Abiansemal, baliwakenews.com
Konsisten mensupport generasi muda lama melaksanakan kegiatan positif, Wakil Ketua DPRD Badung, I Wayan Suyasa, Minggu (9/7) malam menghadiri puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 38 ST Tempekan Labah, Banjar Kedampal, Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani. HUT yang mengambil tema Muda Bisa, Muda Berkarya ini juga di hadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat di Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani seperti Made Artama dan tokoh masyarakat Badung, Anak Agung Bagus Tri Candra Arka atau yang akrab disapa Gung Cok. Untuk mensupport kegiatan pemuda tersebut Wayan Suyasa memberikan dana sebesar Rp 10 juta dan dua tokoh masyarakat Badung yakni Made Artama dan Gung Cok, masing-masing membantu dana sebesar Rp 2,5 juta.
Suyasa yang juga Ketua DPD Golkar Badung ini mengatakan, pihaknya mengapresiasi dan berbangga atas undangan yang diberikan pemuda untuk menghadiri HUT ke 38 ST Tempekan Labah, Banjar Kedampal. “Saya ada disini adalah mewakili pemerintahan yakni wakil rakyat di Kabupaten Badung bersama 40 anggota DPRD Badung lainya. Jadi janganlah beban untuk mengundang anggota DPRD Badung karena kita sudah duduk menjadi anggota DPRD bukan lagi mewakili warna politik, namun masyarakat. Untuk itu saya berterimakasih kepada para pemuda dan menghargai ekspresi generasi muda, apa lagi mengambil tema yang muda berkarya. Itu sangat dalam sekali artinya,”ujarnya.
Lebih lanjut politisi tiga periode menjadi anggota DPRD Badung ini juga mengatakan, generasi muda adalah tulang punggung dari kemajuan wilayah. “Kalau berbicara seka teruna yakni ruang lingkupnya di tingkat banjar, hal ini adalah ruang mereka dalam berorganisasi di tingkat banjar. Kalau sudah kita kasi mereka untuk belajar, mereka akan mampu memberikan dampak positif bagi wilayahnya. Untuk itu jangan lah generasi muda ini di kungkung segala aktivitasnya, karena mereka dasarnya pendidikan, mereka memiliki kesempatan belajar danencari persahabatan. Mari para orang tua ikut membimbing mereka untuk mencari teman sebayak banyaknya dalam mengekspresikan aktivitas mereka,”ujarnya.
Ketua MKGR Provinsi Bali ini juga berpesan agar generasi muda menjauhi narkoba dan mabuk-mabukan. ” Boleh minum namun sewajarnya. Kita sebagai pemerintah harus menjadi Soko guru atau suriteladan untuk generasi muda. Jangan di kotak-kotakan mereka hanya kepentingan sesaat. Mari kita bangun diwilayah kita masing-masing dan berikan peraan generasi muda untuk mengekspresikan diri mereka dan menunjukan jadi diri mereka. Jangan sebelum dibina dibinasakan langsung ekspresi mereka,”terangnya.
Suyasa juga mengapresiasi pemerintah Kabupaten Badung di bawah pimpinan Bupati Nyoman Giri Prasta yang sudah peduli dengan generasi muda. “Itu semua atas persetujuan kita bersama. Antara eksekutif dan legislatif. Mengembalikan hak untuk masyarakat dengan memberikan perhatian pawongan, palemahan, parahyangan termasuk seka teruna sudah dibantu,”paparnya.
Ketua Panitia HUT Seka Teruna, Ketut Purnata Wijaya di dampingi Ketua Seka Teruna Tempekan Labah Banjar Kedampal, I Nyoman Budi Saputra mengatakan, pihaknya berterimakasih kepada Wakil Ketua DPRD Badung, Wayan Suyasa atas support yang telah diberikan. “Kami berharap bapak Wayan Suyasa tetap mensupport genari muda di Badung, dan kami pemuda Tempekan Labak lebih kompak dalam membangun kreativitasnya,”terangnya.BWN-05

































