Mangupura, baliwakenews.com – Suara sirine memecah kesunyian sore di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Rabu (16/4). Matahari belum benar-benar tenggelam ketika kepulan asap tipis mulai menyelinap dari basement Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Badung.
Beberapa petugas keamanan tampak panik, berlarian menuju sumber asap, mencoba mengurai situasi sebelum api menjadi amarah.
Sekitar pukul 18.40 Wita, dua unit mobil dari Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) Badung telah terparkir rapi di depan gedung rakyat itu. Proses pemadaman dikabarkan sudah rampung. Namun aroma plastik terbakar masih menyisa di udara, dan suasana cemas belum benar-benar reda.
Dugaan sementara mengarah pada mesin genset di basement yang mengalami korsleting. Kronologi awal menyebutkan, listrik padam mendadak, dan seperti biasa, genset pun otomatis menyala. Tapi malam itu, mesin yang seharusnya jadi penolong malah memicu kobaran kecil yang nyaris membawa petaka. Diduga percikan api keluar dari genset, namun berhasil ditangani cepat oleh petugas Diskarmat.
Di basement yang sama, sejumlah kendaraan masih terparkir. Untungnya, api tak sempat merambat lebih jauh. Tidak ada korban jiwa, tidak ada bangunan yang terbakar.
Kabag Umum Sekretariat DPRD Badung, Nengah Nurjana, saat dihubungi, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun ia enggan memberikan banyak keterangan. “Kebakaran ini masih dalam penyelidikan, apa penyebabnya kami belum tahu. Mohon maaf, tiang tidak bisa memberikan keterangan hal ini sementara,” ujarnya singkat. BWN-05

































