web analytics

KKN-PPM Unwar di Desa Sumerta Kauh Laksanakan 6 Program, Prioritas Pengolahan Sampah Berbasis Sumber

Denpasar, baliwakenews.com

KKN-PPM Universitas Warmadewa (Unwar) di Desa Sumerta Kauh, Kecamatan Denpasar Timur, ditutup Selasa 5 April 2022, di Aula Kantor Perbekel Desa Sumerta Kauh, Jalan Rijasa No. 1 Desa Sumerta Kauh. Dosen Pembimbing KKN, I Gusti Ayu Ratih Permata Dewi SE, MSi., menyampaikan terimakasih kepada pihak Desa Sumerta Kauh yang telah mendukung kegiatan KKN Unwar dan menerima para mahasiswa dengan sangat baik.

Dosen akuntansi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unwar, tersebut meminta maaf bila dalam melaksanakan program ada yang kurang maksimal dilaksanakan mahasiswa karena waktu yang terbatas yaitu hanya 1 bulan.

“Mahasiswa kami sudah melaksanakan enam program kerja yaitu sosialisasi penanganan bencana alam dan kebakaran, pemanfaatan halaman dan pekarangan rumah untuk ketahanan pangan (urban farming), sosialisasi pengolahan sampah berbasis sumber di tingkat rumah tangga (bekerja sama dalam melakukan sosialisasi dengan dinas lingkungan hidup), gotong royong di wilayah Sumerta Kauh, penanggulangan bencana Covid-19 di lingkungan desa Sumerta Kauh dan vaksinasi Covid-19, jadi mahasiswa membantu pelaksanaan vaksinasi di desa Sumerta Kauh,” papar Gusti Ayu Ratih usai penutupan KKN.

Baca Juga:  Rampok Berpedang Kejar Karyawati SPBU

Lebih lanjut dikatakan, program yang dilaksanakan mahasiswa KKN sesuai dengan program yang ada di desa, dan yang menjadi program prioritas di desa Sumerta Kauh yaitu pengolahan sampah berbasis sumber. “Tapi kendalanya karena kondisi pandemi sosialisasi pengolahan sampah tidak semua warga bisa hadir karena untuk menjaga protokol kesehatan, jadi hanya perwakilan saja. Selain itu sosialisasi terkait kebencanaan yang ditujukan kepada siswa SD juga terpaksa dilaksanakan secara daring,” ungkapnya.

Ke depan, lanjutnya, Unwar akan kembali melaksanakan KKN di Desa Sumerta Kauh, dan program yang belum tuntas akan dilanjutkan, selain juga melaksanakan sejumlah program baru yang akan disesuaikan dengan program desa.

Sementara Koordinator KKN, I Gede Putra Santhih Yasa, mengatakan sangat lega karena hari ini (red, Selasa 5 April 2022) telah resmi menyelesaikan tugas. “Sebagai Ketua Koordinator desa, saya ingin mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat. Terimakasih telah memberi bimbingan dan bantuan selama kami KKN. Banyak pengalaman yang kami rasakan selamat KKN. Meski telah selesai kami akan tetap mengingat apa yang kami lakukan. Kami meminta maaf bila selama kegiatan ada kesalahan yang kami lakukan,” ucap Dede.

Baca Juga:  Denpasar Jadi Kota Terinovatif se-Indonesia Dalam Penganugrahan IGA Award Tahun 2020

Dikatakan, pelaksanaan KKN sangat berkesan karena erat sekali dengan praktek mahasiswa di lapangan. “Kami belajar bagaimana mengabdi di masyarakat sekaligus berbagi ilmu yang kami dapat saat perkuliahan kepada masyarakat, sehingga ilmu tersebut benar-benar bermanfaat. Yang paling penting adalah berbaur di masyarakat. KKN menurut saya tidak sekedar kuliah kerja nyata semata, tapi program-program yang dilaksanakan juga sebagai bentuk integrasi dari ilmu, pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. Jadi ilmu yang dipelajari diterapkan di masyarakat sehingga ilmu tersebut menjadi berguna,” ucapnya mewakili 30 orang mahasiswa KKN dari berbagai fakultas dan jurusan.

Sekretaris Desa Sumerta Kauh, I Made Oka Sutasnawijaya yang mewakili Prebekel Desa Sumerta Kauh mengatakan tidak terasa 1 bulan sudah mahasiswa Unwar melaksanakan pengabdian dengan program kerja yang sudah disusun dan mengena di masyarakat. “Kami dari masyarakat dan perangkat desa mengucapkan terimakasih karena program yang sudah disusun berjalan dengan baik dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Baca Juga:  Menkop Teten Masduki Apresiasi Insan Kreatif Kota Denpasar

Meski demikian, karena waktu hanya 1 bulan belum bisa terlalu banyak memberikan ilmu, tapi program sudah mengena ke masyarakat. “Saya rasa waktu KKN perlu diperpanjangan sehingga program tuntas dilaksanakan dan lebih banyak program yang bisa dilakukan. Tapi karena pandemi memang kegiatan dibatasi dalam jumlah orang untuk mematuhi protokol kesehatan, sehingga hanya perwakilan masyarakat yang bisa mengikuti sosialisasi,” tukasnya sembari mengatakan mereka yang ikut sosialisasi diharapkan bisa menggetoktularkan pada tetangga dan kerabat.

KKN Unwar ke depan diharapkan terus bersinergi dengan pihak desa Sumerta Kauh, sehingga program yang dirancang sejalan dengan program desa yang telah melalui proses Musrenbang. “Walaupun hari ini penutupan, tapi pintu Desa Sumerta Kauh tetap terbuka bagi mahasiswa KKN Unwar,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara penutupan KKN-PPM Unwar Ketua BPD Desa Sumerta Kauh, Kadus Se-Desa Sumerta Kauh, Bhabinkamtibmas Desa Sumerta Kauh, Babinsa Desa Sumerta Kauh dan Staf dan Perangkat Desa Sumerta Kauh.*BWN-03

RELATED ARTICLES

Tinggalkan Balasan

- Advertisment -
%d blogger menyukai ini: