Denpasar, baliwakenews.com
Jasad orok dalam kondisi hancur di pinggir Jalan Tukad Badung XX, sebelah rumah nomor 6, Sidakarya, Denpasar Selatan, menggemparkan warga sekitar. Jasad itu dalam kondisi mengenaskan dengan sejumlah luka di tubuhnya yang diduga sempat terlindas kendaraan.
Jasad orok itu ditemukan oleh salah seorang pengendara motor yang melintas di lokasi kejadian, Selasa (21/11) sekitar pukul 07.30. “Jasad orok itu di taruh dalam tas jinjing, dan diletakan begitu saja di pinggir jalan raya,” kata Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi.
Menurut Sukadi, awalnya salah seorang pengendara bernama Sopian (30) sedang melintas di lokasi. Pria asal Lombok itu hendak pulang ke kosannya. Dan tiba-tiba dia melihat kaki bayi yang menjulur dari dalam tas jinjing warna hitam. “Awalnya dia mengira kaki yang keluar dari tas tersebut adalah boneka. Saksi berhenti melihat dengan jarak dekat. Saksi sangat kaget kerana yang dilihat tersebut adalah kaki bayi,” katanya.
Sopian lantas memberitahu peristiwa itu ke warga sekitar dan pengendara yang sedang melintas. “Jasad orok itu dengan kondisi sudah hancur. Diduga sudah dilindas mobil yang lewat di TKP. Warga lantas menghubungi aparat kepolisian,” imbuh Sukadi.
Sekitar pukul 09.15, Unit Indentifikasi Polresta Denpasar tiba di Tkp melakukan pemeriksaan luar jasad orok itu. Dan jasad itu dibawa ke RSUP Prof Ngoerah Sanglah, Denpasar oleh petugas BPBD Kota Denpasar. “Hasil pemeriksaan saksi-saksi, jasad orok tersebut sengaja dibuang oleh pelaku karena diduga hasil hubungan gelap untuk menutupi aib. Kondisi orok saat ditemukan dalam keadaan tidak utuh diduga terlindas kendaraan mengingat posisi jasad orok di jalan yang padat. Jenis kelamin tidak jelas karena sebagian tubuh hancur tergilas kendaraan,” tegas Sukadi. BWN-01


































