FOPI Bali Tak Risau Jadi Tuan Rumah Pra-PON

Iklan Home Page

Kreneng, baliwakenews.com
 

Pengprov Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Bali yang baru, belum lama ini dilantik dimana Dr. I Gusti Ngurah Putra Eka Santosa didaulat sebagai ketua umum menggantikan I Nyoman Yamadhiputra. 

 
 
 
Dalam kepengurusan yang bahkan belum sampai dua bulan ini langsung dihadapkan dengan tantangan berat yakni menjadi tuan rumah Pra-PON. PB FOPI menunjuk Provinsi Bali untuk menggelar ajang Pra-PON pada bulan Juli 2023 mendatang dengan lokasi di Lapangan Petanque Debes, Tabanan.
 
 
 
Namun hal itu nampaknya tak terlalu merisaukan. FOPI Bali sendiri menyatakan sangat siap menjadi tuan rumah, terutama dalam hal teknis. Mengingat beragam event nasional bahkan layaknya semi-PON sudah pernah dan bahkan rutin digelar di Lapangan Petanque Debes. Ditambah lagi orang-orang atau panitianya tergabung dalam kepengurusan FOPI Bali yang baru ini. 
 
 
 
“Secara teknis tidak ada masalah. Sudah teruji orang-orangnya, jadi alur atau teknis jalannya pertandingan hampir sama seperti yang sudah berjalan belakangan ini,” ujar Sekum Pengprov FOPI Bali, Gde Kagung Putra saat diwawancara Jumat 12 Mei 2023.
 
 
 
Pihaknya pun optimis jalannya Pra-PON itu nantinya akan berjalan mulus. Berkaca dari pengalaman menggelar event tingkat nasional seperti New Years End yang rutin diadakan setiap akhir tahun dan kejuaraan open lainnya. “Dari sana kami bisa melihat jika tidak ada masalah nantinya. Kalau urusan teknis menjadi tuan rumah itu kami rasa tidak ada kekhawatiran. Meskipun pengurusnya baru, tapi orang-orang yang sering terlibat di kepanitiaan pertandingan sekelas nasional itu sudah teruji,” bebernya.
 
 
 
Lanjutnya, Lapangan Petanque Debes ini menjadi satu-satunya lapangan yang paling representatif di Bali dengan standar nasional. Ada belasan lane yang nantinya disiapkan untuk menggelar pertandingan dengan 13 nomor kategori yakni single putra-putri, double putra-putri, doble mix, shooting putra-putri, triple putra-putri, triple 2 putra 1 putri, triple 2 putri 1 putra, dan beregu putra-putri. 
 
 
 
“Kami sampaikan juga kepada masyarakat umum yang ingin menonton sangat dipersilahkan. Namun saat di lokasi dilarang untuk berteriak atau mengganggu peserta karena ini olahraga yang membutuhkan konsentrasi tinggi,” tandas Kagung Putra. BWN-06
Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR