Halloween di Bandara Ngurah Rai, Semua Tampil Seram

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Beberapa area di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai nampak berbeda. Suasana seram seakan meliputi area Bandara satu-satunya di Bali ini. Dekorasi Jak-o-lantern khas Halloween, yaitu hiasan berbentuk labu seram warna oranye juga dapat dijumpai di area keberangkatan domestik dan internasional. Hal lain yang menarik perhatian adalah penampilan beberapa penari dengan riasan wajah seram berbusana khas Meksiko lengkap dengan topi lebar Sombrero beratraksi di tengah ruang tunggu bandara. Sontak hal tersebut membuat para penumpang yang sedang menunggu waktu keberangkatan terlihat antusias.

General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab menjelaskan, dekorasi dan atraksi dengan tema Halloween dihadirkan oleh PT Angkasa Pura Indonesia untuk memberikan perjalanan berkesan kepada para penumpangnya. Dengan mengusung tema “Magical Journey”, penumpang diajak untuk ikut merayakan keseruan Halloween dengan beragam aktivitas dan hiburan.

Baca Juga:  Sekda Adi Arnawa Lepas Jalan Santai ST. Kembang Wijaya Desa Blahkiuh

Selain memasang dekorasi bertema Halloween, penumpang juga disuguhi dengan berbagai hiburan serta aktivitas untuk mengisi waktu selama di terminal seperti face painting, hair braid art, tarot reader, photobooth, dan magical parade yaitu penampilan tarian yang juga mengusung tema Halloween. Semua aktivitas dapat dinikmati penumpang mulai pukul 10.00 hingga 17.00 WITA.

“Kami ingin perjalanan penumpang selama di Bandara I Gusti Ngurah Rai lebih bermakna dan berkesan. Untuk mewujudkannya kami memanfaatkan momen-momen spesial seperti Halloween ini dengan memberikan pengalaman yang berbeda. Menghadirkan cerita dan memori yang dapat diceritakan kepada keluarga atau kerabat,’ ujar Ahmad Syaugi Shahab sembari menjelaskan yang dilakukan Bandara I Gusti Ngurah Rai merupakan bagian dari upaya pengelola bandara dalam mengimplementasikan program tranformasi pengelolaan bandara yaitu memberikan value excellence kepada penumpang. “Kami ingin memberikan pelayanan yang ikonik, terpersonalisasi, dan melebihi ekspektasi para pengguna jasa,” imbuhnya lagi.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Hadiri Karya Ngenteg Linggih Krama Desa Adat Beraban, Kediri dan Desa Adat Bongan, Seltim

Tak hanya atraksi dari para penari, para pramusaji tenant pun turut memeriahkan perayaan Halloween dengan mengenakan berbagai macam kostum karakter yang menyeramkan. Bukannya takut, para penumpang justru tertarik untuk mengabadikan momen Halloween di bandara.

Baca Juga:  Evaluasi Program Pembangunan Daerah Triwulan III, Bupati Sutjidra Tekankan Efektivitas Program Kerja

Dandy, seorang WNA asal Australia mengakui nuansa Halloween sangat terasa di bandara. Dirinya yang bepergian bersama kedua putrinya juga sempat mencoba aktivitas face painting, tarot reader, dan berfoto di “photobooth”. “Pada awalnya kami tidak menyadari hari ini adalah Halloween, tapi begitu tiba di bandara suasananya terasa melalui atraksi dan dekorasi. Cukup mengesankan dan membuat waktu menunggu penerbangan tidak terasa,” ungkapnya. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR