Kejar Terget, Polres Badung Gelar Gebyar Vaksin Booster

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Berbeda dengan pencapaian vaksinasi pertama dan kedua yang melebihi target di Kabupaten Badung, vaksin ketiga atau Booster belum mencapai 100 persen. Masyarakat dinilai enggan melakukan vaksinasi ketiga seiring semakin menurunnya jumlah pasien yang terkonfirmasi Covid-19 di Bali.

Meski demikian, Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes mengaku optimis jika dalam waktu dekat vaksinasi ketiga di wilayah hukumnya akan mencapai target yakni 100 persen. “Untuk vaksinasi pertama di Badung jumlahnya 118 persen. Vaksinasi kedua 111 persen. Dan vaksinasi ketiga 71 persen dan kami akan terus berupaya agar vaksinasi booster ini bisa mencapai angka 100 persen,” kata Kapolres saat memantau Gebyar Vaksinasi Booster dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-76 di Balai Budaya Giri Nata Mandala Puspem Badung, Kamis (16/6).

Baca Juga:  Badung Raih Anugerah Layanan Investasi (ALI) 2022 dari Wakil Presiden RI  

Upaya memenuhi target pencapain vaksin Booster di Badung, Polres Badung bersama Pemkab Badung menggelar gebyar vaksinasi. Dan kegiatan tersebut menarget 1000 masyarakat yang melakukan vaksin Booster. “Selain vaksin Booster, kegiatan ini juga melayani vaksin pertama dan kedua, dengan sasaran remaja serta lansia. Semua kalangan menjadi terget vaksinasi ini,” beber Dedy.

Baca Juga:  Sidak Boshe, Dewan Badung Cek Izin Hingga Penyerapan Tenaga Kerja

Untuk menarik minat masyarakat, kegiatan vaksinasi tersebut juga dibarengi dengan pembagian satu liter minyak goreng dan beberapa bungkus mie instan. “Kegiatan ini akan terus dilakukan hingga vaksinasi Booster mencapai target. Kami juga rutin menyediakan vaksinasi gratis ke masyarakat di Terminal Mengwi dan Polres Badung. Jika tidak bisa ke sana, masyarakat juga bisa ke klinik atau puskesmas terdekat,” kata Dedy.

Ditanya terkait kendala yang menyebabakan vaksinasi Booster sulit memenuhi target 100 persen, Dedy mengaku dikarenakan masalah pendataan dan keengganan masyarakat yang melakukan vaksinasi. “Walau demikian kami akan tetap melakukan upaya untuk memenuhi target 100 persen,” tegasnya.

Baca Juga:  Sekda Badung Pimpin Rapat Pembentukan Tim Pengukuran IPKD di Kabupaten Badung

Sementara itu, salah satu masyarakat Agus Arianta, mengaku melakukan vaksinasi Booster karena takut akan kemunculan varian baru Covid-19. “Selain itu saya khawatir bila pemerintah mewajibkan masyarakat vaksin Booster dalam pengurus adminstrasi kependudukan atau persyaratan ke luar daerah saat melakukan penerbangan dan lainnya,” tegasnya. BWN-01

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR