Denpasar, Baliwakenews.com
Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Warmadewa kembali menunjukkan peran aktifnya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan menggelar edukasi cara menggosok gigi yang benar dan kebiasaan menabung bagi siswa SD Aruna Vidya Denpasar, Selasa (9/12/2025).
Sebanyak 70 siswa kelas 1 hingga 4 mengikuti kegiatan yang dikemas interaktif dan menyenangkan. Program ini dilaksanakan sebagai respons atas masih tingginya permasalahan kesehatan gigi dan mulut pada anak-anak, sekaligus pentingnya menanamkan literasi keuangan sejak usia sekolah dasar.
Kegiatan PKM ini dipimpin oleh Ketua Tim PKM FKIK Unwar, dr. Ni Wayan Diana Ekayani, MHPE, FFRI, dan mendapat sambutan hangat dari Kepala SD Aruna Vidya, Ni Putu Yuvik Sulistya Dewi, S.Pd., M.Pd., serta dukungan penuh para guru pendamping.
Edukasi Gosok Gigi: Tahu Waktu, Belum Tahu Cara
Materi pertama disampaikan langsung oleh dr. Ni Wayan Diana Ekayani terkait cara menyikat gigi yang benar. Melalui sesi tanya jawab, terungkap bahwa sebagian besar siswa telah mengetahui waktu dan frekuensi menggosok gigi, namun masih belum memahami teknik menyikat yang tepat.
Materi kemudian dilanjutkan dengan penjelasan prinsip dasar menyikat gigi serta simulasi langsung. Dua mahasiswa turut mempraktikkan cara menyikat gigi di depan kelas. Meski masih ditemukan beberapa kesalahan, tim PKM langsung memberikan koreksi sehingga siswa dapat memahami teknik yang benar secara visual dan praktis.
“Antusiasme siswa terlihat tinggi. Anak-anak tidak hanya mendengarkan, tetapi juga belajar melalui melihat dan meniru, menjadikan proses edukasi lebih efektif, ” ujar Diana Ekayani.
Literasi Keuangan Sejak Bangku SD
Sesi berikutnya diisi oleh dr. Putu Austin Widyasari Wijaya, M.Biomed, yang menyampaikan materi kebiasaan menabung dengan bahasa ringan dan komunikatif. Siswa diajak memahami manfaat menabung sejak dini dan didorong untuk mulai menyisihkan sebagian uang jajan mereka setiap hari.
“Pendekatan sederhana ini kami harapkan dapat menumbuhkan kesadaran finansial dan membentuk kebiasaan mengelola uang secara bijak sejak usia dini, ” ucap Widyasari Wijaya.
Lomba dan Souvenir Edukatif
Sebagai penutup, kegiatan diramaikan dengan lomba menyikat gigi yang melibatkan tiga siswa terpilih. Lomba ini sekaligus menjadi sarana evaluasi sederhana. Hasilnya, ketiga siswa mampu mempraktikkan teknik menyikat gigi dengan sangat baik.
Kegiatan PKM kemudian ditutup dengan pembagian souvenir edukatif berupa sikat gigi, pasta gigi, dan celengan menabung yang disambut antusias oleh para siswa karena dapat langsung digunakan di rumah.
Melalui edukasi kesehatan gigi dan literasi keuangan yang dikemas secara menyenangkan, FKIK Universitas Warmadewa berharap dapat membentuk kebiasaan positif sejak usia sekolah dasar. Upaya kecil di ruang kelas ini menjadi langkah awal menuju generasi yang lebih sehat, mandiri, dan bertanggung jawab di masa depan. BWN-03

































