Denpasar, baliwakenews.com
Universitas Warmadewa (Unwar) Sabtu 11 Desember 2021, menggelar Kuliah Umum bertajuk “Recovering from Hard Times: The Roles of Diplomacy and International Cooperation”. Kuliah umum yang diberikan oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Amerika & Eropa Kementerian Luar Negeri RI, I Gede Ngurah Swajaya, dilaksanakan secara hybrid dipusatkan di Ruang Auditorium Widya Sabha Uttama Unwar. Pada kesempatan tersebut juga dilaunching buku “Rising 50 Then & Beyond: a Diplomat’s Journey dan 10 New Bali 2nd Edition” karya I Gede Ngurah Swajaya.
I Gede Ngurah Swajaya, mengatakan dampak pandemi Covid-19 bagi masyarakat Bali sangat signifikan, khususnya bagi sektor pariwisata. Sehingga, pertumbuhan ekonomi jatuh signifikan. Dalam kondisi seperti ini, peran akademisi sangat diharapkan mampu mengkaji untuk membangkitkan dan pemulihan ekonomi Bali yang bergantung pada pariwisata. “Tentu dengan mendorong pembukaan pariwisata Bali yang aman dikunjungi oleh wisatawan. Bahkan, Indonesia menjadi contoh bagi dunia dalam pemulihan pariwisata di tengah pandemi Covid-19, ” ujarnya.
Mewakili Rektor Unwar, Dekan FS Unwar, Prof. Dr. I Nyoman Kardana, M.Hum., mengapresiasi atas diselenggarakannya Kuliah Umum yang mengundang seorang tokoh Bali yang memiliki pengalaman dan kinerja ditingkat internasional selama 30 tahun. Sebab, sebelum menjabat sebagai Dirjen Amerika & Eropa Kementerian Luar Negeri RI, I Gede Ngurah Swajaya sebelumnya menjabat sebagai Ambassador RI pertama untuk Asean dan Ambassador RI untuk Singapura.
“Tentu ini menjadi momen yang sangat langka, dan melalui kesempatan ini kami bersama Universitas Warmadewa berharap beliau (I Gede Ngurah Swajaya,red) bisa membantu kami meningkatkan kerjasama. Hal ini tentunya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berskala internasional yang menjadi sangat penting untuk mewujudkan visi Unwar, yaitu bermutu, berwawasan ekowisata dan berdaya saing global tahun 2034,” ucap Prof. Kardana.
Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali, Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., mengatakan ada beberapa hal yang bisa dipetik dari kuliah umum yang diberikan Dirjen Amerika & Eropa Kementerian Luar Negeri RI, I Gede Ngurah Swajaya.
Diantaranya, kepemimpinan KTT G20 Indonesia yang diselenggarakan di Bali bermakna luar biasa. Namun demikian, kepemimpinan Indonesia ditingkat internasional bisa dibumikan ditingkat lokal. Dengan demikian bisa memberikan manfaat bagi masyarakat lokal. Apalagi ada beberapa agenda setting yang penting yang bisa disuarakan dalam forum G20. Yakni, berkaitan dengan arsitektur kesehatan, energi terbarukan, dan digital teknologi.
“Isu sentral ini saya harapkan nanti bisa disampaikan, kemudian dibumikan ketingkat lokal dan tentu Universitas Warmadewa salah satu kampus yang sangat siap untuk menangkap itu. Karena visi kita bagaimana kita meningkatkan mutu, kemudian ekowisata, dan go global tahun 2034,” pungkas Wisnumurti.*BWN-03





























