Gubernur Bali Minta Percepat Penerapan Usada Bali dalam Pelayanan Kesehatan

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Gubernur Bali, Wayan Koster, kembali menegaskan komitmennya dalam melestarikan dan mengembangkan warisan budaya Bali, termasuk di bidang kesehatan tradisional. Dalam pernyataannya, di Gedung Kertha Sabha, Jayasabha pada Sabtu 24 Mei 2025, Koster meminta seluruh pihak terkait untuk mempercepat pelaksanaan metode pengobatan tradisional Bali sebagai bagian dari sistem pelayanan kesehatan di daerah.

“Pengobatan tradisional Bali merupakan warisan leluhur yang telah terbukti memberikan manfaat kesehatan bagi masyarakat secara turun-temurun. Sudah saatnya kita mengintegrasikan metode ini dalam sistem pelayanan kesehatan secara lebih sistematis dan terstandar,” ujar Koster dalam rapat koordinasi dengan Tim Percepatan Pelaksanaan Layanan Kesehatan Tradisional.

Baca Juga:  3 Pemanah Bali Ikuti Seleknas, Salah Satunya Peraih Perak PON XXI/2024

Gubernur menekankan pentingnya regulasi, pembinaan, serta penelitian yang mendalam untuk mendukung legitimasi dan efektivitas pengobatan tradisional Bali. Ia juga meminta tim percepatan pengobatan tradisional untuk bersinergi dalam menyusun standar operasional prosedur (SOP), melakukan sertifikasi praktisi, serta membangun pusat layanan dan edukasi.

Untuk itu, Koster mengintruksikan langkah-langkah yang segera harus dilakukan, diantaranya; Pendataan semua jenis tanaman yang dapat digunakan sebagai bahan usada, pengembangan kawasan khusus untuk budidaya tanaman obat tradisional, inventarisasi jumlah lontar yang berkaitan dengan usada sebagai sumber pengetahuan tradisional dan penguatan laboratorium khusus pengobatan tradisional.

Baca Juga:  Bali United Menang Dramatis 2-1 Atas PSS Sleman

Langkah ini, menurut Koster, akan menghadirkan layanan kesehatan yang sehat dan alami, bebas dari zat kimia, serta menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat. Ia juga menekankan potensi pengobatan tradisional sebagai bagian dari pengembangan pariwisata berbasis kesehatan (health tourism).

“Percepatan ini tidak hanya untuk pelestarian budaya, tapi juga bagian dari upaya kemandirian dan kedaulatan di bidang kesehatan,” tegasnya.

Gubernur juga menginstruksikan agar proses legislasi terkait perlindungan dan pengembangan pengobatan tradisional Bali segera dirampungkan. Hal ini menjadi bagian dari visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yang menempatkan kesehatan spiritual dan jasmani masyarakat sebagai pilar pembangunan daerah.

Baca Juga:  RC of Urawa Naka D2770 Serahkan Bantuan 162 Kantong Darah ke PMI Bangli

Koster berharap langkah ini dapat memperkuat identitas Bali sebagai pusat kebudayaan sekaligus menjadi pelopor pengembangan pengobatan tradisional di tingkat nasional.

Hadir dalam rapat tersebut Tim Percepatan Pelaksanaan Layanan Kesehatan Tradisional yang dikoodinatori oleh Prof. apt. Dr. rer.nat I Made Agus Gelgel Wirasuta, M.Si.., Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, serta undangan terkait lainnya. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR