Mangupura, Baliwakenews.com
Pemerintah Kabupaten Badung serius menyiapkan generasi muda agar tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi berani tampil sebagai pencipta lapangan kerja. Melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora), sebanyak 50 pemuda digembleng dalam Pelatihan Wirausaha Muda Pemula Tahun 2026 yang resmi dibuka di Gedung Kwarcab Badung, Selasa (28/4/2026).
Mengusung tema “Membangun Jiwa Wirausaha Muda yang Kreatif, Mandiri, dan Berdaya Saing di Era Digital”, program ini menjadi langkah strategis Pemkab Badung dalam menjawab tantangan tingginya angka pengangguran, khususnya di kalangan pemuda terdidik.
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Disdikpora Badung, Gede Suarjaya, SE., M.Si, mewakili Kepala Disdikpora Badung.
Menurut Gede Suarjaya, pelatihan ini difokuskan bagi pemuda yang baru ingin memulai usaha dan belum memiliki bisnis yang berjalan.
“Ini merupakan pelatihan tahap awal bagi calon wirausaha muda pemula. Peserta yang ikut masih dalam tahap merintis, usahanya belum berdiri. Melalui kegiatan ini, mereka akan dibekali pengetahuan tentang peluang usaha yang potensial di Badung, sehingga nantinya mampu membangun usaha sesuai kemampuan dan minat masing-masing,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemkab Badung ingin melahirkan lebih banyak generasi muda yang memiliki keberanian menjadi pelaku usaha, bukan sekadar bergantung pada lapangan kerja yang tersedia.
“Kami ingin mencari dan membina pemuda Badung yang mampu menciptakan bisnis, bukan hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi juga memberi dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Badung,” tegasnya.
Pelatihan ini diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa, siswa SMA/SMK, hingga organisasi kepemudaan se-Kabupaten Badung. Selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 April 2026, peserta akan mendapatkan materi langsung dari akademisi dan praktisi usaha yang telah berpengalaman di dunia bisnis.
Tak hanya teori, peserta juga didorong untuk membangun pola pikir entrepreneur yang adaptif terhadap perkembangan digital dan mampu membaca peluang pasar secara cepat.
Program ini diharapkan menjadi pintu lahirnya calon-calon CEO muda baru dari Badung yang siap bersaing di era digital sekaligus menjadi penggerak ekonomi daerah.
“Melalui program ini, kami berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki mindset entrepreneur, adaptif terhadap perkembangan digital, serta siap menjadi motor penggerak ekonomi daerah di masa depan,” tutup Gede Suarjaya. BWN-03/Kominfo

































