Jakarta, baliwakenews.com
Kecelakaan beruntun melibatkan 18 kendaraan terjadi di ruas Tol Purbaleunyi KM 92, Jawa Barat, Senin sore, 11 November 2024. Insiden yang melibatkan kendaraan dari arah Bandung menuju Jakarta itu menimbulkan kemacetan panjang serta membuat sejumlah orang terluka.
Dilansir dari tvOnenews.com, salah satu saksi sekaligus korban selamat menceritakan detik-detik peristiwa mengerikan tersebut. Saat kejadian dirinya sedang melakukan perjalanan ke Jakarta bersama lima rekannya.
“Saya bersama lima teman, salah satunya sedang diobservasi di klinik karena duduk di bagian paling belakang,” katanya.
Dia menjelaskan bahwa kecelakaan itu terjadi karena sebuah truk kontainer yang melaju dengan kecepatan tinggi tidak sempat mengerem dan menabrak beberapa kendaraan di depannya, menyebabkan efek domino yang mengakibatkan kecelakaan beruntun.
“Truk itu melaju kencang dan menghantam mobil-mobil di depannya, membuat kendaraan lain ikut terkena dampak. Posisi mobil saya ada di tengah-tengah, dihantam kendaraan-kendaraan kecil lainnya. Saya berada di sisi samping truk itu saat kejadian,” tuturnya.
Dalam kesaksiannya, korban mengaku menyaksikan satu per satu mobil bertabrakan. Ia bahkan melihat salah satu kendaraan terlempar ke atas akibat dampak kerasnya tabrakan.
“Saya ada di jalur tengah, tiba-tiba dari belakang ada mobil yang terbang melayang di atas saya,” ujarnya.
Saat ini, aparat berwenang masih melakukan evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan dan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti dari kecelakaan beruntun ini. Polisi juga mengimbau para pengendara untuk lebih berhati-hati, terutama saat melintas di lokasi kejadian yang kini masih mengalami kepadatan arus lalu lintas.
Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat mengonfirmasi bahwa penyelidikan akan difokuskan pada dugaan awal bahwa kecelakaan ini disebabkan oleh kurangnya jarak aman antar kendaraan serta faktor kecepatan tinggi.
Kapolres Purwakarta, Kombes Lilik Ardhiansyah mengungkap bahwa sejauh ini ada 28 korban dalam kecelakaan beruntun itu. Dari jumlah 27 korban, satu di antaranya meninggal dunia. BWN-01

































