Mengejutkan, GOR Lila Bhuana dan GOR Ngurah Rai tak Layak untuk Event Nasional Bulutangkis

Iklan Home Page

Kereneng, baliwakenews.com

Kendati helatan Sirkuit Nasional (Sirnas) B sudah berjalan dengan baik di dua GOR yakni GOR Liga Bali dan GOR Bulutangkis Udayana, namun bagi PP PBSI ada dua GOR lainnya yang sangat tepat namun tak layak untuk tempat helatan event level nasional untuk bulutangkis. Dua GOR tersebut tak lain yakni GOR Lila Bhuana dan GOR Ngurah Rai.

Hal ini disampaikan Bidang Turnamen Nasional dan Perwasitan PP PBSI, Mimi Irawan, di GOR Liga Bali, Rabu 10 Mei 2023. “Kalau GOR yang bisa digunakan untuk event nasional bulutangkis yakni GOR Lila Bhuana dan GOR Ngurah Rai. Pertimbangannya karena dua GOR itu memiliki lokasi yang bagus di tengah kota Denpasar,” jelas Mimi Irawan.

Baca Juga:  Sah, Buleleng Jadi Tuan Rumah Tunggal Porprov Bali 2027

Hanya saja, dua GOR itu tidak layak karena kondisinya bocor jika saat hujan. “Ini sangat berbahaya kalau sampai ada pertandingan lalu pemain terpeleset. Pastinya akan membuat cedera. Kalau di GOR Lila Bhuana itu kalau tidak salah atasnya tidak tahu habis dipakai apa di bor tapi tidak ditutup lagi sehingga ada celah saat hujan. Di GOR Ngurah Rai info yang saya dengar juga bocor,” imbuh Mimi Irawan.

Baca Juga:  Pertama Kali Jadi Starter, Ini Kata Gavin

Meskipun dari tempat parkir yang luar dan jaraknya sangat dekat (Kompleks GOR Ngurah Rai) namun kembali dua alasan itu menjadi faktor tak dipakainya kedua lokasi tersebut. “Fasilitas sarana pra sarana juga telah menunjang seperti tempat ganti pakaian atau toilet hanya tinggal di bersihkan dan di cat saja. Kalau di GOR Lila Bhuana itu bisa digunakan 3 line untuk bertanding sedangkan GOR Ngurah Rai bisa 4 sampai 5 line,” tambah Mimi Irawan.

Berangkat dari semua itu, untuk menghelat Sirnas level A dirinya belum berani merekomendasikan di Bali tahun depan, karena GOR yang ada masih kurang luas di luar GOR Lila Bhuana dan GOR Ngurah Rai Denpasar.

Baca Juga:  Dirumorkan Hengkang di Akhir Musim, Akhirnya Stefano Cugurra Buka Suara

“Kalau di Sirnas B sekarang ini pesertanya cukup banyak karena yang bertanding pebulutangkis muda sehingga masih bisa lah digunakan. Apalagi mereka banyak datang ke Bali karena disamping lokasinya dekat dari Pulau Jawa, juga para pebulutangkis datang juga sekaligus berlibur di Bali,” tandas Mimi Irawan. BWN-06

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR