusus memiliki semangat afirmasi tinggi bagi peningkatan SDM.

“Saya lihat di Bali tak ada orang Jawa jadi bupati atau wakil bupati. Bahkan kepala dinas pun semua orang Bali. Kenapa? Karena SDM mereka berkualitas. Ini harus kita pelajari dan terapkan di Papua agar orang asli Papua pun layak memimpin dan menguasai pemerintahan. Pemda dan DPR harus duduk bersama dan pikirkan bagaimana kita berkolaborasi meningkatkan kualitas SDM,” ujar Sarles.

Menurut Sarles, kunci utama suksesnya program BKKBN adalah adanya kolaborasi dan kerja kemitraan, baik dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dinas terkait, BUMN dan swasta, serta semua elemen masyarakat, terutama adat dan agama.

“Dua tahun lebih di Maluku dan satu tahun di Bali tentunya sangat berarti bagi saya. Saya mengadopsi program praktik baik dari kedua provinsi untuk bisa diterapkan di Papua. Memang kita sendiri berbeda dari banyak sisi terutama karakter geografis, tapi pendekatan program tetap sama dengan strategi-strategi yang sama pula. Terutama dalam hal mengatasi stunting, atau program Bangga Kencana,” tuturnya.

Baca Juga:  Di Puncak Karya Ngusaba Kadasa, Gubernur Koster Panjatkan Doa Kerahayuan Jagat Bali di Ulun Danu Batur

Sarles bukanlah sosok baru di lingkungan BKKBN Papua. Pria kelahiran Biak, 12 September 1966 ini merintis karirnya dari bawah sejak menjadi penyuluh KB hingga dipercayakan menjadi Pelaksana Tugas (Plt.) Kaper BKKBN Papua Barat (2014-2016).

Pada tahun 2016, Sarles naik jabatan menjadi Kepala BKKBN Papua hingga tahun 2021. Setelah lima tahun sukses membangun BKKBN Papua lewat aneka program unggulan seperti Kampung KB dan Bangga Kencana, Sarles dimutasi dan menjadi Kaper BKKBN Maluku (2021-2023), lalu berpindah menjadi Kaper BKKBN Bali (2023-2024).

Momen perpisahan Sarles dihadiri oleh pimpinan OPD KB Kabupaten/Kota se-Bali. Secara bergantian, mereka menyerahkan kenang-kenangan untuk Sarles yang didampingi istrinya.

Sementara posisi Sarles akan diisi oleh dr. Luh De Sukardiasih dengan status Pelaksana Tugas (Plt). Luh De juga bukan orang baru di BKKBN Bali, karena dia merupakan Kaper BKKBN Bali sebelum dijabat Sarles.

Ketua Tim Satgas dan Stunting Provinsi Bali, dr. I Gusti Ayu Agung Mas Widiastuti dalam kesannya menyampaikan terima kasih kepada Sarles Brabar atas motifasi yang diberikan, tiada jarak dengan mitra kerja dari pertemuan, percakapan tugas di lapangan sehingga memberikan ide yang luar biasa. Begitu juga dengan percepatan penurunan stunting yang sudah terwujud.

“Terimakasih kepada semua yang telah mendukung program stunting mudah – mudahan dengan semangat yang bapak berikan, kita bisa menurunkan dari 7,2 menjadi 6,16 sesuai dengan target 2024. Atas nama Satgas Stunting mohon maaf jika ada hal yang tidak berkenan dan mengucapkan selamat bertugas di tempat yang baru,” kata Gung Mas.

Baca Juga:  Antari Jaya Negara: Ingatkan Gerakan Hatinya PKK, Jangan Hanya Untuk Lomba Saja

Selanjutnya Forum Genre Provinsi Bali juga memberikan kesan kepada “Ayah” Sarles Brabar karena selama bertugas di Bali, Forum Genre dapat meraih 2 piala, prestasi di tingkat nasional.

Terbukti bahwa dari Ayah Sarles benar – benar konsisten, komitmen pada remaja di Bali. Begitu cinta beliu dengan tanah kelahiran selalu berpesan “sisakan 1 piala untuk anak papua, tetapi tidak mengesampingkan anak – anak di Bali”.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja AKIE dan Kehumasan Perwakilan BKKBN Bali, Desak Nyoman Triarsini, menyebut bahwa Sarles adalah pimpinan yang adaptif, ramah dan pintar memotivasi anak buah dalam mencapai target. Tugas BKKBN, kata Desak, sangat vital karena mengurus penduduk apalagi saat ini pemerintah fokus mencapai tujuan Indonesia Emas 2045.

“Beliau pemimpin yang bijak. Tidak pernah merasa posisi paling atas. Semua persoalan dibicarakan dengan baik. Semoga sukses di tempat pengabdian yang baru, dan terima kasih atas bimbingannya selama ini,” pungkas Desak. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR