Ketua DPRD Badung Hadiri Upacara Pemahayu Jagat di Pantai Seseh

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti, menghadiri karya Pemahayu Jagat yang digelar di Pantai Seseh, Minggu (22/9). Upacara yang dipuput oleh Ida Ratu Sulinggih Griya Budha dan diupasaksi Ida Cokorda Mengwi XIII ini diselenggarakan atas koordinasi Dinas Kebudayaan Badung sebagai bentuk permohonan doa kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, khususnya manifestasi-Nya sebagai Betara Baruna, agar aura negatif dapat dinetralisir dan keseimbangan alam tetap terjaga.

Dalam kesempatan itu, Anom Gumanti menegaskan bahwa upaya penanggulangan bencana tidak bisa hanya mengandalkan langkah fisik atau sekala, melainkan juga harus ditempuh melalui jalan niskala, salah satunya dengan upacara Pemahayu Jagat.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Apresiasi Karya Pemelaspasan di Desa Adat Dharma Kesatria, Lumajang, Kerambitan

“Kita memiliki kepercayaan bahwa di samping jalan sekala, kita juga perlu memohon restu dengan jalan niskala. Pemahayu Jagat ini semakin sering dilakukan akan semakin baik. Selain sebagai doa, juga menjadi momen introspeksi bersama,” ujarnya.

Selain menekankan pentingnya doa dan keseimbangan spiritual, Ketua DPRD Badung juga menyoroti perlunya langkah nyata pemerintah dan masyarakat dalam mengantisipasi bencana, khususnya banjir. Ia menyinggung kebiasaan buruk membiarkan gorong-gorong tersumbat, pentingnya normalisasi sungai secara rutin, serta pemanfaatan teknologi pompa air untuk mengatasi banjir saat air laut pasang.

Baca Juga:  Samigita Dirancang Bersolek Total, Kuta Disiapkan Bangkit Jadi Ikon Wisata Dunia Lagi

“Normalisasi sungai wajib dilakukan, ada atau tidak ada hujan. Selain itu, kita harus mulai berpikir penggunaan teknologi. Misalnya, ketika air laut pasang, pintu muara ditutup, lalu air banjir dipompa ke tempat penampungan atau embung. Konsep ini bisa diterapkan di kawasan Legian–Seminyak untuk mengurangi risiko banjir,” jelasnya.

Baca Juga:  Sekda Badung Dukung Lima Pejabat Badung Ikuti PKN Angkatan XI Provinsi Bali 

Anom Gumanti juga mengingatkan agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga sepadan sungai dari alih fungsi lahan. Dengan demikian, solusi sekala dan niskala dapat berjalan beriringan demi menjaga keseimbangan alam dan keselamatan masyarakat Badung. BWN-05

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR