Koster Titip Misi ke Kepala BI Bali Baru: Bali Harus Naik Kelas Secara Ekonomi

Iklan Home Page

Denpasar, Baliwakenews.com

Pergantian pimpinan di Bank Indonesia Provinsi Bali dimanfaatkan Gubernur Bali, Wayan Koster untuk menegaskan arah baru transformasi ekonomi Pulau Dewata. Dalam pengukuhan Kepala Perwakilan BI Bali yang baru, Jumat (22/5/2026), Koster meminta dukungan penuh percepatan ekonomi hijau, digital, inklusif, dan berkelanjutan.

Posisi Kepala Kantor Perwakilan BI Bali resmi berganti dari R. Erwin Soeriadimadja kepada Achris Sarwani yang sebelumnya bertugas di Jawa Barat.

Pesan tegas Koster disampaikan melalui sambutan tertulis yang dibacakan Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali.

Menurut Koster, Bali membutuhkan kebijakan ekonomi yang lebih progresif di tengah ketidakpastian global, mulai dari gejolak geopolitik, fluktuasi harga energi dan pangan, hingga tekanan ekonomi dunia yang terus berubah.

Baca Juga:  Kinerja Penyampaian SPT Tahunan hingga 1 April 2025

“Amanah ini tentu bukan tugas yang ringan. Namun saya yakin dengan pengalaman, integritas, dan kapasitas yang dimiliki, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali yang baru akan mampu menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah,” ujar Koster.

Ia menekankan, struktur ekonomi Bali yang masih bertumpu pada sektor pariwisata, perdagangan, dan UMKM membuat sinergi antarinstansi menjadi sangat penting. Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah, BI, OJK, perbankan, hingga pelaku usaha dinilai menjadi kunci menjaga pertumbuhan ekonomi Bali tetap stabil.

Baca Juga:  Kolaborasi Gubernur Koster dan Wamen Fahri Hamzah, 2026 Hapus Rumah Tak Layak Huni di Bali

Koster juga menyoroti sejumlah indikator ekonomi Bali yang mulai menunjukkan pemulihan positif. Kunjungan wisatawan meningkat, konsumsi masyarakat tumbuh, investasi bergerak naik, serta UMKM semakin cepat beradaptasi dengan digitalisasi.

Ia mengapresiasi kontribusi BI Bali dalam berbagai program strategis daerah, mulai dari penguatan UMKM, digitalisasi pembayaran, pengembangan QRIS, pengendalian inflasi, hingga dukungan investasi daerah.

“Bali harus tumbuh menjadi daerah yang maju secara ekonomi, namun tetap menjaga identitas, budaya, dan keberlanjutan lingkungan,” tegasnya.

Karena itu, Pemprov Bali kini memberi perhatian besar pada pembangunan ekonomi berbasis budaya dan kearifan lokal sebagai fondasi transformasi ekonomi jangka panjang.

Baca Juga:  Turis Antusias Dengar Lagu Indonesia Raya di Pusat Perbelanjaan, APPBI Bali Tegaskan Semua Kebijakan Gubernur Koster Berdampak Positif

Sementara itu, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti menegaskan komitmen BI untuk terus mendukung arah pembangunan ekonomi Bali yang berbasis budaya, lingkungan, dan keberlanjutan.

Destry berharap pergantian pimpinan BI Bali mampu menjaga kesinambungan kolaborasi dengan pemerintah daerah sekaligus memperkuat agenda ekonomi hijau yang kini menjadi fokus utama pembangunan Bali. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR