Kutuh, baliwakenews.com
Setelah 2 tahun vakum karena pandemi covid 19, Festival Pantai Pandawa yang ke-11 kembali digelar. Pembukaan event tahunan ini dilakukan oleh Kadisparda Badung, Nyoman Rudiarta mewakili Bupati Badung dengan pemukulan Gong.
Pembukaan yang diawali dengan parade budaya tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung Pantai Pandawa. Meski sempat diguyur hujan, tidak menghalangi masyarakat untuk menonton aneka seni budaya yang ditampilkan saat pembukaan.
Bupati Badung yang diwakili Kadisparda Badung, Nyoman Rudiarta menyampaikan apresiasi kepada tokoh dan masyarakat Desa Kutuh yang telah bekerja keras hingga terselenggaranya festival tersebut. “Kami menyambut baik dan mengapresiasi festival pantai Pandawa serta dibukanya objek wisata baru di pantai Kutuh Jalan Tanah Barak,” ujar Bupati dalam sambutannya.
Karena hal ini merupakan Wujud partisipasi aktif masyarakat dalam membangun pariwisata Pantai Pandawa. Mendukung pariwisata Badung. Rudiarta mengatakan akan mengajukan ke kementrian agar mendapat anggaran dari pemerintah pusat. Karena di sana ada yang namanya anggaran kalender event nusantara. “Terimakasih para tokoh penggiat pariwisata segenap jajaran yang telah bekerja keras menjadikan Pantai Pandawa menjadi Salah satu ikon pariwisata badung,” imbuhnya.
Ketua Panitia yang juga Dirut Bumda Desa Adat Kutuh, Ni Luh Hepi Wiradani dalam laporannya menyampaikan Festival Pantai Pandawa merupakan salah satu event tahunan yang menjadi wadah pemberdayaan masyarkat dalam ekonomi kreatif maupun budaya. Festival ini sambung dia merupakan ajang promosi terbesar sebagai informasi bahwa DTW Pandawa tidak hanya menjual pantai namun juga kawasan wisata dengan fasilitas pendukungnya yang dikelola secara terintegrasi. “Kilauan mata Pandawa membawa mahkota pantai Pandawa semakin berkembang secara cepat dan kuat,” ujarnya.
Dia juga mengungkapkan rangkaian kegiatan festival diisi dengan pertunjukkan aneka budaya, perlombaan seminar, gathering dengan stakeholder dan akhir tahun diisi artis dan kembang api. Dia berharap dukungan pemerintah agar event tersebut ke depan bisa menjadi event tahunan bersekala nasional dalam pariwisata.
Bendesa Adat Kutuh Nyoman Mesir didampingi Perbekel Wayan Mudana mengaku bersyukur setelah 2 tahun lebih dilanda covid 19 akhirnya Festival Pantai Pandawa ke 11 bisa digelar kembali.
Dimana setelah ekonomi merosot awal Januari 2022 mulai bisa bangkit. “Saya mengapresiasi parade budaya yang digelar dengan melibatkan anak -anak Sekolah yang luar biasa. Ke depan akan lebih banyak kesenian tradisional yang ditampilkan. Mudah-mudahan ke depan ekonomi semakin membaik,” ujarnya, seraya mengatakan jika event tahunan ini juga dirangkai dengan HUT LPD Kutuh ke 24 dan Bumda ke 8. BWN-04


































