Ketua DPRD Tabanan Kritik Keras Kondisi Lapangan Penebel, “Jangan Hanya Bisa Bangun”

Iklan Home Page

Tabanan, Baliwakenews.com

Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, I Nyoman Arnawa, turun langsung meninjau Lapangan Penebel yang belakangan ramai diviralkan di media sosial. Dalam sidak itu, Arnawa menyoroti kondisi lapangan yang dinilai rusak dan memprihatinkan meski proyek tersebut menghabiskan anggaran sekitar Rp 2,2 miliar.

“Saya turun langsung melihat kondisi lapangan yang diviralkan di media sosial. Sebagai kader dari Penebel, saya prihatin melihat lapangan yang dibiayai kurang lebih Rp 2,2 miliar sekarang kondisinya seperti ini,” kata Arnawa, Kamis (21/5).

Baca Juga:  Ajukan Eksepsi, Kuasa Hukum Bendesa Adat Berawa Sebut Dakwaan JPU Cacat Formil

Arnawa menilai kondisi lapangan tidak sebanding dengan nilai anggaran yang digelontorkan. Ia menyoroti kualitas pekerjaan hingga minimnya pemeliharaan setelah proyek selesai dikerjakan.

“Ketika melihat pekerjaannya, volumenya, lalu melihat kondisi sekarang, sangat memprihatinkan. Habis dikerjakan, tracking-nya habis dipaving, tetapi saya lihat tidak ada pemeliharaan sama sekali,” ujarnya.

Pernyataan itu sekaligus menampar pola pembangunan proyek pemerintah yang dinilai hanya berorientasi pada pembangunan fisik tanpa memikirkan keberlanjutan perawatan aset. Arnawa menegaskan proyek bernilai miliaran rupiah akan berujung sia-sia apabila dibiarkan tanpa pemeliharaan.

Baca Juga:  Anggota DPRD Tabanan Turun ke Dapur Festival Imlek, Masak Nasi Goreng untuk Warga di Taman Bung Karno

“Jangan kita hanya bisa membangun, namun tidak bisa memelihara. Pemerintah jangan hanya bangga membangun fasilitas, tetapi wajib menyiapkan anggaran pemeliharaan,” katanya.

Ia menegaskan kondisi Lapangan Penebel tidak boleh dianggap persoalan sepele karena menyangkut penggunaan uang rakyat. Menurut dia, pembiaran terhadap fasilitas publik yang rusak hanya akan memperlihatkan buruknya pengelolaan aset daerah.

Baca Juga:  Atlet SEA Games 2023 Asal Bali Akhirnya Terima Bonus

“Jangan sampai seperti lapangan ini, sia-sia anggaran kita. Kasihan masyarakat melihat kondisinya,” ujar Arnawa.

Ketua DPRD Tabanan itu meminta seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, segera mencari solusi penyelamatan dan perawatan lapangan tersebut agar fasilitas publik yang dibangun dengan anggaran besar itu tidak semakin terbengkalai. BWN-01

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR